Potensi Desa Wisata Dalam Mendorong Ekonomi Lokal: Studi Geografi pada Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Sumpur

Authors

  • Adinda Ria Jelita Sitorus Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Devi Manalu Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Errason Pandiangan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Firli Nur Afdilla Sirait Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Darwin Parlaungan Lubis Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Elsa Kardiana Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.6547

Keywords:

Desa Wisata, Ekonomi Lokal, Desa Sumpur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengembangan desa wisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di Desa Wisata Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Desa Wisata Sumpur, dengan ikon Rumah Gadang dan tradisi Minangkabau, telah diakui dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai pemenang ke-4 kategori suvenir. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi, Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa pengembangan Desa Wisata Sumpur dimulai pada 2015, dengan fokus pada pelestarian Rumah Gadang dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menerapkan konsep Community-Based Tourism (CBT) sejak 2016. Tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata umumnya positif, terlihat dari partisipasi aktif dalam penyediaan homestay, kuliner tradisional, kerajinan tangan, dan pelestarian budaya seperti randai dan silek. Namun, kontribusi ekonomi dari desa wisata ini belum merata. Peningkatan pendapatan lebih dirasakan oleh pengelola, pemilik homestay, dan UMKM yang terlibat langsung, sementara sebagian masyarakat yang berlokasi jauh atau tidak tergabung dalam kelompok pengelola merasa kurang mendapatkan dampak. Faktor pendukung meliputi kekayaan budaya tradisional, keindahan alam, serta adanya paket wisata dan UMKM lokal. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya partisipasi masyarakat secara merata, kesulitan akses bagi kendaraan besar, dan minimnya wahana atau spot foto tambahan. Sehingga, Desa Wisata Sumpur berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun distribusi manfaat dan inklusivitas masyarakat perlu ditingkatkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfitri, A., & Nurhayati, Y. (2020). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Padang: Universitas Andalas Press.

Ardika, I. W. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(1), 45–56.

Bahrudin, A., Fernando, F., & Al-Amien, A. F. (2022). Perancangan Produk Souvenir Objek Wisata Lubuak pandakian Nagari Sumpur Kudus Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Gondang, 6(1), 47-58.

Fitriani, R., & Syamsidar, E. (2021). Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata Sumpur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 98–107.

Hermawah Hary. 2016. Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata. Vol.3, No.2

Hidayati, D., & Susilowati, N. (2024). Perahu dan rumah gadang: Bagian budaya kayu di sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat. Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 13(1), 101–122.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2020). Pedoman Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan. Jakarta: Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur.

Lubis Rizky, F. 2023. Dampak Pengembangan Desa Wisata Terhadap Peningkatan Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Di Desa Melati Ii Kecamatan Perbaungan. Journal Economic And Strategy (JES). Vol. 4, No.2.

Masesa, S., & Fatimah, S. (2023). Destinasi Kampung Minang Nagari Sumpur: Wisata Budaya Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 24241-24252.

Masesa, S., & Fatimah, S. (2023). Destinasi Kampung Minang Nagari Sumpur: Wisata budaya berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3).

Putra, I. G. A. A. D., & Darma Putra, I. N. (2016). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Kajian Pariwisata, 20(2), 110–122.

Rauf, A., & Eriyanti, F. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sijunjung Melalui Pemanfaatan Rumah Gadang Sebagai Tempat Penginapan Wisatawan Geopark Silokek. Jurnal Perspektif, 2(3), 170-178.

Wahyuningrum Yuliana, T. 2017. Dampak Ekonomi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Wisata Rumah Dome, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol. 9, No.1.

Zam, R., Guntur, & Raharjo, T. (2022). Konservasi rumah gadang Minangkabau dalam ekspresi kriya seni. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6), 7594–7608.

Downloads

Published

2026-01-31

Citation Check