The Relationship between the Knowledge of the Prospective Bride (catin) and the Prevention of HIV/AIDS Transmission

Sri Lestari(1), Yulia Irvani Dewi(2), Ade Dilaruri(3),


(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau
Corresponding Author

Abstract


Until now, Indonesia is still facing cases of HIV/AIDS. One of the causes of the high number of HIV/AIDS cases is the lack of public knowledge about HIV/AIDS. This research aims to determine the relationship between the prospective bride and groom's knowledge (catin) and the prevention of HIV/AIDS transmission. This research uses a descriptive correlation design and a cross sectional approach. The research sample was 100 respondents taken based on inclusion criteria using simple random sampling techniques. The analysis used in this research was the chi-square test. The research results showed that 55 (55%) respondents had high knowledge about HIV/AIDS and prevention, 38 (38%). The results of statistical tests show that there is no relationship between knowledge and prevention of HIV/AIDS transmission in prospective brides and grooms with p value (0.320) > alpha (0.05). There is no relationship between the bride and groom's knowledge and prevention of HIV/AIDS transmission.


Keywords


Bride And Groom, HIV/AIDS, Prevention, Transmission

References


Afrina, V., Prasetyo, B., & Dewanti, L. (2022). Analisis sikap dan pengetahuan calon pengantin terhadap pemeriksaan HIV pranikah. 6(4), 392–401. https://doi.org/10.20473/imhsj.v6i4.2022.392-40

Anestesiani, D. (2019). Hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS setelah pemberian pendidikan kesehatan terhadap pemeriksaan tes HIV pada calon pengantin di KUA Kecamatan Kiaracondong. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Bhakti Kencana. Bandung

Damayanti, M., & Sofyan, O. (2022). Hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat di Dusun Sumberan Sedayu Bantul Tentang Pencegahan Covid-19 Bulan Januari 2021. Majalah Farmaseutik, 18(2), 220–226. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i2.70171

Dewi, Y. I & Safitri, A. (2017). Pencegahan HIV/AIDS oleh perempuan di Kota Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia. 8(1), 20.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Profil Kesehatan 2019. Riau

Elviani, Saam, Z. & Delvis, Y. (2022). Persepsi calon pengantin terhadap tes kesehatan dan pelaksanaan konseling pra nikah di Puskesmas Medang Kampai Kota Dumai. Jurnal Dopler. 6(1) 103

Hafshah, M., & Zubaeri, A. (2022). Pencegahan HIV-AIDS melalui kursus pranikah dalam perspektif islam dan sains DOI: http://dx.doi.org/10.21580/jish.v7i1.11655. 7(1), 1–16.

Hakim, M, L. (2016). Kursus pranikah: konsep dan implementasinya (Studi Komparatif BP4 KUA Kecamatan Pontianak Timur dengan GKKB Jemaat Pontianak. 13(02), 146-147

Harahap, Y. W., Elfiqoh, M. A., & Kesuma, R. N. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap calon pengantin tentang HIV / AIDS dengan pelaksanan tes HIV. 6(2), 122–130

Hidayati & Mufdilah. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kesiapan menikah pada calon pengantin di KUA Umbulharjo Yogyakarta. Aisyiah Yogyakarta.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS. Lembaran Negara RI nomor 54. Sekretariat Negara.Jakarta

Iwandi. (2022). Peran penyuluuh agama dalam mencegah pernikahan dini. Skripsi. Fakultas Syari'ah dan Hukum. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Banda Aceh

Juwita, R. (2022). Analisis implementasi pelayanan voluntary counseling and testing (VCT) di Puskesmas Sidumolyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Jurnal Maternitas Kebidanan. Vol, 7 no. 2

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2004 Tentang Pembetukan komisi Penanggulangan AIDS Nasional

Keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 240 Tahun 2011 Tentang Tugas KPA Kota Pekanbaru

Kurniawan, M. A. (2022). Pemeriksaan HIV bagi calon pengantin dalam perundang-undangan dan Hukum Islam. Journl of family studies. Vol 6 Issue 1

Mubarak, W. I. (2011). Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Salemba Medika

Nadeak. Agrina. dan Misrawati. (2014). Efektifitas promosi kesehatan melalui media audiovisual mengenai HIV/AIDS terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Online Mahasiswa 1-8

Nasronudin. (2014). HIV & AIDS pendekatan biologi molekuler, klinis, dan sosial, Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press.

Ovany, R. hermanto., tramigo. W. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan tetang HIV/AIDS dengan motivasi teh HIV pada Wanita Pekerja Seks (WPS) di lokasi Bukit Sungkai KM 12 Palangka Raya. Jurnal kebidanan dan keperawatan. 11(1)

Putri, N. R et all. (2022). Kesehatan reproduksi remaja. Sumatra Barat: Anggota Ikapi

Rahmawati, A. P. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada mahasiswa Gay di Kota Semarang. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Semarang.

Sabri, L & Hastono, S. P. (2014). Statistic kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers

Sanad, S, A. Putri, P, M. Kusumawati, A. H. N. (2022). Hubungan tingkat pendidikan dan usia dengan perilaku pencegahan transmisi HIV/AIDS pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas Nit. 11(7), 88–93

Setiadi. (2013). Konsep dan praktek penulisan riset keperawatan (Ed.2). Yogyakarta: Graha Ilmu

Setiawati, E., Amran, V., & Sari, N. (2019). Pengetahuan calon pengantin tentang pemeriksaan kesehatan pranikah di Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Kesehatan Cehadum, 1(4), 1–8

Sianturi, E. R & Wittiarika, D. W. (2022). Gambaran pengetahuan dan sikap calon pengantin mengenai premarital screening HIV. Jurnal Riset kesehatan. 14(2), 4-5

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV

Suryaningrum, F. N. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat dengan Upaya Pencegahan Covid-19 Di Kelurahan Srondol Wetan, Semarang. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Susanti, R. (2016). Metode penelitian kuantitatif dan statistik. Pekanbaru: Al-Mujtahadah Press

Tambunan, A. M. T. (2019). Koordinasi komisi penanggulanan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Pekanbaru. Jurnal JOM fisip Vol.6: Edisi II

Undang-undang No.32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah

Wawan A dan Dewi M. (2019). Pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Yogakarta: Nuha Medika

Wulansari, P. (2017). Bimbingan pranikah bagi calon pengantin sebagai upaya pencegahan perceraian. Skripsi. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam Negeri Raden. Lampung

Yanti, M., Yuliza, W. T., & Saluluplup, M. L. (2020). Pengetahuan, sikap dan pengalaman yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS Pada Wanita Pekerja Seks. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 65. https://doi.org/10.33757/jik.v4i1.277

Zanuarisma, E. (2022). Tentang tanda bahaya anemia dengan status anemia Di Kantor

Urusan Agama. Naskah Publikasi. Program Studi Keperawatan Program Sarjana. Surakarta


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 59 times
PDF Download : 53 times

DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1700

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Sri Lestari, Yulia Irvani Dewi, Ade Dilaruri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.