Tanggung Jawab Hukum Pejabat Publik Atas Kerugian Negara Dalam Perspektif Litigasi Kenegaraan dan Doktrin State Liability
DOI:
https://doi.org/10.57235/jalakotek.v3i2.8669Keywords:
Litigasi Kenegaraan; Kerugian Negara; Pejabat Publik; State Liability; Penyalahgunaan WewenangAbstract
Kerugian negara akibat tindakan pejabat publik memunculkan persoalan kompleks yang melibatkan batas kewenangan administratif, tanggung jawab pribadi, serta tanggung jawab negara sebagai institusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pertanggungjawaban pejabat publik dalam kerangka litigasi kenegaraan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan hukum telah menggeser paradigma dari kekebalan negara menuju prinsip state liability yang menempatkan negara sebagai subjek hukum yang dapat dimintai pertanggungjawaban. Litigasi kenegaraan berfungsi sebagai mekanisme kontrol terhadap penyalahgunaan wewenang sekaligus instrumen perlindungan keuangan negara. Harmonisasi antara hukum administrasi, perdata, dan pidana menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan kepastian hukum yang berkeadilan.
Downloads
References
Buku & Jurnal
Asyikin, N. & Setiawan, A. (2020). “Tanggung Jawab Jabatan dan Tanggung Jawab Pribadi dalam Penggunaan Diskresi Sebagai Instrumen Pelayanan Publik (Public Service)”. Mimbar Hukum, 32. https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/48017
Aritonang, D.M. (2013). “Peranan dan Problematika Mahkamah Konstitusi dalam Menjalankan Fungsi dan Kewenangannya”. Jurnal Ilmu Administrasi, X(3).
Audia, S. (2025). “Makna Penyalahgunaan Kewenangan dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi”. Journal of Anti-Corruption, 1(1), 36–51. https://doi.org/10.30872/action.v1i1.1665
Efendi, A. (2020). “Interpretasi Modern Makna Menyalahgunakan Wewenang Dalam Tindak Pidana Korupsi”. Jurnal Yudisial, 12(3), 327. https://doi.org/10.29123/jy.v12i3.380
Fahmiron. (2016). “Independensi dan Akuntabilitas Hakim dalam Penegakan Hukum sebagai Wujud Independensi Kekuasaan Kehakiman”. Jurnal Litigasi, 17(2). https://doi.org/10.23969/litigasi.v17i2.158
Fitriani, A. & Hardiansyah, R. (2025). “Tanggung Jawab Hukum Negara Terhadap Kerugian Keuangan Negara Akibat Tindakan Pejabat Publik”. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 5(1). https://doi.org/10.53363/bureau.v5i1.576
Hartati, W., Wijaya, S.A., & Bahri, S.Y. (2024). “Pertanggungjawaban Hukum Pejabat Administrasi Negara Terhadap Keputusan Tata Usaha Negara yang Dibatalkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara”. Jurnal Parlementer, 1(1). https://ejournal.appihi.or.id/index.php/Parlementer/article/download/368/587/2228
Mardiyanti, I. & Sulaiman. (2025). “Dualisme Kewenangan Pengujian Penyalahgunaan Wewenang antara PTUN dan Pengadilan Tipikor dalam Sistem Hukum Indonesia”. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 55(1). https://scholarhub.ui.ac.id/cgi/viewcontent.cgi?article=1019&context=jhp
Rosenbloom, D.H. & Rene, H.K. (2016). “Shrinking Constitutional Tort Accountability: Developments in the Law and Implications for Professional Responsibility”. Public Performance and Management Review, 40(2). https://doi.org/10.1080/15309576.2016.1177561
Sijabat, V.P., dkk. (2024). “Analisis Perbedaan Unsur Penyalahgunaan Kewenangan dalam Undang-Undang Tipikor dan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan”. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(7). https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/download/797/407/2866
Simanjuntak, E.P. (2018). “Pengujian Ada Tidaknya Penyalahgunaan Wewenang Menurut Undang-Undang Administrasi Pemerintahan”. Jurnal Hukum dan Peradilan, 7(2), 237–262.
Sufriadi. (2014). “Tanggung Jawab Jabatan dan Tanggung Jawab Pribadi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Indonesia”. Jurnal Yuridis, 1(1), 57–72. https://ejournal.upnvj.ac.id/index.php/Yuridis/article/download/165/137
Suniaprily, F.G.A., Zaelani, M.A., & Vardani, E.N. (2024). “Analisa Hukum Administrasi Unsur Penyalahgunaan Wewenang yang Dilakukan Pejabat Ditinjau dari Kompetensi Peradilan Tata Usaha Negara”. Jurnal Fakta Hukum, 3(2). https://ojsstihpertiba.ac.id/index.php/jfh/article/view/120
Yuspar & Fahmiron. (2025). “Penyalahgunaan Wewenang dalam Tindak Pidana Korupsi (Kajian Kasus Tersangka Tom Lembong)”. Unes Journal of Swara Justisia, 8(4), 846–852. https://doi.org/10.31933/3nq2fy96
Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009.
Putusan Pengadilan
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Putusan Nomor 25/G/2015/PTUN-JKT.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Nomor 21 P/HUM/2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Mochamad Novel, Nur Anita Hayatina, Muhammad Bima Samudra, Bobi Ardiansyah, Xiaoming Virgianlo Djunaidi, Arya Dapin Abdilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to Jalakotek: Journal of Accounting Law Communication and Technology Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to Jalakotek: Journal of Accounting Law Communication and Technology a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










