Analisis Dampak Ketidakharmonisan Keluarga Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SD Swasta RK 3 Pematangsiantar

Authors

  • Tiarma Intan Marpaung Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Yohana Sianturi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Diva Nadeak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Juliana Sipayung Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Wulandari Damanik Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Amanda Dwi Sagita Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Juni Situmorang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Paska Inieta Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7879

Keywords:

Ketidakharmonisan Keluarga, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Sekolah Dasar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan utama yang membentuk perkembangan emosional dan intelektual anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ketidakharmonisan keluarga terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di SD Swasta Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif jenis survei dengan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner ketidakharmonisan keluarga, kuesioner motivasi belajar, dan nilai rata-rata rapor siswa Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Pearson dan Analisis Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara ketidakharmonisan keluarga dan motivasi belajar, serta dampak langsung terhadap penurunan hasil belajar siswa. Ketidakharmonisan keluarga menyebabkan siswa mengalami kecemasan, rendah diri, dan sulit berkonsentrasi, yang berimplikasi pada rendahnya partisipasi aktif dan pencapaian akademik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah melalui layanan bimbingan konseling untuk mendukung siswa dari latar belakang keluarga tidak harmonis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, A., & Supriyono, W. (2013). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Dimyati, & Mudjiono. (2015). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2015). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2013). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Majid, A. (2014). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2017). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Purwanto, N. (2014). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sardiman, A. M. (2016). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Setiawan, D. (2018). Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak. Jakarta: Prenadamedia Group.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugihartono, dkk. (2013). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syah, M. (2014). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Uno, H. B. (2017). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Walgito, B. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Winkel, W. S. (2012). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

Yusuf, S. (2014). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zuldafrial. (2012). Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Media Perkasa.

Downloads

Published

2026-01-31

Citation Check