Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Perlindungan Sosial pada Masyarakat Lower Class di Kelurahan Tembilahan Hilir Kabupaten Indragiri Hilir
DOI:
https://doi.org/10.57235/ijedr.v3i1.4728Keywords:
Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial, Perlindungan SosialAbstract
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kesejahteraan. Bantuan ini diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin dengan persyaratan tertentu di mana mereka terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). PKH merupakan salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan secara khusus bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program Keluarga Harapan PKH diluncurkan di Indonesia pada tahun 2007, dan masuk ke kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2014. PKH telah berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan mendorong kemandirian penerima bantuan sosial, yang disebut sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1.) Program keluarga harapan (PKH) dalam memberikan perlindungan sosial, dan 2.) kendala dalam pelaksanaan program keluarga harapan (PKH) dalam perlindungan sosial pada masyarakat lower class. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah Teori Kesejahteraan Sosial. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk menentukan subjek adalah purposive. Subjek penelitian ini sebanyak sebelas orang. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam memberikan perlindungan sosial di Kelurahan Tembilahan Hilir sudah memadai, program tersebut sangat berdampak positif kepada masyarakat lower class yang termasuk dalam kategori prasejahtera untuk memiliki kehidupan yang lebih layak, dapat dibuktikan dengan adanya Program Keluarga Harapan (PKH) telah memberikan perlindungan sosial melalui bidang pendidikan yaitu dapat menyekolahkan dan memenuhi kebutuhan sekolah anak ditingkat SD SMP SMA, dan bidang kesehatan dapat secara rutin memeriksakan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi balita, pemeriksaan kesehatan rutin bagi lansia dan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran bagi keluarga penerima manfaat. Sedangkan Kendala dalam pelaksanaan program keluarga harapan (PKH) ini adalah kurangnya kesadaran penerima manfaat tentang pentingnya mengikuti pertemuan PKH.
References
Danim, S. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif Rancangan Metodologi, Presentasi, dan Publikasi Hasil Penelitian untuk Mahasiswa dan Penelitian Pemula Bidang lmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora. Bandung: Pustaka Setia.
Edi dalam Jims Midgley, Membangun Masyarakat, Memberdayakan Rakyat, Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan sosial, (Bandung: PT Rafika Aditama Anggota IKAPI, 2014), 1.
Hermanita, 2013. Perekonomian Indonesia, Yogyakarta:Idea Press
Hidir, Achmad dan Rahman Malik. (2024). Teori Sosiologi Modern. Tri Edukasi Ilmiah, Bukittinggi
Hikmat, Harry R. Pedoman Pelaksanaan Program Keluarga Harapan, (Jakarta: Direktur jendaral perlindungan sosial Dan Jaminan Sosial,18),15.
Jonson, D. P. 1994. Teori Sosiologi Klasik dan Modern jilid 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama: diterjemahkan dari Socioligycal Theory: Classical Founders and Contemporary Perspectives oleh Lawng, R. M. Z.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukherjee, N dan Carriere, Elisabet. 2002. Masyarakat Kemiskinan dan Mata Pencaharian (Mata Rantai Pengurangan Kemiskinan di Indonesia) Jakarta: The World Bank.
Polama, M. M. 2007. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Raja GrafindoPersada (diterjemahkanndari Contemporary Sociologycal Theory oleh Tim penerjemah Yasogama.
Putri, A. (2024). Pemanfaatan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah. Kajian Sosiologi Dan Pendidikan,7,132.https://doi.org/https://doi.org/10.24036/perspektif.v7i1.880.
Sidiq, R. S. S. (2019). Pemberdayaan Berbasis Modal Sosial (W. Ahmad (ed.); 1st ed.). Taman Karya.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (27th ed.). Alfabeta
Sumaryadi. 2005. Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: CV Citra Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to IJEDR: Indonesian Journal Of Education And Development Research Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to IJEDR: Indonesian Journal Of Education And Development Research a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










