Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsbility, Dewan Direksi, dan Risiko Bisnis Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Kasus Perusahan Sektor Energi Periode 2022 – 2024)

(1) * Priesca Ramadhanty Fachri Mail (Universitas Trisakti, Indonesia)
(2) Risa Nurmala Dewi Mail (Universitas Trisakti, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Dewan Direksi, dan risiko bisnis terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pengujian hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR dan Dewan Direksi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan risiko bisnis berpengaruh negatif. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan tanggung jawab sosial, efektivitas dewan, dan manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan sektor energi.


Keywords


CSR, Dewan Direksi, Risiko Bisnis, Kinerja Keuangan

   

DOI

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7965
      

Article metrics

10.57235/aurelia.v5i1.7965 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Carroll, A. B. (1999). Corporate social responsibility: Evolution of a definitional construct. Business & Society, 38(3), 268–295. https://doi.org/10.1177/000765039903800303

Deegan, C. (2002). The legitimising effect of social and environmental disclosures: A theoretical foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15(3), 282–311. https://doi.org/10.1108/09513570210435852

Dhaliwal, D. S., Li, O. Z., Tsang, A., & Yang, Y. G. (2011). Voluntary nonfinancial disclosure and the cost of equity capital: The initiation of corporate social responsibility reporting. The Accounting Review, 86(1), 59–100. https://doi.org/10.2308/accr.00000005

Eisenhardt, K. M. (1989). Agency theory: An assessment and review. Academy of Management Review, 14(1), 57–74. https://doi.org/10.5465/amr.1989.4279003

Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Capstone.

Fama, E. F., & Jensen, M. C. (1983). Separation of ownership and control. Journal of Law and Economics, 26(2), 301–325. https://doi.org/10.1086/467037

Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman.

Hery. (2020). Manajemen risiko bisnis. PT Grasindo.

Hery. (2021). Analisis laporan keuangan. PT Grasindo.

Hidayat, R., & Rahmawati, E. (2022). Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 26(1), 1–15.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Kasmir. (2018). Analisis laporan keuangan (Edisi revisi). PT Rajagrafindo Persada.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja sektor energi nasional. Kementerian ESDM.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Pedoman tata kelola perusahaan terbuka. OJK Republik Indonesia.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Priesca Ramadhanty Fachri, Risa Nurmala Dewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.