Konstruksi Rasial Masyarakat Indonesia pada Masa Kolonial
Keywords:
Konstruksi Rasial, Masyarakat Kolonial, Stratifikasi Rasial, Identitas Kebudayaan, Ketegangan RasialAbstract
Artikel ini mengkaji struktur rasial yang berlaku dalam masyarakat kolonial Hindia Belanda, dengan fokus pada hubungan antara kelompok Eropa, pribumi, dan kelompok Timur Asing. Kajian ini menunjukkan bagaimana pemerintah kolonial Belanda secara sistematis membentuk hierarki sosial berbasis ras yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan masyarakat Indonesia pada masa kolonial. Dalam struktur ini, orang-orang Eropa menduduki peringkat atas, sementara penduduk asli dan pendatang asing seperti orang Tionghoa, Arab, dan India ditempatkan di kelas yang lebih rendah dengan peran dan hak yang sangat berbeda. Kebijakan hukum, ekonomi, dan sosial yang berasal dari struktur rasial ini tidak hanya memperkuat pemerintahan kolonial tetapi juga mengakibatkan kesenjangan sosial yang berkelanjutan dalam akses terhadap pendidikan, sumber daya, dan peluang ekonomi. Dalam penulisan artikel ini, sumber yang digunakan mencakup arsip, buku, dan teks sejarah dari masa kolonial, serta analisis karya sastra klasik Indonesia yang mencerminkan dinamika sosial dan rasial. Pendekatan kualitatif dengan pendekatan historis dan sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis bagaimana pembentukan identitas rasial memperkuat perpecahan sosial dan menciptakan ketegangan rasial yang bertahan hingga saat ini. Penelitian ini mengungkap dampak jangka panjang stratifikasi rasial di bawah kolonialisme terhadap struktur masyarakat Indonesia pasca-kolonial dan pentingnya pemahaman akan sejarah ini dalam konteks sosial dan budaya saat ini.
References
Aditya, F., Pratama, R. S., Siagian, S. Z., Daely, V. G., & Yunita, S. (2024). Pengaruh Kolonialisme terhadap Struktur Sosial dan Ekonomi Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 24402-24407.
Baay, R. (2010). Nyai dan Pergundikan di Hindia Belanda . Depok: Komunitas Bambu .
Carey, P., & Noor, F. A. (2022). Ras, kuasa, dan kekerasan kolonial di Hindia Belanda. Kepustakaan Populer Gramedia.
Dimas, M. d. (2022). Kesenjangan sosial dan diskriminasi penduduk campuran (Mestizoz) di Hindia Belanda dalam kurun abad 18-19. Journal of Indonesian History and Education , 160-171.
Laksono, P. (2017). Rasialisme media: Telaah kritis media massa di indonesia. DIMENSI-Journal of Sociology, 10(1).
Lubis, M. N., Jannah, N., & Prastami, Y. (2023). Perkembangan Sosial Masyarakat Pada Masa Penjajahan. Faidatuna, 4(2), 175-188.
Musliati, M., Aulia, C., & Erwinsyah, E. (2023). Perkembangan Sosial Masyarakat Pada Masa Penjajahan. Jurnal Tips Jurnal Riset, Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(2), 104-116.
Nasution, T. (2023). Perkembangan Sosial Masyarakat Pada Masa Penjajahan. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 28-34.
Nuralia, L. (2017). Struktur Sosial pada Rumah Pejabat Tinggi Perkebunan Zaman Hindia Belanda di Jawa Bagian Barat. Kapata Arkeologi, 13(1), 1-20.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.