Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Serbananti

Authors

  • Nazrah Athiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Taufiq Kamil Batubara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Friska Amelia Purba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Putri Anditha Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nurul Khodifa Yasmin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nurul Huda Prasetya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7068

Keywords:

KKN, Minat Belajar, QRIS, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Serbananti

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang memadukan aspek pendidikan, ekonomi, sosial, dan religius. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN dalam meningkatkan minat belajar anak sekaligus memberdayakan masyarakat Desa Serbananti, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan logbook kegiatan KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar anak tampak pada keterlibatan 60 siswa SDN 106238, 250 siswa Yayasan An-Nazmaiyah, ±30 anak peserta les tambahan, dan ±30 anak dalam program mengaji. Kegiatan ini diperkuat dengan literasi digital, edukasi stop bullying, seminar ekonomi serta Festival Anak Sholeh yang diikuti lebih dari 100 anak. Sementara itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat diwujudkan melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana dan implementasi QRIS pada 10 pelaku UMKM, yang terbukti memperluas akses transaksi digital. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain antusiasme masyarakat dan dukungan perangkat desa, sedangkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu, cuaca, dan sarana teknis. Secara keseluruhan, KKN di Desa Serbananti berkontribusi nyata terhadap peningkatan motivasi belajar anak, penguatan religiusitas, serta pemberdayaan ekonomi berbasis digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kota Lubuklinggau. Jurnal Ekonomi KIAT, 33(2), 23–27. https://doi.org/10.25299/kiat.2022.vol34(1).10590

Bank Indonesia. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. Bank Indonnesia.

Chaidir, M., & Yulianti, Grace, R. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Umkm Di Indonesia. Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, Dan Perbankan Syari’ah, 10(1), 104–118. https://doi.org/10.24903/je.v10i1.1217

Desyana Putri, Bahtiar Efendi, Sri Sugiarti, & Ida Harahap. (2023). Peningkatan Kinerja Keuangan Umkm Di Indonesia Melalui Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan. Edunomika, 08(01), 1–10.

Ekawanti, W., Qodariah, Septi Handayani, W., & Sri Wahyuni, E. (2023). Pemanfaatan Qris Dalam Rangka Percepatan Digitalisasi Umkm Pada Kelompok Usaha Di Kecamatan Parung Panjang. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(6), 1049–1055. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i6.262

Kemendikbudristek. (2021). Statistik Pendidikan 2021. Pusat Data Dan Informasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. https://statistik.data.kemdikbud.go.id

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Nata, A. (2021). Pendidikan Islam di era masyarakat digital. Rajawali Pers.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi Revi). Rineka Cipta.

Yanto, H., Prasetiyo, B., Baroroh, N., Hajawiyah, A., & Kardiyem, K. (2024). Optimalisasi Literasi Keuangan Digital Melalui Peningkatan Penggunaan QRIS Pada UMKM. Surya Abdimas, 8(3), 386–394. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i3.4909

Downloads

Published

2026-01-31

Citation Check