Pola Komunikasi Interpersonal Pendeta Dengan Jemaat Pemuda (Studi Kasus Gereja Bethel Indonesia Villa Citra Bandar Lampung)
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7920Keywords:
Komunikasi Interpersonal, Pendeta, Jemaat Pemuda, Gereja Bethel IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal antara Pendeta dengan jemaat pemuda di GBI Villa Citra Bandar Lampung. Hasil pra-survei yang dilakukan di lingkungan Gereja Bethel Indonesia Jemaat “Villa Citra” Bandar Lampung memberikan gambaran awal mengenai dinamika interaksi antara pendeta dan jemaat muda, termasuk frekuensi komunikasi, bentuk penyampaian pesan, serta respons yang diterima dari jemaat pemuda. Hasil pra-survei menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif antara pendeta dan jemaat pemuda masih menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya keterlibatan aktif dari jemaat, perbedaan gaya komunikasi, dan variasi dalam pemahaman pesan yang disampaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui panduan wawancara mendalam yang melibatkan pendeta, guru pendamping, serta orang tua jemaat pemuda. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan proses konseling antara pendeta dan jemaat pemuda di GBI Villa Citra Bandar Lampung membahas berbagai topik yang berkaitan dengan pergumulan pribadi, kehidupan rohani, relasi sosial, serta perencanaan masa depan, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan pelayanan gerejawi. Masalah yang paling sering diungkapkan pemuda meliputi persoalan relasi, tekanan emosional, kebingungan dalam mengambil keputusan hidup, konflik nilai antara iman dan realitas sosial, serta tantangan menjaga komitmen rohani. Komunikasi dalam konseling berlangsung secara dialogis, empatik, dan persuasif dengan pendekatan terbuka dan tidak menghakimi, sehingga pemuda merasa nyaman untuk terbuka. Pola komunikasi interpersonal yang terjalin bersifat personal, dekat, dan berbasis kepercayaan, mencerminkan hubungan pastoral yang hangat dan mendukung efektivitas konseling dalam pembinaan iman dan karakter pemuda.
Downloads
References
Alpasa. (2022). Pemanfaatan teknologi dalam pelayanan konseling pastoral. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 55–68. https://journals.indexcopernicus.com/api/file/viewByFileId/1933718
Ardianto, E. (2021). Komunikasi massa: Suatu pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Arifin. (2021). Analisis Dampak Media Sosial dalam Komunikasi interpersonal. Jurnal Mukasi, 4(1), 1–10.
Braun & Clarke. (2020). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Bungin. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Cangara, H. (2021). Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Creswell. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. New York: Sage Publications.
DeVito. (2020). Komunikasi Antar Manusia. Jakarta: Profesional Books.
Evadianti. (2022). Perilaku komunikasi pendeta dalam meningkatkan motivasi jemaat remaja. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 10(3), 101–115. https://media.neliti.com/media/publications/569300-perilaku-komunikasi-pendeta-guna-meningk-2a21979e.pdf
Evadianti. (2022). Perilaku komunikasi pendeta guna meningkatkan motivasi remaja untuk beribadah. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan, 5(2), 45–56.
Junnaidin dan Hartono. (2020). Pola Komunikasi interpersonal Orang Tua terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 123–130.
Khairunnisa, Amanda, Fakhira, Radia dan Febrianto. (2023). Analisis Pola Komunikasi interpersonal dalam Proses Belajar Mengajar Menggunakan Hukum Prinsip REACH. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 10(1), 45–52.
Lantaa, Tataung, Makagansa dan Rawis. (2025). Pastoral konseling sebagai sarana komunikasi efektif dalam pelayanan jemaat. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 1(3), 47–60.
Miranda dan Supratman. (2021). Penerapan komunikasi asertif pendeta pada jemaat Gereja Kristen Pasundan Sumedang. Jurnal Komunikasi dan Teologi, 5(3), 89–101.
Mulyana, D. (2022). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Novalis, Santoso dan Lestari. (2019). Peran konseling pastoral dalam pembentukan karakter remaja gereja. Jurnal Diegesis, 12(2), 45–60. https://sttbi.ac.id/journal/index.php/diegesis/article/download/171/90
Nurudin. (2020). Teori komunikasi massa. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ramadhani dan Retnowati. (2023). Pendekatan sensitif konteks remaja dalam konseling pastoral. Fidei Journal, 8(1), 77–90. https://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/download/554/pdf
Septiyaningrum dan Listyaningsih. (2020). Analisis Pola Komunikasi interpersonal Pemimpin dalam Mengatasi Hambatan Komunikasi. Jurnal Dinamika Ilmu, 20(1), 1–10.
Siahaan. (2024). Komunikasi interpersonal pendeta dengan calon pasangan dalam konseling pranikah di HKBP Ancol Podomoro. Jurnal Ilmu Komunikasi Kristen, 10(2), 67–78.
Simanjuntak. (2019). Hubungan antara komunikasi interpersonal pendeta dan fungsi kepemimpinan dalam pelayanan jemaat. Jurnal Psikologi Indonesia, 8(5), 123–135.
Sinambela. (2019). Komunikasi interpersonal pendeta dengan jemaat dalam pelayanan pastoral. Repositori Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/bitstream/123456789/13660/2/171804093%20-%20Swandi%20Sinambela%20-%20Fulltext.pdf
Sinambela. (2019). Pengaruh komunikasi interpersonal pendeta dan pelayanan konseling terhadap kepuasan religi jemaat di HKBP Karya Pembangunan. Jurnal Teologi Amreta, 3(2), 45–56.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutopo. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Aplikasinya. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Wijayanto. (2025). Pola Komunikasi interpersonal pada Masyarakat Pedesaan. Jurnal Sosial dan Teknologi, 5(3), 664–671.
Yuliarti, M. S., Pratama, R., & Lestari, N. (2025). Storytelling of Indonesia tourism marketing in social media. Yogyakarta: Deepublish.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










