Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GQGA Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPAS pada Murid Kelas V SD Inpres Mattontongdare Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa

Authors

  • Mukminah Mukminah Universitas Patompo Makassar, Indonesia
  • Muh Yunus Universitas Patompo Makassar, Indonesia
  • Arifuddin Iskandar Universitas Patompo Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i2.5376

Keywords:

Learning Interest, Learning Outcomes, GQGA

Abstract

This research is a classroom action research that aims to increase interest and learning outcomes of social studies through the application of a GQGA-type cooperative learning model in grade V students of SD Inpres Mattontongdare, West Bajeng District, Gowa Regency. The subject of this study is a grade V student of SD Inpres Mattontongdare in West Bajeng District, Gowa Regency with a total of 28 students, consisting of 14 male students and 14 female students. This research was carried out in two cycles, namely cycle I which was carried out 3 meetings (the first and second meetings for the learning process and the third meeting for the assessment of science and science learning outcomes) and cycle II was also carried out 3 meetings. The two cycles were carried out for 2 months plus summarizing all existing research results. The results of the study show that the application of the GQGA-type cooperative learning model has succeeded in significantly increasing students' interest in learning. In the first cycle, students' interest in learning was recorded to only reach 67%, but after the application of this model in the second cycle, students' interest in learning increased rapidly to 88%. This shows that the GQGA-type cooperative learning model is effective in arousing students' enthusiasm and involvement in the learning process, thereby increasing their motivation to learn better. The GQGA-type cooperative learning model has also proven to be very effective in improving student learning outcomes in science and science subjects. In the first cycle, only 61% of students achieved completeness, while 39% did not achieve completeness. However, in the second cycle, the number of students who did not complete dropped dramatically to only 7%, and the number of students who completed increased to 93%. This shows that the application of the GQGA-type cooperative learning model can help students understand the material better and achieve optimal results in social science learning.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Dewi, Anita. (2018). Psikologi Pendidikan di Sekolah Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2019). Psikologi Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Fauzan, R., & Lestari, N. (2022). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif GQGA terhadap Hasil Belajar IPAS dan Minat Murid di SDN 4 Medan. Jurnal Pendidikan Dasar, 20(1), 71-85.

Hamzah, B. (2020). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hamid, H. Pembelajaran yang Efektif. Jakarta: Penerbit Karya Utama, 2020.

Hartini, L. (2023). Pembelajaran Berbasis Interaksi. Surabaya: Pustaka Cendekia.

Hidayat, Rahmat. (2020). Psikologi Pendidikan: Pendekatan Teori dan Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hidayah, Nurul. (2022). Psikologi Pendidikan dan Pengajaran. Jakarta: Prenada Media.

Hidayah, I., & Kurniawati, A. (2023). Penerapan Model GQGA dalam Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 6 Surabaya. Jurnal Pendidikan Sosial, 23(3), 67-80.

Hernawan, H., & Fitriana, R. (2022). Pembelajaran Terpadu di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2015). Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo. Hal. 42.

Kaharuddin, H. Pembelajaran Aktif dan Kreatif di Kelas. Makassar: Alfabeta, 2020.

Novitasari, D. (2023). Inovasi Pendidikan dalam Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Deepublish.

Purnama, A., & Sari, I. (2023). Efektivitas Model Pembelajaran GQGA dalam Meningkatkan Hasil Belajar Murid SDN 5 Bali. Jurnal Pendidikan Indonesia, 19(2), 102-114.

Pratama, Rizky. (2022). Inovasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Andi Offset.

Prasetyo, A. (2020). Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: Deepublish.

Prasetyo, A. (2020). Metode Pembelajaran Aktif di Kelas. Yogyakarta: Deepublish.

Rahmawati, D. (2021). Inovasi Pembelajaran Aktif di Abad 21. Bandung: Alfabeta.

Rani, S., & Purwanto, A. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GQGA Terhadap Minat dan Hasil Belajar Murid pada Pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Sosial, 22(3), 89-102.

Rina, F., & Prasetyo, A. (2024). Model Pembelajaran Kooperatif GQGA untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Minat Murid pada Pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan, 21(1), 50-62.

Rusman. (2020). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2018). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2019). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santoso, W., & Junaidi, B. (2022). Meningkatkan Hasil Belajar melalui Model Kooperatif GQGA pada Pembelajaran IPAS di SDN 3 Jakarta. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(4), 213-225.

Sari, D., & Andayani, M. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GQGA untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS di SDN 1 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 124-136.

Sudirman. (2018). Psikologi Pendidikan untuk Pendidikan Dasar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Sudjana, N. (2020). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sugiyanto. (2018). Psikologi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyanto. (2020). Strategi Pembelajaran Kolaboratif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyanto. (2020). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Suparno. (2020). Strategi Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Deepublish.

Suprijono, A. (2021). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryani, T. (2022). Pendekatan Inovatif dalam Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Susanto, A. (2020). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media.

Susilo, H. (2020). Pembelajaran Aktif untuk Pendidikan Dasar. Malang: UB Press.

Sutrisno, Joko. (2021). Motivasi Belajar dan Pengembangan Potensi Anak. Jakarta: PT Pustaka Jaya.

Suyanto, D. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sukmadinata, N. S. (2019). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, N. S. (2018). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Slavin, R. E. (2017). Educational Psychology: Theory and Practice. New York: Pearson.

Trianto. (2019). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Utami, Sri. (2023). Membangun Minat dan Motivasi Belajar di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.

Widodo, A. Pendidikan dan Pengajaran. Semarang: Penerbit Unnes Press, 2020.

Wena, M. Pendidikan dan Pengajaran. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2019.

Wulandari, Retno. (2021). Pembelajaran Efektif untuk Pendidikan Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulandari, R. (2018). Metode Pembelajaran Interaktif. Surabaya: Erlangga.

Yuliana, Dewi. (2020). Studi Minat Belajar Murid di Tingkat Sekolah Dasar. Surabaya: Pustaka Belajar.

Yuliana, D., & Iman, A. (2021). Implementasi Model GQGA dalam Pembelajaran Kooperatif di SD untuk Meningkatkan Minat Belajar Murid IPS. Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(1), 35-47.

Downloads

Published

2025-05-17

Issue

Section

Articles

Citation Check