Pemahaman Terhadap Filsafat Ilmu Pertahanan Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Bela Negara: Studi Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i1.5299Keywords:
Filsafat Ilmu Pertahanan, Bela Negara, Era Digital, Generasi Z, StrategiAbstract
Filsafat Ilmu Pertahanan merupakan salah satu cabang ilmu filsafat yang secara khusus membahas aspek-aspek yang berkaitan dengan ilmu pertahanan dan mengajak manusia merefleksikan kegiatan ilmu pertahanan yang meliputi penanganan konflik, diplomasi, peperangan, pencegahan perang, dan upaya untuk mengakhiri perang yang terjadi. Di era modern, memudarnya karakter dan jati diri bangsa, baik sebagai individu maupun kolektif masyarakat Indonesia, berpotensi memberikan dampak yang serius terhadap keharmonisan nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan ilmu filsafat sebagai dasar berfikir ilmu diperlukan dalam upaya menanamkan nilai-nilai Bela Negara, dimana kondisi pergeseran ancaman yang begitu nyata saat ini terkhusus pada Generasi Z sehingga perlu memiliki rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang kuat untuk menjamin keberlangsungan bangsa di tengah tantangan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis peran filsafat ilmu pertahanan dalam upaya meningkatkan kesadaran bela negara khususnya pada generasi Z. Pergeseran bentuk ancaman yang semakin kompleks di era digital menuntut pendekatan yang relevan dan adaptif. Dalam konteks ini, filsafat ilmu pertahanan memberikan landasan konseptual melalui pendekatan epistemologis, yang melibatkan pengembangan metode, strategi, dan sarana yang relevan, khususnya melalui pendidikan dan pelatihan bela negara. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Filsafat Ilmu Pertahanan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan bela negara di kalangan Generasi Z. Pendidikan bela negara dan pelatihan bela negara akan menjadi landasan yang kokoh bagi eksistensi bangsa Indonesia, dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z, seperti pemanfaatan teknologi dan media sosial sehingga dapat menciptakan formasi budaya baru yang memperkuat rasa kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian generasi muda. Transformasi ini diharapkan dapat membentuk Generasi Z yang siap menghadapi perubahan dan tantangan global di masa depan.
Downloads
References
Anwar, M. (2018). Dampak Globalisasi terhadap Rasa Nasionalisme Generasi Muda. Bandung: Alfabeta.
Bhakti, M., & Safitri, N. (2017). Identitas generasi Z di era digital: Transformasi nilai dan budaya kerja. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 12(2), 45-56.
Hidayat, R. (2021). Hubungan Emosional dan Tantangan dalam Penanaman Nilai Bela Negara pada Generasi Z. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Marsono, R. (2013). Bela Negara: Kewajiban Dasar Manusia dan Kehormatan bagi Warga Negara. Jakarta: Penerbit Indonesia.
Mulyana, D. (2024). Strategi Komunikasi untuk Meningkatkan Dukungan Publik. Jakarta: Kencana.
Nugroho, T. (2023). Peran Program Bela Negara Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda. Yogyakarta: Pustaka Muda.
Muhammad Zulfa Alfaruqy, Generasi Z dan Nilai-Nilai yang dipersepsikan dari Orangtuanya Generation Z And The Perceived Values From The Parents, Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung Vol. 4 No.1, Februari 2022.
Pratama, A. (2012). Generasi Z: Generasi digital dalam perkembangan global. Jakarta: Pustaka Utama.
Ramdani, A. (2021). Media Digital sebagai Sarana Membangun Nasionalisme Generasi Muda. Bandung: Alfabeta.
Stillman, D. (2017). Gen Z @ Work: How the Next Generation Is Transforming the Workplace. New York: Harper Business.
Sutrisno, B. (2022). Inovasi Pendidikan Bela Negara untuk Generasi Muda di Era Digitalisasi. Jakarta: Pustaka Bangsa.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Soepandji, M., & Farid, A. (2018). Bela Negara dan Pertahanan Negara: Perspektif Hukum dan Implementasi di Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Universitas Gadjah Mada.
Sumanto, H. (2014). Filsafat: Cinta Akan Kebijaksanaan. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Susanto, T. (2011). Ciri-ciri Filsafat: Pemikiran Mendalam dalam Mencari Hakikat. Surabaya: Penerbit Suka Pelajar.
Umra, A. (2019). Konsep Bela Negara dalam Pendidikan Formal: Implementasi dalam Sistem Pendidikan Berjenjang. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Wibisono, K. (2005). Filsafat: Usaha Mencari Kebenaran secara Kritis, Fundamental, dan Integral. Dalam Rofiq, M. (2010). Filsafat dan Aplikasinya dalam Kehidupan Sehari-hari. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Riyanto, S., & Putri, F. (2019). Strategi Meningkatkan Kesadaran Bela Negara di Era Digital. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(2), 15–29.
Wiedmer, T. (2015). Generational differences in the workplace: Challenges and opportunities. The Journal of Applied Management and Entrepreneurship, 20(3), 6-14.
Kajian Utama. (2012). Kemampuan teknis generasi Z: Adaptasi teknologi dalam pendidikan tinggi. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 8(4), 102-11
https://mahasiswaindonesia.id/etika-komunikasi-generasi-z-di-zaman-sekarang-beserta-contoh-kasus/
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










