Pengaruh Simulasi Penyelamatan Diri Saat Kebakaran terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SMP: Desain Pretest–Posttest
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i1.7829Keywords:
Simulasi Kebakaran, Kesiapsiagaan, Pengetahuan, Evakuasi, Pretest–PosttestAbstract
Kebakaran merupakan salah satu bencana non-alam yang berpotensi mengancam keselamatan warga sekolah, namun sebagian besar sekolah belum memiliki program simulasi evakuasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi dan simulasi penyelamatan diri terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SMP Al-Farabi. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen One Group Pretest–Posttest dengan sampel 37 siswa yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner pengetahuan, kuesioner kesiapsiagaan, serta lembar observasi pelaksanaan simulasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji McNemar. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dari 35,1% siswa yang memahami prosedur penyelamatan diri pada pre-test menjadi 91,9% pada post-test (p < 0,001). Sikap dan kesiapsiagaan juga meningkat, dari 70,3% siswa yang menyatakan siap pada pre-test menjadi 100% setelah intervensi. Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi dan simulasi berbasis pengalaman langsung efektif meningkatkan kemampuan kognitif dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi kebakaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi program simulasi kebakaran secara berkala di sekolah untuk memperkuat budaya sadar bencana dan meminimalkan risiko saat keadaan darurat.
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2021). Panduan Kesiapsiagaan Bencana Sekolah. BNPB Indonesia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2022). Data Kejadian Kebakaran di Indonesia Tahun 2022. BNPB Indonesia. https://bnpb.go.id
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
Pahlawan Journal. (2021). Urgensi pembelajaran mitigasi bencana terhadap kesiapsiagaan peserta didik sekolah dasar. Pahlawan Journal of Education and Disaster Studies, 3(1), 12–22.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran.
Rahmawati, D. (2021). Edukasi mitigasi bencana sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan siswa terhadap kebakaran sekolah. Jurnal Pendidikan dan Mitigasi Bencana, 2(1), 45–52.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.
Sari, N. (2020). Pengaruh simulasi penatalaksanaan bencana kebakaran terhadap kesiapsiagaan siswa di SMK Muhammadiyah 2 Bantul. Jurnal Mitigasi Bencana Sekolah, 4(2), 101–110.
UNESCO. (2017). Comprehensive School Safety Framework: Reducing Risks through Education. UNESCO.
Utami, L. (2022). Efektivitas simulasi evakuasi bencana terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tanggap Bencana, 5(1), 33–41.
Wibowo, A. (2019). Analisis kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bahaya kebakaran di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 210–218.










