Hubungan Status Gizi Dengan Aktivitas Fisik pada Pekerja Vendor Pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan

Authors

  • Ad’dhan Dhita Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Lutfia Aina Salsabila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Novia Safitri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Rajab Khairul Qolbi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Putri Nabilah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Wafiq Azizah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nofi Susanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jalakotek.v2i1.4316

Keywords:

Aktifitas Fisik, Pekerja, Status Gizi

Abstract

Status gizi seseorang mempunyai dampak yang signifikan baik terhadap tingkat kesehatan maupun produktivitasnya dalam bekerja. Menjaga daya tahan tubuh hanyalah salah satu manfaat dari pola makan yang baik; itu juga mempengaruhi kapasitas fisik dan mental seseorang untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana status gizi karyawan vendor konstruksi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan berhubungan dengan aktivitas kerjanya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan total sampling sebagai strategi pengambilan sampelnya. Sampel terdiri dari 40 karyawan vendor konstruksi SWRO di UP Belawan. Tiga puluh pertanyaan digunakan untuk mengukur data status gizi (kuesioner). Berdasarkan temuan penelitian, skor status gizi P-score (0,631) menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% (0,05), tidak terdapat korelasi nyata antara aktivitas persalinan dengan status gizi. Mengingat tidak adanya hubungan yang jelas antara keduanya dalam sampel ini, variasi dalam distribusi aktivitas pekerjaan berdasarkan status gizi mungkin disebabkan oleh faktor kebetulan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan aktivitas kerja berdasarkan status gizi, namun tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara keduanya. Meskipun karyawan dengan status gizi berlebih cenderung melakukan tugas-tugas ringan atau sangat ringan, karyawan dengan status gizi lebih mendistribusikan aktivitas pekerjaannya secara lebih merata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hunter, S. K. (2014). Sex differences in human fatigability: Mechanisms and insight to physiological responses. Acta Physiologica, 210(4), 768-789.

Kusumo, M. P. (2023). Buku pemantauan aktivitas fisik. The Journal Publishing. Jl. Patukan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemenses Rs Sardjito (2019), Kecukupan Gizi Dalam Menunjang Produktifitas Kerja,

https://sardjito.co.id/2019/02/04/kecukupan-gizi-dalam-menunjang-produktivitas-kerja/

M, A. R., & Erwanti, E. (2018). Hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia di Desa Tlogosari Pati tahun 2017. Prodi S1 Keperawatan, STIKES Muhammadiyah Kudus.

Mitchell, R. J., Williamson, A. M., & Ozminkowski, R. J. (2012). Workplace injury and aging.Occupational Medicine, 62(4), 204-211.

Mujahida Opu Mangeka, G. dkk. (2023). Gambaran asupan zat gizi makro, serat, dan natrium pekerja di site Awak Mas PT Masmindo Dwi Area. JGMI: The Journal of Indonesian Community Nutrition, 12(1), 2023. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.

Narici, M. V., Maffulli, N., & Maganaris, C. N. (2008). Ageing of human muscles and tendons. Disability and Rehabilitation, 30(20-22), 1548-1554.

Ramadhanti, A. A. (2020). Status gizi dan kelelahan terhadap produktivitas kerja. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 213-218. p-ISSN: 2354-6093, e-ISSN: 2654-4563. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Rohani, D. (2023). Hubungan pengetahuan gizi, tingkat kecukupan zat gizi, dan aktivitas fisik dengan status gizi pada guru SMP. Student Research Journal, 1(1), 01-14. E-ISSN: 2964-3252, P-ISSN: 2964-3260. Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Seals, D. R., Justice, J. N., & LaRocca, T. J. (2009). Physiological geroscience: Targeting function to increase healthspan and achieve optimal longevity. The Journal of Physiology, 587(Pt 20), 5029–5037.

Stitaprajna, A. (2020). Hubungan status gizi dan asupan energi dengan produktivitas kerja pada pekerja PT. Propack Kreasi Mandiri Cikarang. Skripsi. Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra Keluarga Jakarta.

World Health Organization (WHO). (2020). Healthy Diet. Retrieved from (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet)

World Health Organization. (2021). Workplace Health Promotion and the Role of Diet and Nutrition.WHOPress.[Online]Available

https://www.who.int/publications/nutrition_workplace)

Downloads

Published

2024-12-29

How to Cite

Dhita, A., Salsabila, L. A., Safitri, N., Qolbi, R. K., Nabilah, P., Azizah, W., & Susanti, N. (2024). Hubungan Status Gizi Dengan Aktivitas Fisik pada Pekerja Vendor Pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan. Journal of Accounting Law Communication and Technology, 2(1), 124–129. https://doi.org/10.57235/jalakotek.v2i1.4316

Citation Check