Konsistensi Nilai Kemanusiaan dalam Kebijakan Impor Beras melalui Permendag 2018-2025 Perspektif Undang-Undang Pangan
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8434Keywords:
Kebijakan Impor Beras, Nilai Kemanusiaan, Ketahanan Pangan, Undang-Undang PanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi nilai kemanusiaan dalam kebijakan impor beras yang diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) periode 2018-2025 dalam perspektif Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi perpustakaan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kebijakan impor beras bersifat fluktuatif dan disesuaikan dengan kondisi produksi domestik dan kebutuhan konsumsi nasional. Kebijakan ini mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, namun berdampak pada penurunan kesejahteraan petani akibat tekanan harga beras domestik. Dalam perspektif Undang-Undang Pangan, kebijakan ini mencerminkan nilai kemanusiaan secara parsial, karena lebih melindungi konsumen dibandingkan produsen. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang telah seimbang guna mendukung ketahanan pangan yang guna mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Downloads
References
Ardani, M. N. (2020). Alih fungsi lahan pertanian ditinjau dari penyelenggaraan pangan (Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan). Law, Development & Justice Review, 3(2), 257–274.
Ariska, F. M., & Qurniawan, B. (2021). Perkembangan impor beras di Indonesia. Jurnal Agrimals, 1(1), 27–34.
Dawe, D. (Ed.). (2010). The rice crisis: Markets, policies and food security. Earthscan.
Dawe, D., Jaffe, S., & Santos, N. (2014). Rice in the shadow of skyscrapers: Policy choices in a dynamic East and Southeast Asian setting. World Bank.
Hadi, A., Rusli, B., & Alexandri, M. B. (2019). Dampak undang-undang nomor 12 tentang pangan terhadap ketahanan pangan Indonesia. Responsive, 2(4), 173–181.
Juliashar, F., Tatimah, K., Abiyyah, N. A. S., & Wikansari, R. (2024). Pengaruh impor beras asal Thailand dan Vietnam terhadap kestabilan harga beras di Indonesia. Agroradix, 7(2), 1–11.
Khudori. (2019). Kaji ulang kebijakan perberasan. Pangan, 28(3), 57–72.
Kurniawan, F. A. A., Ramdhani, I., & Fitrie, R. A. (2024). Analisis pengambilan keputusan kebijakan impor beras dalam konteks pemenuhan pangan nasional di Indonesia. Indonesian Journal of Public Administration Review, 1(2), 1–15.
Kusumah, F. P. (2019). Ekonomi politik dalam kebijakan impor beras: membaca arah kebijakan pemerintah 2014-2019. POLITIKA: Jurnal Ilmu Politik, 10(2), 137–162. https://doi.org/10.14710/politika.10.2.2019.137-162
Kusumastuti, A. I., Indriani, S. A., & Febriyani, T. (2024). Dampak maraknya impor beras di Indonesia dalam 5 tahun terakhir terhadap kesejahteraan petani padi. Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional (JINTAN), 5431(1), 78–88.
Lukman, A. S., & Kusnandar, F. (2015). Keamanan pangan untuk semua. Jurnal Mutu Pangan, 2(2), 152–156.
Malian, A. H. (2003). Kebijakan perdagangan internasional komoditas pertanian indonesia. Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian, 2(70), 135–156.
Mubarok, S., & Anjani, D. A. R. (2025). Dampak impor beras terhadap ketahanan ppangan dan petani lokal di Indonesia. Cemara, 22(1), 33–41.
Paipan, S., & Abrar, M. (2020). Analisis kondisi ketergantungan impor beras di indonesia. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 6(September), 212–222.
Rahayu, S. E., & Febriaty, H. (2019). Analisis perkembangan produksi beras dan impor beras di Indonesia. Proseding Seminar Nasional Kewirausahaan, 1(1), 219–226.
Rizki, A. (2025). Analisis pengaruh kebijakan impor beras terhadap permintaan dalam negeri. Jurnal Ilmiah Ekonomi D an Manajemen, 3(2), 73–83.
Ruvananda, A. R., & Taufiq, M. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor beras di Indonesia. KINERJA: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 19(2), 195–204. https://doi.org/10.29264/jkin.v19i2.10924
Sawit, M. H. (2006). Indonesia dalam tatanan perubahan perdagangan beras duni. Pangan, 47(15), 16–23.
Timmer, C. P. (2004). Food security in Indonesia: Current challenges and the long-run outlook.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan (2012).
Wibawa, N. C., Ardini, H., Hermawati, G., Firdausa, R. N., Anggoro, K. B., & Wikansari, R. (2023). Analisis impor beras di Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhi impor beras. Jurnal Economina, 2(2), 574–585.
Yunitasari, D. (2025). Dampak dan tantangan penghentian impor beras melalui akselerasi swasembada pangan nasional. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis, 1(2), 30–42.
Yusuf, M. A., Sundari, S., Purwanto, I. D., & Kurnia, R. R. (2024). Rice production, policies, and their implications on food security Indonesia-Thailand perspective. Jurbal Multidisiplin Madani (MUDIMA), 4(1), 174–179.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nefya Oksarifa, Putri Khoirun Nisa, Najwa Adliah, Mira Purnama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










