Produksi Bibit Durian (Durio Zibethinus L.) Dengan Metode Sambung Pucuk di UPTD Benih Induk Hortikultura Gedung Johor Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8430Keywords:
Durian, Sambung Pucuk, Perbanyakan Vegetatif, Produksi Bibit, HortikulturaAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Benih Induk Hortikultura Gedung Johor, Provinsi Sumatera Utara, dengan tujuan untuk menganalisis proses produksi bibit durian (Durio zibethinus L.) melalui metode sambung pucuk, mengkaji tahapan pelaksanaannya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat keberhasilan teknik tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui praktik kerja lapangan yang meliputi observasi, partisipasi aktif, dan pendampingan teknis oleh pembimbing lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sambung pucuk merupakan metode perbanyakan vegetatif yang efektif dalam menghasilkan bibit durian unggul karena mampu mempertahankan sifat genetik tanaman induk serta mempercepat masa berbuah. Proses produksi bibit dilakukan melalui tahapan sistematis, yaitu persiapan batang bawah dari hasil persemaian biji, pemilihan entres dari tanaman induk yang sehat dan produktif, proses penyambungan dengan memperhatikan kesesuaian kambium, pengikatan sambungan, serta perawatan pasca sambung melalui penyungkupan untuk menjaga kelembapan dan stabilitas lingkungan. Keberhasilan sambung pucuk ditandai dengan terbentuknya hubungan jaringan yang baik antara batang bawah dan entres serta munculnya tunas baru. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan meliputi kualitas bahan tanam, ketepatan teknik penyambungan, penanganan entres sebelum penyambungan, serta kondisi lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Dengan demikian, teknik sambung pucuk memiliki peranan penting dalam mendukung penyediaan bibit durian berkualitas tinggi, namun memerlukan ketelitian, keterampilan, dan pengelolaan lingkungan yang optimal.
Downloads
References
Daniata. (2020). Awet Muda Dengan Durian dan Buah-Buahan Khas Nusantara. Yogyakarta: Grafindo Litera Media.
Hasanah, U., Patriani, P., & Gusmayanti, E. (2019). Uji beberapa macam teknik sambung pucuk terhadap keberhasilan sambungan bibit durian (Durio zibethinus L.). Jurnal Sains Pertanian Equator, 8(3), 1–8.
Liwanza, N., Sari, M., & Yusuf, M. (2019). Keberhasilan sambung pucuk durian (Durio zibethinus L.) akibat perlakuan cara dan lama penyimpanan batang atas. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 16(2), 101–108.
Mardudi.,Selviyanty,E.,Suardi,A.B.(2021). Durian Variety (Durio zibethinus L.) In Kota Bahagia District, South Aceh, Indonesia. Jurnal Biologi Tropis. 21(1). 42-51.
Saputra, N., Syafrinal, & Putra, R. (2019). Pengaruh umur pohon entres terhadap persentase keberhasilan sambung pucuk durian. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 6(1), 1–10.
Zainal, Z. A., & Mundjanah, M. (2023). A Techniques Of Durian (Durio Zibethinus L.) Propagation Vegetative: Teknik Perbanyakan Tanaman Durian (Durio Zibethinus L.) Secara Vegetatif. Median: Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 15(1), 19-26.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Agnes Banjarnahor, Christnamy Ayu Pertiwi Sihole, Desi Kristina Hutagalung, Lastria Oktaviana Simbolon, Linda Lestari Sianipar, Sulvin Kurnia Gulo, Aswarina Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










