Analisis Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia pada Pelaksanaan Konseling Kelompok Multibudaya

Authors

  • Delima Delima Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Apriani Sagala Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Lucia Melagro Br Panjaitan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sania Sarah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nila Arfiena Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Tri Indah Prasasti Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2552

Keywords:

Bahasa Indonesia, Konseling, Multikultural

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tentu berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia lain, alat komunikasi tersebut adalah bahasa. Bahasa tidak terlepas dari isu pendidikan, termasuk dalam bimbingan konseling. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penggunaan bahasa Indonesia pada pelaksanaan konseling kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia dalam bimbingan dan konseling merupakan alat komunikasi yang penting untuk menghasilkan kecakapan baru dan membantu individu mengekspresikan pikiran. Sehingga layanan konseling efektif sebab konselor dan konseli saling memahami karena menggunakan bahasa yang sama, yakni bahasa Indonesia.

References

Asih. 2016. Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

Holcomb-McCoy, C., Harris, P., Hines, E. M., & Johnston, G. 2008. School Counselors’ Multicultural Self-Efficacy: A Preliminary Investigation. Journal: Professional School

Kemdikbud. 2023. Data Bahasa Di Indonesia. Diakses pada 3 Mei 2024 dari https://petabahasa.kemdikbud.go.id/databahasa.php

Khowatim, K. 2020. Peran Konselor Dalam Konseling Multibudaya Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender. Jurnal Bikotetik. 4 (1) 1-35.

Mahfud, A & Diah U. 2018. Meningkatkan Kualitas Minds Skill Konselor Islami Dengan Menjaga Kondisi Hati. JURNAL EDUKASI Jurnal Bimbingan Konseling. 4 (2) 124-135

Mailani, O. Dkk. 2022. Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal. 1 (2) 01-10.

Mujiyati. 2017. Penggunaan Bahasa Dalam Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling. 3 (2) 114-122.

Prayitno, dkk. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka.

Purnamasari, A & Wira Jaya. 2023. Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia Di Perguruan Tinggi. Jotika Journal in Education. 2 (2) 57-64

Purwanto. 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif Untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta

Whorf, B. L. (1944). The relation of habitual thought and behavior to language. Etc: a review of general semantics, 197-215

Young, M. E. (2013). Learning the Art of Helping: Building Blocks and Techniques. Fifth Edition. Boston: Pearson Education, Inc.

Young, R. A., & Valach, L. (2016). Action and language: Contextual action theory in counselling. Psychologie Française, 61(1), 31- 42.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Downloads

Published

2024-07-01

Issue

Section

Articles

Citation Check