(2) T Heru Nurgiansah
*corresponding author
AbstractDi tengah krisis kepercayaan pada institusi politik formal dan maraknya populisme digital, gaya kepemimpinan populis menjadi alternatif yang menarik perhatian publik. Artikel ini bertujuan menganalisis gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai sebuah wujud praktik Pancasila di era kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengolah data primer dari konten kanal YouTube "KANG DEDI MULYADI CHANNEL" dan data sekunder berupa studi literatur serta data survei. Temuan utama menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi secara efektif mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, melalui narasi dan aksi populis yang menyentuh langsung masyarakat marjinal. Gaya kepemimpinannya yang membumi, komunikatif, dan memanfaatkan media digital terbukti menjadi model yang efektif dalam membumikan Pancasila. Namun, model ini berisiko menciptakan kultus individu yang berpotensi mengesampingkan peran institusi demokrasi formal. KeywordsDedi Mulyadi, Kepemimpinan Populis, Pancasila Kontemporer, Populisme Digital
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jalu.v1i2.7047 |
Article metrics10.57235/jalu.v1i2.7047 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Fahrudin, A., Lisnarini, N., & Dewi, G. K. (2025). Populisme Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Studi Analisis Sentimen). Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1).
Indikator Politik Indonesia. (2025). Tingkat Kepercayaan Publik atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi.
Malekha, N. N., & Yulyana, E. (2025). Gaya Kepemimpinan dan Efektivitas Pemerintahan Daerah: Studi Komparatif Dedi Mulyadi dan Tri Rismaharini. 22(2).
Mudde, C. (with Internet Archive). (2017). Populism: A very short introduction. New York, NY : Oxford University Press. http://archive.org/details/populismveryshor0000mudd
Nadzir, I. (2022). Performative Politics and Digital Populism in Indonesia. Jurnal Penelitian Politik, 19(2), 73. https://doi.org/10.14203/jpp.v19i2.1131
Nur Budiman, B., Dewi Safitri, B., Rizki Putriga, B., & Julietta Imanuella Wicaksono, V. (2022). Populisme: Konsekuensi dari Stagnasi Politik dan Demokrasi di Indonesia. Jurnal PolGov, 4(1), 211–243. https://doi.org/10.22146/polgov.v4i1.3916
Syaidah, A., Ramayanti, A., Azuri, R., Hanoselina, Y., & Syafril, R. (2025). Menguak Tabir Kepemimpinan Dedi Mulyadi: Jawa Barat Menuju Perubahan Masif. 6.
We Are Social. (2025). Digital 2025 Indonesia: The Essential Guide to Digital Trends.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Ken Ken Kusumah Ramadhan, T Heru Nurgiansah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
















Download