Analisis Kesalahan Struktur Kalimat Dalam Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Karya Pidi Baiq

Authors

  • Ayu Febriyanti Universitas Alwashliyah Medan, Indonesia
  • Susy Deliani Universitas Alwashliyah Medan, Indonesia
  • Sukma Adelina Ray Universitas Alwashliyah Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/ijedr.v5i1.9303

Keywords:

Kesalahan Berbahasa, Struktur Kalimat, Sintaksis, Novel, Pidi Baiq

Abstract

Analisis kesalahan struktur kalimat dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Karya Pidi Baiq. Studi ini dimaksudkan guna menerangkan wujud kekeliruan susunan kalimat serta macam kekeliruan susunan kalimat, dan faktor penyebab kesalahan struktur kalimat dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada studi ini ialah novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq, sedangkan Data studi berbentuk kalimat yang ada pada novel tersebut. Metode pengumpulan data dilaksanakan memakai metode baca dan catat. Metode analisis data dilaksanakan lewat tahapan penyederhanaan data, pemaparan data, serta penyusunan simpulan. Berlandaskan hasil studi terhadap 432 data, ditemukan 249 data kalimat efektif 57,64% dan 183 data atau 42,36% kalimat tidak efektif. Bentuk kesalahan struktur kalimat yang ditemukan meliputi ketiadaan subjek dan ketiadaan predikat. Jenis kesalahan struktur kalimat terdiri atas kesalahan subjek sebanyak 109 data atau 59,56% dan kesalahan predikat sebanyak 74 data atau 40,44%. Faktor penyebab kesalahan struktur kalimat meliputi pengaruh bahasa lisan sebanyak 89 data atau 48,63%, penghilangan unsur kalimat sebanyak 67 data atau 36,61%, dan gaya pengarang sebanyak 27 data atau 14,75%. Dengan demikian, faktor yang paling dominan menyebabkan kesalahan struktur kalimat dalam novel adalah pengaruh bahasa lisan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, H. P., & Alek. (2016). Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Erlangga.

Agkris. (2023). Analisis kesalahan sintaksis dalam karangan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(2), 112–120.

Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2014). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Revisi). Jakarta: Balai Pustaka.

Alwi, H., dkk. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Aminuddin. (2020). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Anggit. (2015). Analisis kesalahan struktur kalimat dalam teks tulis. Jurnal Bahasa dan Sastra, 3(1), 45–56.

Baiq, P. (2015). Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991. Bandung: Pastel Books.

Chaer, A. (2015). Sintaksis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2018). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Dalman. (2021). Keterampilan Menulis. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Erlina. (2017). Unsur Ekstrinsik dalam Karya Sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(1), 88–95.

Hermawan, D., & Shandi. (2019). Karya Fiksi sebagai Representasi Realitas Sosial. Jurnal Sastra, 4(2), 60–72.

Hidayat. (2019). Gaya Bahasa Pengarang dalam Novel Populer. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 33–41.

Hidayat. (2021). Pengantar Kajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keraf, G. (2016). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.

Kurniasari, A. N. (2015). Kajian Kalimat Bahasa Indonesia. Surakarta: UNS Press.

Lestari. (2018). Penghilangan unsur kalimat dalam teks tulis. Jurnal Linguistik Terapan, 6(2), 98–106.

Lestari. (2021). Kesalahan sintaksis dalam teks naratif. Jurnal Pendidikan Bahasa, 9(1), 14–23.

Meitridwiastiti. (2022). Bahasa sastra dan penyimpangan sintaksis. Jurnal Kajian Sastra, 10(1), 55–66.

Mudjiyono, G. (2017). Analisis kesalahan struktur kalimat dalam menulis mahasiswa PBSI. Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(2), 77–89.

Ningsih. (2020). Gaya bahasa dan struktur kalimat dalam novel remaja. Jurnal Sastra Indonesia, 8(1), 21–30.

Nugroho. (2018). Bahasa sebagai Alat Komunikasi Manusia. Jurnal Linguistik, 6(1), 1–9.

Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2017). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2018). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurhayati. (2019). Tokoh dan penokohan dalam karya sastra. Jurnal Sastra, 6(1), 40–49.

Pratama. (2021). Ketidakefektifan kalimat akibat penghilangan unsur inti. Jurnal Bahasa, 9(2), 101–110.

Puspawati, Y. D., Slamet, S. Y., & Surya, A. (2019). Kesalahan struktur kalimat akibat interferensi bahasa lisan. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(2), 66–75.

Puspawati, Y. D., Slamet, S. Y., & Surya, A. (2024). Analisis kesalahan struktur kalimat dasar pada teks wawancara siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 25–34.

Putrayasa, I. B. (2019). Analisis Kalimat (Fungsi, Kategori, dan Peran). Bandung: Refika Aditama.

Ramlan. (2018). Sintaksis Bahasa Indonesia. Yogyakarta: CV Karyono.

Ruminten. (2020). Unsur tema dan amanat dalam novel. Jurnal Sastra Nusantara, 4(2), 90–99.

Salsabila, A. M., Juhairiah, & Sunanik. (2023). Analisis kesalahan struktur kalimat pada karangan deskripsi siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 144–153.

Sari, & Mulyati. (2020). Pengaruh Bahasa Lisan terhadap Bahasa Tulis. Jurnal Linguistik, 8(1), 54–63.

Surastina. (2020). Pengantar Teori Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyatno, dkk. (2017). Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Warsiman. (2016). Pengantar Teori Sastra. Malang: UB Press.

Wicaksono. (2017). Kajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.

Widjono. (2020). Bahasa Indonesia Keilmuan. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2026-10-31

Citation Check