Kekuatan Yuridis Terhadap Perjanjian Hutang Piutang dibawah Tangan Saat Terjadi Wanprestasi
DOI:
https://doi.org/10.57235/jalakotek.v2i1.4588Keywords:
Perjanjian Bawah Tangan, Wanprestasi, Hutang piutangAbstract
Perjanjian hutang piutang di bawah tangan sering digunakan dalam praktik sehari-hari oleh individu maupun badan usaha karena kesederhanaannya dan tidak memerlukan proses formal. Meskipun sah secara hukum, perjanjian ini dapat menimbulkan masalah ketika terjadi wanprestasi, yaitu ketika salah satu pihak gagal memenuhi kewajibannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek yuridis dari perjanjian utang piutang yang dibuat secara informal dalam konteks terjadinya wanprestasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi syarat-syarat yang harus dipenuhi agar perjanjian di bawah tangan tetap memiliki kekuatan hukum yang sah, serta bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa yang mungkin timbul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perjanjian ini memiliki kekuatan hukum, bukti yang kuat dan alat pembuktian yang tepat sangat diperlukan untuk menguatkan klaim dalam kasus wanprestasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi hukum dan masyarakat umum mengenai pentingnya formalitas dalam perjanjian hutang piutang.
Downloads
References
Kitab Undang-Undang Perdata
SEMA No. 3 Tahun 1963 jo. Pasal 31 UU Perkawinan
Buku
Soeroso, R. (2010). Perjanjian Di Bawah Tangan Pedoman Praktis Pembuatan dan Aplikasi Hukum (pp. 7–14). Sinar Grafika.
Subekti. (2002). Hukum perjanjian. Intermasa.
Jurnal
Dewi, K. P., & Malikhatun, S. (2018). Akibat Hukum Hutang Piutang Menggunakan Perjanjian di Bawah Tangan Dalam Hal Terjadi Wanprestasi. NOTARIUS, 11(2), 283. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/nts.v11i2.31102
Palit, R. C. (2015). Kekuatan Akta dibawah Tangan Sebagai Alat Bukti Pengadilan. Lex Privatum, 3(2).
Santika, A, I, dkk. (2015). “Penyelesaian Sengketan dan Akibat Hukum Wanprestasi Pada Kasus Antara PT Metro Batavia Dengan PT Graruda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia”. Privat Law. Vol 7.
Cipta, T. W., Sugiyono, M., & Nurjannah, A. (2020). Analisis akta dibawah tangan yang dilegalisasi dalam perspektif hukum di indonesia. Jurnal Al-Naqdu Kajian Keislaman, 1(2).
Tulenan, G. A. (2014). Kedudukan dan fungsi akta di bawah tangan yang dilegalisasi notaris. Lex Administratum, 2(2).
Febri Rahmadhani. (2020). Kekuatan Pembuktian Akta di Bawah Tangan yang Telah Diwaarmerking Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia. Recital Review, 2(2), 93–111. https://doi.org/10.22437/rr.v2i2.9135
Muljono, B. E. (2017b). KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DIBAWAH TANGAN. Jurnal Independent, 5(1), 1. https://doi.org/10.30736/ji.v5i1.59
Pohan, M. N., & Hidayani, S. (2020). Aspek Hukum Terhadap Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jurnal Perspektif Hukum, 1(1). https://doi.org/ https://doi.org/10.35447/jph.v1i1.89
Marpaun, J. A., Lawolo, O., & Siregar, S. A. (2022). Tinjauan yuridis terhadap perbuatan wanprestasi dalam perjanjian hutang piutang (studi putusan nomor 620/pdt.g/2019/pn.mdn). Jurnal Rectum, 4(1).
Ali, A., Fitrian, A., & Hutomo, P. (2022). KEPASTIAN HUKUM PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM SEBUAH PERJANJIAN BAKU DITINJAU BERDASARKAN PASAL 1338 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(2), 270–278. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i2.234
Al Hadid, U. M. (2019). Keabsahan surat kuasa jual Berdasarkan Perjanjian hutang piutang yang dibuat secara notariil akta dihadapan notaris. Indonesian Journal of Criminal Law, 1(1), 65–76. https://doi.org/10.31960/ijocl.v1i1.149
Lestari, R., & Andriyan, L. R.,. &. A. (2023). Analisis Yuridis Wanprestasi Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang. Private Law. Analisis Yuridis Wanprestasi Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang. Private Law, 1(1), 16. https://doi.org/10.29303/prlw.v3i1.2203
Muhammad Riandi Nur Ridwan, & Yana Sukma Permana. (2022). WANPRESTASI DAN AKIBATNYA DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN. The Juris, 6(2), 441–451. https://doi.org/10.56301/juris.v6i2.616
Perdana, A., Dahlan, & Mahfud. (2014b). Penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian jual beli melalui media elektronik. Jurnal Ilmu Hukum, 2(1).
Wijaya, I. G. K. W., & Dananjaya, N. S. (2018). Penerapan asas itikad baik dalam perjanjian jual beli online. Kerth a Semaya : Journal Ilmu Hukum, 6(8).
Syamsiah, D. (2021). KAJIAN TERKAIT KEABSAHAN PERJANJIAN E-COMMERCE BILA DITINJAU DARI PASAL 1320 KUHPerdata TENTANG SYARAT SAH PERJANJIAN. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(1). https://doi.org/10.47492/jip.v2i1.1443
Putri, R. C. K., & Arifudin, E. (2023). Penyelesaian Perkara Wanprestasi pada Perjanjian Hutang Piutang Tanpa Sita Jaminan (Studi Kasus Putusan Nomor 146/Pdt.G/2021/PN Bpp) . Prosiding Seminar Hukum Aktual, 1(1).
Patricia Caroline Tiodor, Murendah Tjahyani, & Asmaniar. (2023). Pembuktian wanprestasi perjanjian utang piutang secara lisan. Krisna Law : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 5(1), 27–39. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v5i1.208
Ramadhani, D. A. (2012). Wanprestasi dan akibat hukumnya. Jurnal Yuridis, 15(17).
Eunice, S. (2019). Kedudukan akta di bawah tangan yang membatalkan akta notariil. SAPIENTIA ET VIRTUS, 4(1), 66–81. https://doi.org/10.37477/sev.v4i1.188
Prastomo, D. A., & Khisni, A. (2017). Akibat Hukum Akta Di Bawah Tangan Yang Dilegalisasi Oleh Notaris. Jurnal Akta, 4(4).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to Jalakotek: Journal of Accounting Law Communication and Technology Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to Jalakotek: Journal of Accounting Law Communication and Technology a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










