Analisis Pembacaan Heuristik dan Hermeneutik Dalam Lagu “Ya Ummi” Karya Ahmed Bukhatir Melalui Representasi Cinta dan Spiritualitas

Authors

  • Sulistia Hajar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Muhsin Ahmad Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Baso Pallawagau Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i2.5465

Keywords:

Ya Ummi, Semioyika, Michael Riffaterre, Heuristik, dan Hermeneutik

Abstract

Artikel ini menganalisis lirik lagu “Ya Ummi” Karya Ahmed Bukhatir dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan semiotika. Tujuannya adalah untuk mengumgkapkan  cinta dan spiritualitas melaui pembacaan heuristic dan hermeneutik. Data penelitian diperoleh dari dua sumber utama, yaitu lagu "Ya Ummi" itu sendiri dan data sekunder berupa buku, jurnal, artikel yang membahas lagu "Ya Ummi" dan semiotika Michael Riffaterre. Metode heuristik digunakan untuk mengkaji makna denotatif, struktur bahasa, dan elemen tekstual yang tampak di permukaan, sedangkan pendekatan hermeneutik diterapkan untuk menafsirkan makna yang lebih dalam, termasuk dimensi emosional dan religius yang terkandung dalam lirik lagu. Hasil analisis menunjukkan bahwa “Ya Ummi” bukan hanya ekspresi cinta kasih seorang anak kepada ibunya, tetapi juga refleksi hubungan spiritual antara manusia dan nilai-nilai ketuhanan. Simbolisme, diksi, dan intonasi dalam lagu ini memperkuat pesan moral dan religius, menciptakan harmoni antara cinta duniawi dan spiritualitas. Dengan demikian, lagu ini memiliki makna multidimensional yang relevan dalam konteks budaya dan religius masyarakat Muslim.

Downloads

Download data is not yet available.

References

al- Arabiyah, M. al-L. (2004). Al-Mu’jam Al-Waṣiṭ, (4th ed.). Al-Syuruq Al Dāuliyah.

Al-Khatib, Ṭāhir Yusuf. (2007a). Al-Mu’jam al-mufaṣṣal Fi Al-I’rāb. Dār Al-Kutub Al-Alamiyah.

Al-Khatib, Ṭāhir Yusuf. (2007b). Al-Mu’jam al-mufaṣṣal Fi Al-I’rāb,. Dār Al-Kutub Al-Alamiyah.

Febrina, L. (2019). Gaya Kepenyairan Taufik Ismail Dalam Sajak Malu ( Aku) Jadi Orang Indonesia. Jurnal Sastra Indonesia, 8(3), 198.

Kamil, S. (2009). Teori Kritik Sastra Arab Klasik dan Modern, (1st ed.). Rajawali Press.

Ma’lūf, L. (n.d.). Al- Munjid fi Al-lugah. Al-Maṭba’ah Al-Kaṡūlikiyah.

Manzūr, I. (1119). Lisān al-’Arab. Dār al-Ma’ārif.

Mardalis. (2017). Metode Penilitian : Suatu Pendekataan Proposal (IX). Aksar.

Muzakki, A. (2018). Pengantar Teori Sastra Arab. UIN Maliki Press,.

Nasrudin, E., & Ujam, J. (2021). Psikologi Agama dan Spiritualitas (1st ed.). CV. Pustaka Setia.

Permata, F. H., & Surya. (2018). Representasi Pesan Kritik Politik Dalam Lirik Lagu ‘Aku dan Si Bung’ Karya Silampukau(Analisa Semiotika Ferdinans De Saussure).

Ratih, R. (2016). Teori dan Aplikasi Semiotik Michael Riffaterre. Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra, (XIII). Pustaka Pelajar.

Sudjiman, P., & Zoest, A. Van. (1992). Serba Serbi Semiotika (Gramedia, Ed.).

Wulandari, R., & Yosiana, M. (2022). Majas dan citraan dalam lirik lagu tulus pada album manusia. Jurnla Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 14–32.

Downloads

Published

2025-05-17

Issue

Section

Articles

Citation Check