Dalam Bayangan: “Mei 1998”
DOI:
https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1925Keywords:
Kerusuhan Mei 1998, Etnis Tionghoa, Pencegahan Konflik, Asimilasi Budaya, Peran PemerintahAbstract
Kerusuhan Mei 1998 di Indonesia menjadi titik penting dalam sejarah modern negara ini, menandai tragedi yang berdampak mendalam pada masyarakat. Artikel ini menyorot permasalahan inti, pendekatan solusi, serta dampak sosial-ekonomi dari kerusuhan tersebut, fokus pada eskalasi dari insiden kecil hingga terjadinya kerusuhan massal yang terutama merusak toko-toko etnis Tionghoa. Peran kunci dari ABRI, Pemerintah, dan Organisasi dalam menangani kerusuhan rasial ini dianalisis secara mendalam. ABRI mengambil langkah tegas dan terlibat dalam penindakan represif, sementara pemerintah setempat memberikan dukungan dan menghimbau untuk menjaga ketenangan. Organisasi seperti KNPI, AMPI, dan SMPR turut mengecam kerusuhan serta menyuarakan aspirasi reformasi. Artikel ini merumuskan bahwa pencegahan kerusuhan serupa di masa depan memerlukan tindakan kompleks yang melibatkan peran aktif pemerintah, masyarakat sipil, dan individu. Langkah-langkah tersebut termasuk mempromosikan asimilasi yang inklusif, memperkuat integrasi budaya Tionghoa, mendukung pendidikan multikulturalisme, dan mendorong asimilasi yang substansial. Ketidaksetaraan ekonomi dan eksklusivisme etnis Tionghoa diidentifikasi sebagai pemicu prasangka negatif dan kerusuhan Mei 1998. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan sikap netral, mempromosikan kesetaraan, dan memupuk solidaritas sosial. Transparansi dalam kontribusi etnis Tionghoa terhadap negara juga dianggap sebagai aspek krusial.
References
Rustopo. 2007. Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan Kebudayaan Jawa di Surakarta 1895-1998. Yogyakarta: Ombak.
Setiono, Benny. G. 2002. Tionghoa Dalam Pusaran Politik. Jakarta: Elkasa.
Siswoyo, Bambang. 1981. Huru-Hara Solo Semarang: Suatu Reportase. Jakarta. Bhakti Pertiwi.
Wasino. 2006. Wong Jawa dan Wong Cina : Lika-Liku Hubungan Sosial antara Etnis Tionghoa dengan Jawa di Solo tahun 1911-1998. Semarang: UNNES Press
Tarmidi, L. T. (1999). Krisis moneter Indonesia: Sebab, dampak, peran IMF dan saran. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 1(4), 1-25. https://doi.org/10.21098/bemp.v1i4.183
Himawan, E. M., Pohlman, A., & Louis, W. (2022). Revisiting the may 1998 riots in Indonesia: Civilians and their untold memories. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 41(2), 240-257. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/18681034221084320
Saputri, N. (2023). Perkembangan dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia. Jurnal Pusdansi, 2(2). http://pusdansi.org/index.php/pusdansi/article/view/75
Supriyanto, S. (2022). Gerakan Mahasiswa dalam Upaya Kejatuhan Pemerintah Soeharto 1998. Jurnal Impresi Indonesia, 1(2), 66-74. https://doi.org/10.58344/jii.v1i2.15
Rustamana, H. A., Adillah, P. M., & Zatua, Z. (2023). 1998 Reform Movement. Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA), 2(6), 543-562. https://doi.org/10.55927/esa.v2i6.6880
Rahman, A. (2022). Partisipasi Masyarakat Sipil Dalam Gerakan Reformasi 1998 Di Indonesia. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(3), 139-150. https://journal-nusantara.com/index.php/J-CEKI/article/view/211/225
Nurmalaningrum, R. W. (2018). Lengsernya Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. https://osf.io/preprints/inarxiv/hn87j/
Purdey, J. (2002). Anti-Chinese violence in Indonesia, 1996-1999. https://cir.nii.ac.jp/crid/1130282271573052544
Aspinall, E. (2009). Review of The Idea of Indonesia: A History. https://ecommons.cornell.edu/bitstream/handle/1813/54471/INDO_87_0_1241189291_117_122.pdf?sequence=1
Hadiz, V. R. (2005). Social science and power in Indonesia. Equinox Publishing.
Coppel, C. A. (1983). Indonesian Chinese in crisis. https://cir.nii.ac.jp/crid/1130000794968838144
Rhamadani, R. D. (2015). PERAN ASSOCIATION INTERNATIONALE DES ÉTUDIANTS EN SCIENCES ÉCONOMIQUES ET COMMERCIALES (AIESEC) SEBAGAI AKTOR NON NEGARA DALAM MEMINIMALISIR DAMPAK ISU RASIAL PADA MASYARAKAT CINA TERHADAP INDONESIA PASCA KERUSUHAN MEI 1998. Global and Policy Journal of International Relations, 3(01). http://www.ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/jgp/article/view/1959
Raditya, A., & Millah, A. S. (2009). TAFSIR KONFLIK KEKERASAN: Mengurai Ketegangan Sosial, Menuju Negeri Yang Damai. Kaukaba Dipantara. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=ENWsEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=TAFSIR+KONFLIK+KEKERASAN:+Mengurai+Ketegangan+Sosial,+Menuju+Negeri+Yang+Damai&ots=W3KD3cKa0e&sig=UY_8pQxioLL9rLvHWaNY7pCHCMk
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to IJEDR: Indonesian Journal Of Education And Development Research Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to IJEDR: Indonesian Journal Of Education And Development Research a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










