Implementasi Risk Management berbasis Artificial intelligence (AI) dalam Menghadapi Kompleksitas Dunia Proyek pada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Studi Kasus Pembangunan Gedung Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta)
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i2.5106Keywords:
Artificial Intelligence (AI), Industri 5.0, IntegrasiAbstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi manajemen risiko berbasis Artificial Intelligence (AI) pada sektor konstruksi, khususnya dalam pembangunan Gedung Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Kompleksitas proyek konstruksi di era Industri 5.0 menghadirkan tantangan besar seperti koordinasi antar pihak yang kurang optimal, perubahan rencana mendadak, volume data yang besar, serta risiko teknis dan operasional. Pendekatan tradisional dalam manajemen risiko seringkali tidak mampu memenuhi kebutuhan akan kecepatan, akurasi, dan adaptabilitas yang tinggi. Teknologi AI menawarkan solusi inovatif melalui kemampuan otomatisasi identifikasi risiko, analisis prediktif berbasis data historis, evaluasi risiko real-time, optimasi mitigasi, dan pemantauan berkelanjutan. Dalam konteks proyek RSPON, AI digunakan untuk mengelola berbagai aspek seperti pengelolaan sumber daya manusia, material, alat berat, waktu, dan anggaran. Proses ini melibatkan integrasi algoritma machine learning, analitik big data, dan sistem berbasis IoT untuk memitigasi risiko yang dapat memengaruhi keberhasilan proyek. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan analisis dokumen proyek. Data kuantitatif juga digunakan untuk mengevaluasi efisiensi waktu, penghematan biaya, dan pengurangan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI secara signifikan meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, menurunkan potensi keterlambatan, dan mengoptimalkan alokasi sumber daya. Namun, implementasi AI dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kebutuhan investasi awal yang besar, ketergantungan pada data berkualitas tinggi, dan kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transformasi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam literatur manajemen risiko berbasis teknologi dan menawarkan panduan praktis bagi perusahaan konstruksi dalam mengadopsi AI. Implikasi kebijakan mencakup kebutuhan untuk pengembangan infrastruktur teknologi, pelatihan tenaga kerja, dan kerangka regulasi yang mendukung transformasi digital di sektor konstruksi. Dengan demikian, implementasi AI dalam manajemen risiko dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri konstruksi di era digital.
Downloads
References
Aven, T. (2016). "Risk Assessment and Risk Management: Review of Recent Advances on Their Foundation." European Journal of Operational Research.
Bhatti, M. K. H. (2018). "Risk Management in Construction: Challenges and Best Practices." International Journal of Construction Management.
Bowers, J. A., & Khorakian, A. (2014). "Integrating Risk Management in Project Life Cycle: The Case of Construction Projects." International Journal of Project Management.
Box, G. E. P. (1978). "All Models Are Wrong, But Some Are Useful." Journal of the American Statistical Association.
European Construction Institute. (2019). "Best Practices for Managing Risks in Complex Construction Projects."
Hallowell, M., & Gambatese, J. (2009). "Construction Safety Risk Mitigation." Journal of Construction Engineering and Management.
Kaplan, R. S., & Mikes, A. (2012). "Managing Risks: A New Framework." Harvard Business Review.
Love, P. E. D., et al. (2018). "A Conceptual Framework for Risk Assessment in Construction Projects." Automation in Construction.
Marzouk, M., & El-Said, M. (2020). "Applications of Artificial Intelligence in Construction Project Management." Procedia Engineering.
McKinsey & Company. (2020). "Artificial Intelligence in Construction Industry: Opportunities and Challenges."
Ministerial Regulation No. 24/2018. "Guidelines for the Implementation of Risk Management in Infrastructure Projects."
Project Management Institute. (2017). "A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK Guide)."
Silver, N. (2021). "AI and the Future of Engineering: Challenges and Opportunities." Deloitte Insights.
Smith, N. J., Merna, T., & Jobling, P. (2014). "Managing Risk in Construction Projects." Blackwell Publishing.
Ton Duc Thang University et al. (2020). "Prediction of Risk Delay in Construction Projects Using Hybrid AI Models." Journal of Civil Engineering and Management.
UNDP (United Nations Development Programme). (2020). "Harnessing AI for Sustainable Infrastructure Development."
Wang, J., & El-Gafy, M. (2021). "Digital Transformation in Construction Risk Management." Journal of Civil Engineering.
Wijaya Karya (WIKA). (2023). "Laporan Proyek Pembangunan Gedung RSPON Jakarta."
World Economic Forum. (2021). "AI Transformations in Construction: Global Perspectives and Innovations."
Zavadskas, E. K., & Turskis, Z. (2011). "Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) in Construction Project Management." Automation in Construction.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










