Pengembangan Model Pembelajaran Renang Adaptif Berbasis Water Confidence bagi Siswa yang Mengalami Ketakutan Air

Authors

  • Muhammad Yan Ahady Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nuansa Cristian S Pandia Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Tuahta Arifin Ilham Hutahayan Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/ijedr.v4i2.8573

Keywords:

Renang Adaptif, Water Confidence, Ketakutan Air, Pembelajaran, Pendidikan Jasmani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence bagi siswa yang mengalami ketakutan terhadap air dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Ketakutan terhadap air merupakan salah satu hambatan psikologis yang sering ditemukan dalam pembelajaran renang, khususnya pada siswa pemula. Kondisi ini menyebabkan siswa mengalami kecemasan, kurang percaya diri, serta kesulitan dalam menguasai keterampilan dasar renang seperti mengapung, bernapas, dan bergerak di dalam air. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya suatu model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek teknik, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence dikembangkan sebagai pendekatan yang menekankan pada peningkatan rasa aman, kenyamanan, dan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan bertahap, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan individu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa yang mengalami ketakutan terhadap air dalam pembelajaran renang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, tes keterampilan dasar renang, serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat peningkatan yang terjadi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence mampu meningkatkan keberanian siswa dalam berinteraksi dengan air, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperbaiki keterampilan dasar renang secara signifikan. Selain itu, terjadi peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dimana siswa lebih antusias, berpartisipasi aktif, dan mampu mengikuti instruksi dengan lebih baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ini efektif digunakan untuk membantu siswa mengatasi ketakutan terhadap air serta meningkatkan kualitas pembelajaran renang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Red Cross. (2014). Swimming and water safety manual. United States: American Red Cross.

Asher, K. N., Rivara, F. P., Felix, D., Vance, L., & Dunne, R. (1995). Water safety training as a potential means of reducing risk of young children’s drowning. Injury Prevention, 1(4), 228–233.

Brenner, R. A. (2003). Prevention of drowning in infants, children, and adolescents. Pediatrics, 112(2), 440–445.

Costa, M. J., Marinho, D. A., Reis, V. M., Silva, A. J., & Marques, M. C. (2010). Tracking the performance, energetics, and biomechanics of swimming. European Journal of Applied Physiology, 108(1), 41–49.

Langendorfer, S. (2011). Considering drowning, drowning prevention, and learning to swim. International Journal of Aquatic Research and Education, 5(2), 236–243.

Langendorfer, S. J., & Bruya, L. D. (2015). Aquatic readiness: Developing water competence in young children. Champaign, IL: Human Kinetics.

Magill, R. A., & Anderson, D. (2017). Motor learning and control: Concepts and applications. New York: McGraw-Hill.

Moran, K. (2013). Defining water safety: A new paradigm for aquatic education. International Journal of Aquatic Research and Education, 7(2), 117–125.

Peden, M., Oyegbite, K., Ozanne-Smith, J., Hyder, A. A., Branche, C., Rahman, F., Rivara, F., & Bartolomeos, K. (2008). World report on child injury prevention. Geneva: World Health Organization.

Pelayo, P., Sidney, M., Kherif, T., Chollet, D., & Tourny-Chollet, C. (1996). Stroking characteristics in freestyle swimming and relationships with anthropometric characteristics. Journal of Applied Biomechanics, 12(2), 197–206.

Rahman, A., Mashreky, S. R., Chowdhury, S. M., Giashuddin, S., Uhaa, I. J., Shafinaz, S., Hossain, M., & Linnan, M. (2012). Analysis of the childhood fatal drowning situation in Bangladesh: Exploring prevention measures for low-income countries. Injury Prevention, 18(2), 91–95.

Sanjaya, W. (2010). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Stallman, R. K., Junge, M., & Blixt, T. (2017). The teaching of swimming based on a model derived from the causes of drowning. International Journal of Aquatic Research and Education, 10(2), 1–17.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Whiting, H. T. A. (1984). Human motor actions: Bernstein reassessed. Amsterdam: Elsevier.

Downloads

Published

2026-07-16

Issue

Section

Articles

Citation Check