(2) Mely Febriani
(3) Amelia Putri Amanda Nst
(4) Sahkira Nabila Utami
*corresponding author
AbstractKulit pisang merupakan limbah organik rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami penjernih air karena mengandung senyawa selulosa, lignin, dan pektin yang mampu mengikat partikel pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kulit pisang dalam meningkatkan kualitas air rumah tangga berdasarkan parameter kejernihan dan pH. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan memanfaatkan serbuk kulit pisang sebagai media filtrasi. Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali menggunakan air keruh sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses filtrasi menggunakan kulit pisang mampu menurunkan tingkat kekeruhan air secara bertahap, ditandai dengan perubahan kondisi visual air menjadi lebih jernih. Selain itu, pengujian pH menggunakan kertas lakmus menunjukkan perubahan pH air dari kondisi sedikit asam (pH < 7) menjadi netral (pH ± 7) setelah proses filtrasi. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit pisang berpotensi digunakan sebagai bahan penjernih awal air rumah tangga yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan, meskipun air hasil filtrasi masih memerlukan pengolahan lanjutan sebelum dikonsumsi. KeywordsKulit Pisang, Penjernih Air Alami, Filtrasi Air, Ph Air, Kualitas Air
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7826 |
Article metrics10.57235/aurelia.v5i1.7826 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdi, C. (2021). Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok sebagai media filtrasi air sumur rumah tangga [Skripsi]. Universitas Lambung Mangkurat.
Adeyemi, O., & Onwudiwe, D. (2018). Efficiency of banana peel adsorbent in household water purification. Journal of Environmental Chemical Engineering, 6(1), 259–267.
Al-Sareji, O. J., Al-Shaibani, A. A., & Al-Jubouri, S. M. (2024). Sustainable banana peel activated carbon for removing pharmaceutical pollutants from water. Environmental Research, 239, 118105.
Amalia, R., & Prasetyo, B. (2021). Efektivitas metode filtrasi sederhana terhadap parameter fisik dan kimia air. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(3), 145–152.
Anwar, J., Shafique, U., Salman, M., Dar, A., & Anwar, S. (2010). Removal of Pb(II) and Cd(II) from water by adsorption on banana peel. Bioresource Technology, 101(6), 1752–1755.
Atma, A. M., & Iskandar, I. (2022). The effect of utilization of activated carbon from rubber seed shells and coagulants from kepok banana peels in well water (pH, TSS, TDS, turbidity). International Journal of Social Science, 2(4), 1937–1948.
Azamzam, A. A., Rafatullah, M., Yahya, E. B., Ahmad, M. I., Lalung, J., Alam, M., & Siddiqui, M. R. (2022). Enhancing the efficiency of banana peel bio-coagulant in turbid and river water treatment applications. Water, 14(16), 2473.
Erwinsyah, E. (2019). Pemanfaatan filter dengan media arang kulit pisang sebagai penjernih air rumah tangga. Jurnal Teknik Lingkungan, Universitas Mulawarman.
Fu, H., et al. (2022). Enhancing the efficiency of banana peel bio-coagulant in turbid and river water treatment applications. Water, 14(16).
Hidayat, T., & Sembiring, D. (2020). Analisis perubahan pH dan kekeruhan air setelah proses filtrasi rumah tangga. Environmental Science Journal, 8(2), 98–107.
Hossain, M. A., Ngo, H. H., Guo, W. S., & Nguyen, T. V. (2013). Biosorption of metals from water using banana peel waste. International Biodeterioration & Biodegradation, 76, 110–117.
Irwansyah, F. S., Susanti, S., & Windayani, N. (2022). Pengolahan air sungai menjadi air layak konsumsi menggunakan kulit pisang raja bulu (Musa paradica). Jurnal Perspektif, 1(1).
IWA Publishing. (2022). Synthesis of activated carbon from banana peels for dye removal. Water Practice & Technology, 17(2), 437–446.
Kurniawati, D., Sari, R., & Hidayat, M. (2023). Utilization of banana peel activated carbon as an adsorbent for heavy metal removal in wastewater. Water, 14(16), 2473.
Mahasiswa/Dosen Universitas Muhammadiyah Palu. (2023). Efektivitas lidah buaya dan kulit pisang kepok sebagai koagulan pada air PDAM Kota Palu. Jurnal RISMADA, 1(1).
Manurung, M. N., Fikri, A., Murwanto, B., & Yushananta, P. (2025). Kinerja beberapa varian kulit pisang jenis lokal terhadap reduksi besi (Fe) dalam air. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(1).
Mokhtar, N. M., Priyatharishini, M., & Kristanti, R. A. (2019). Study on the effectiveness of banana peel coagulant in turbidity reduction of synthetic wastewater. International Journal of Engineering Technology and Sciences, 6(1), 82–90.
Nurhaliza, N. B., Juanda, Hamzani, S., & Khair, A. (2023). Effectiveness of Banana Nangka (Musa paradisiaca Linn) skin as a natural coagulant in reducing turbidity of river water. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 20(1), 83–90.
Nurhayati, S. (2024). Pemanfaatan serbuk kulit pisang sebagai filter alami untuk menjernihkan air sumur rumah tangga. ResearchGate.
Nursyarah, M., Fitria, D., & Daud, S. (n.d.). Penyisihan kadar Fe dan warna pada air gambut secara koagulasi-flokulasi dengan menggunakan biokoagulan kulit pisang kepok (Musa acuminata). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains.
Othman, A., et al. (2024). Effectiveness of banana peels and papaya seeds as alternative coagulants in water treatment. UNIMAS Institutional Repository.
PMCID: PMC8626668. (2023). Activated carbon derived from banana peel for adsorption of heavy metals in water. PubMed Central.
Poniman, L. (2024). Pemanfaatan arang sekam padi dan kulit pisang kepok sebagai adsorben untuk menurunkan COD dan BOD pada air sungai Enim. Jurnal Redoks, 6(2).
Praipipat, P., Chumwangwapee, S., & Chayabutra, S. (2024). High adsorption performance of banana peel for Cd(II) removal from aqueous solution. Scientific Reports, 14(12), 11242.
Priyadi, P., A’yun, Q., Navianti, D., & Sukarjo, S. (2024). Horn banana peel powder biocoagulants in lowering the turbidity of water. Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan, 2(1), 47–57.
Rahman, M., Hasan, N., & Yusuf, A. (2022). Environmental impact of conventional water treatment chemicals: A review. Journal of Environmental Management and Sustainability, 19(2), 101–112.
Rahmawati, N., Zahra, S., & Pramesti, D. (2021). Aktivasi karbon dari kulit pisang dan aplikasinya dalam penjernihan air. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 13(1), 22–30.
Rashid, M., Rahman, M., & Alam, S. (2022). Adsorptive capacity of banana peel for water purification. Journal of Environmental Chemistry, 18(4), 55–62.
Safitri, E., Selviana, S., Amelia, D. S., Anggraini, E., & Velianti, S. H. (2023). Pendampingan pembuatan filtrasi air dari limbah kulit pisang kepok dan penerapan PHBS di Pesantren Hidayatul Muhsinin. Community Empowerment.
SciDev.net. (2023). Banana peel can purify water, say scientists. SciDev.net.
Selviana, S., Kamaran, L., Suwarni, L., & Suharno. (2025). Effectiveness of banana peel ash, zeolite, and clam shells in reducing water turbidity and iron (Fe) concentration. Gema Lingkungan Kesehatan, 23(3), 357–369.
Siregar, D., & Hutapea, R. (2020). Pemanfaatan kulit pisang sebagai adsorben alami untuk menurunkan kekeruhan air rumah tangga. Jurnal Teknik Lingkungan, 9(2), 45–52.
Siregar, Y., & Lestari, P. (2022). Variasi media filtrasi dan pengaruhnya terhadap stabilitas pH dan kejernihan air. Jurnal Teknologi Lingkungan Terapan, 5(1), 3.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Susilawati Susilawati, Mely Febriani, Amelia Putri Amanda Nst, Sahkira Nabila Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





















Download