Perubahan Tradisi Mangupa-Upa: Budaya Batak Toba di Desa Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7983Keywords:
Tradisi, Mangupa-upa, Perubahan, Faktor, Sialang BaruAbstract
Penelitian ini membahas tentang "Perubahan Tradisi Mangupa-upa: Budaya Batak Toba Di Desa Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau". Mangupa-upa adalah sebuah tradisi masyarakat Batak Toba yang berarti untuk memberkati. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana bentuk perubahan dalam pelaksanaan tradisi Mangupa-upa yang dahulu dengan yang sekarang dan faktor apa yang melatarbelakangi terjadinya perubahan pada tradisi Mangupa-upa pada masyarakat Batak Toba di Desa Sialang Baru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perubahan dari J.L Gillin dan J.P Gillin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah tradisi Mangupa-upa dalam masyarakat Batak Toba di Desa Sialang Baru, mengalami perubahan pelaksanaan. Temuan pertama pada penelitian ini adalah Mangupa-upa tidak lagi dipraktikkan sebagai bentuk pemulihan tondi, melainkan sebagai bentuk ucapan syukur, pemberian pasu-pasu (berkat), dan poda (nasihat). Selain itu terdapat juga pergeseran peran hula-hula kepada orang tua atau keluarga terdekat, penyederhanaan penggunaan benda-benda adat seperti ulos, dekke simudur-udur (ikan mas arsik), boras sipir ni tondi, saek sitio-tio, dan tikar pandan, serta fleksibilitas waktu pelaksanaan yang tidak lagi berpatokan pada panakok mata ni ari (saat mata hari akan naik). Temuan kedua yaitu faktor penyebab terjadinya perubahan pada tradisi Mangupa-upa, pada masyarakat Batak Toba yang berada di Desa Sialang Baru, faktor penyebab terjadinya perubahan tersebut karena migrasi, perubahan benda material, dan difusi akibat lingkungan masyarakat yang majemuk di Desa Sialang Baru.
Downloads
References
Astuti, S. (2019). Eksplorasi etnomatematika kain ulos batak toba untuk mengungkap nilai filosofi konsep matematika. Jurnal MathEducation Nusantara, 2(1), 45-50.
Azmi, C. (2023). Ikan mas arsik sebagai makanan upacara adat khas Batak Toba Sumatra Utara. Jurnal Ilmiah Pariwisata Imelda (JIPSI), 1(02), 09-15.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id
Butarbutar, F. (2022, 31 Maret). Manuk Na Niatur. Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang, Binus University. Diakses dari https://student-activity.binus.ac.id/himja/2022/03/manuk-na-niatur/
Febriana, I., Siringo-Ringo, A. N. G., & Nurlette, R. V. (2023). Perkembangan Tradisi Lisan Mangupa Di Kalangan Masyarakat Sumatera Utara. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(1), 78-86.
Goa, L. (2017). Perubahan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. SAPA: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 2(2), 53-67.
Handayani, D. L. (2024). Makna Simbolik Tradisi Mangupa-upa Masyarakat Mandailing Desa Sukaramai Kec Tapung Hulu Bab Kampar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Kasim Riau)
Koentjaraningrat. 2005 Pengantar Antropologi. PT Rineka Cipta. Jakarta.
Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Kaya. Bandung.
Pemerintah Desa Sialang Baru. 2023. Data Monografi Desa Sialang Baru Tahun 2023.
Pradoko, A. S. (2015). Semiotika guna penelitian objek kebudayaan material seni. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 13(2), 1-20.
Rebecca Trixiandriana. (2018, 5 Agustus). Manuk Na Niatur (Ayam yang Disusun) Makanan Khas Orang Batak. Budaya Indonesia. Diakses dari https://budaya-indonesia.org/Manuk-Na-Niatur
Simaremare, P. (2025). A The Meaning Of Ikan Mas Arsik In Batak Toba Culture: MAKNA IKAS MAS ARSIK DALAM BUDAYA BATAK TOBA. Jurnal Gastronomi Indonesia, 13(2), 62-77.
Sinambela, IRY, Harahap, R., & Wuriyani, EP (2022). Analisis Semiotika Pada Simbol Upacara Mangupa Sebagai Tradisi Batak Toba. JOEL: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa , 1 (10), 1487-1494.
Siregar, R. L., Harahap, R., & Wuriyani, E. P. (2022). Analisis Semiotik Upa-upa dalam Tradisi Lisan Manyonggot–Nyonggoti di Tapanuli Selatan. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 2(1), 113-118.
Siregar, S. Y. (2024). Mangupa-upa Sebagai Sarana Untuk Membrikan Ungkapan Doa, Syukur, dan Harapan dalam Tradisi Masyarakat Batak Angkola di Kec. Padang Bolak. Kab. Padang Lawas Utara. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(2), 74-88.
Sitompul, R. (2020). Implementasi Undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dalam Pemberian Dekke Simudur Udur Erat pada Masyarat Batak Toba. Jurnal Mercatoria , 13 (1), 46-61.
Soekanto, Soerjono. 2019 Sosiologi suatu penganta. Rajawali Pers. Jakarta.
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Takari, M. (2009, April). Ulos Dan Sejenisnya Dalam Budaya Batak Di Sumatera Utara: Makna, Fungsi, Dan Teknologi. In Makalah pada Seminar Antarabangsa Tenunan Nusantara, di Kuantan, Pahang, Malaysia. Pengajian Media, Fakulti Sastera dan Sains Sosial, Universiti Malaya, Pensyarah Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










