Teror Geng Motor Sebagai Masalah Sosial Perkotaan
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v4i2.6025Keywords:
teror geng motor, masalah sosial, perkotaan, dampak sosial, penanggulangan, pemberdayaan pemudaAbstract
Teror geng motor di perkotaan telah menjadi salah satu masalah sosial yang mendalam, memberikan dampak signifikan terhadap ketertiban, keamanan, dan keharmonisan sosial di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab teror geng motor, dampak yang ditimbulkan, serta upaya penanggulangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teror geng motor dipicu oleh faktor ekonomi, sosial, dan identitas kelompok yang didorong oleh kurangnya perhatian keluarga dan rendahnya tingkat pendidikan. Dampak yang ditimbulkan mencakup ketidakamanan masyarakat, kerugian ekonomi bagi pelaku usaha kecil, serta penurunan keharmonisan sosial di masyarakat. Upaya penanggulangan dari pemerintah dan masyarakat telah dilakukan melalui peningkatan penegakan hukum, pemberdayaan pemuda, serta edukasi sosial, meskipun tantangan seperti koordinasi antar lembaga dan pengaruh media sosial masih menjadi hambatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengatasi masalah teror geng motor, diperlukan pendekatan yang komprehensif, melibatkan berbagai pihak, dan mengedepankan solusi yang lebih humanis serta pemberdayaan remaja melalui pendidikan dan kegiatan sosial yang positif.
Downloads
References
Sutrisno, D. (2019). Kekerasan Geng Motor di Perkotaan: Dampak Sosial dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Studi Sosial, 14(2), 112-130.
Andayani, R., & Salim, A. (2020). Peran Media Sosial dalam Pembentukan Identitas Geng Motor di Perkotaan. Jurnal Komunikasi dan Media Sosial, 8(1), 45-59.
Prabowo, Y. (2021). Menganalisis Pola Kekerasan Geng Motor di Jakarta: Faktor Ekonomi, Sosial, dan Keluarga. Jurnal Kriminologi Indonesia, 22(3), 78-92.
Saputra, S. (2022). Geng Motor dan Peran Pemerintah dalam Penanggulangan Teror Sosial di Perkotaan. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan Sosial, 17(4), 103-115.
Wirawan, B., & Nugroho, D. (2021). Dampak Teror Geng Motor terhadap Keamanan Perkotaan dan Solusi Mitigasi. Jurnal Studi Keamanan, 5(2), 200-215.
Sukanto, H. (2018). Masalah Sosial di Perkotaan: Studi Kasus Geng Motor di Surabaya. Jurnal Sosial dan Masyarakat, 10(1), 62-75.
Bachtiar, F. (2019). Penyebab Sosial dan Ekonomi Remaja Terlibat dalam Geng Motor di Kota Besar. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 13(4), 154-170.
Yulianti, S. (2020). Peran Keluarga dan Pendidikan dalam Mengurangi Kekerasan oleh Geng Motor. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 112-124.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2021). Laporan Tahunan Penanggulangan Masalah Sosial di Perkotaan. Jakarta: Kementerian Sosial RI.
Barker, G., & Khasiani, A. (2017). Youth Violence and Gang Formation in Urban Areas: A Global Perspective. International Journal of Urban Studies, 19(3), 45-59.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










