Pengaruh Penekanan Balas Budi Anak Dengan Terjadinya Sandwich Generation
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8422Abstract
Perubahan struktur demografi di Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia berdampak pada meningkatnya beban generasi usia produktif. Kondisi ini memunculkan fenomena sandwich generation, yaitu individu yang memiliki tanggung jawab terhadap lebih dari satu generasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penekanan nilai balas budi anak kepada orang tua terhadap terjadinya fenomena sandwich generation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Subjek penelitian adalah 66 individu usia produktif di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji normalitas serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat pengaruh signifikan antara penekanan nilai balas budi anak dengan fenomena sandwich generation (sig. 0,000 < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,825 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penekanan nilai balas budi dalam keluarga, maka semakin besar kecenderungan individu untuk mengalami peran sebagai sandwich generation.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Silvia Mariah Handayani, Sitti Subaedah, Putri Ramadhani Lubis, Nurul Rahmadilah, Desi Wulan Dari, Dhieta Naiya A Pasaribu, Stevhani Carolina Hutauruk, Sisilia Brigita Siahaan, Pebi Watina Manalu, Ikhwanu Sopia Nasution, Lira Firna Panggabean, Grecia Angelika Nainggolan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










