Upaya Pemerintah Desa dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Desa Seleman Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci

Anggun Suhaira(1), Nilda Elfemi(2), Yenita Yatim(3),


(1) Universitas PGRI Sumatera Barat
(2) Universitas PGRI Sumatera Barat
(3) Universitas PGRI Sumatera Barat
Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Banyaknya masalah kenakalan remaja yang terjadi, menyebabkan masyarakat merasa risih,dalam hal ini tentu perlu adanya upaya untuk menanggulangi segala bentuk kenakalan remaja. Salah satu lembaga yang berperan dalam menanggulangi kenakalan yang terjadi adalah pemerintah desa. Karena merupakan unit terdepan dalam pelayanan terhadam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan pemerintah desa seleman dalam menangulangi kenakalan remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Struktural Fungsional yang dikemukakan oleh Talcot Parson. Penelitian dilakukan di Seleman, Kec. Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskripstif. Penarikan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen.analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa Upaya pemerintah desa dalam menannggulangi kenakalan remaja di Desa Seleman yaitu adanya kerjasama pemerintah desa dengan karantaruna untuk menyiapkan fasilitas remaja untuk berolahraga seperti menyeidiakan lapangan bola voly, bola kaki, gedung untuk main bulu tangkis,dan menyediakan pengajian. Sehingga kenalan remaja tidak terjadi, karena sudah ada aktifitas yang dilakukan remaja seperti main voly maupun bola kaki disore hari, untuk malam haripun ada group pengajian

Kata Kunci: Upaya, Pemerintah Desa, Kenakalan Remaja.

 

Abstract

The number of juvenile delinquency problems that occur, causes people to feel uncomfortable, in this case of course it is necessary to make efforts to overcome all forms of juvenile delinquency. One of the institutions that play a role in overcoming delinquency that occurs is the village government. Because it is a leading unit in public service. The purpose of this study was to describe the efforts made by the Seleman village government in dealing with juvenile delinquency. The theory used in this research is the Structural Functional theory proposed by Talcot Parson. The research was conducted in Seleman, Kec. Kerinci Lake, Kerinci Regency. This study uses qualitative research methods with descriptive research type. The withdrawal of informants was carried out by purposive sampling technique. The data collection method in this study began with observation, in-depth interviews, and document studies. Data analysis was carried out in several stages, namely, data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there were several village government efforts in dealing with juvenile delinquency in Seleman Village, namely the cooperation between the village government and the cadets to prepare youth facilities for sports such as providing volleyball courts, soccer balls, buildings to play badminton, and providing recitations. So that teenage acquaintances do not occur, because there are already activities carried out by teenagers such as playing volleyball or football in the afternoon, for the evening there is also a recitation group

Keywords: Efforts, Village Government, Juvenile Delinquency


Keywords


Efforts, Village Government, Juvenile Delinquency

References


DAFTAR PUSTAKA

Ali, M dan M, Asrori. 2012. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta:Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

B. Matthew Miles dan Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UIP.

Kartono, K. 1986. Patologi Sosial: Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali.

Lexy J. Moleong, Tjung Surjaman. 1989. Metode Penelitian Kualitatif.

Ritzer Goerge. 2012. Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sarwono, S. 2016. Psikologi Remaja. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Willis. 2012. Remaja dan Masalahnya. Bandug : Alfabeta


Full Text: PDF (41-46)

Article Metrics

Abstract View : 790 times
PDF (41-46) Download : 1247 times

DOI: 10.57235/jetish.v1i1.36

DOI (PDF (41-46)): https://doi.org/10.57235/jetish.v1i1.36.g40

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health