Pelaksanaan Service Learning pada Program We Do Care Dalam Memperkuat Sikap Empati Siswa

Authors

  • Susan Nurlaelasari Universitas Pendidikan Indonesia
  • Leni Anggraeni Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Sri Wahyuni Tanshzil Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8436

Keywords:

Service Learning, Strategi Pembelajaran, Empati, Karakter Kewarganegaraan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan service learning pada program we do care serta menganalisis strategi penerapannya dalam memperkuat sikap empati siswa di SMP Mutiara Bunda Bandung. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kepedulian dan empati siswa yang ditunjukan melalui sikap acuh terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekolah. Service learning dipandang sebagai pendekatan pembelajaran yang relevan karena mengintegrasikan kegiatan pelayanan sosial dengan tujuan pembelajaran melalui refleksi terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SMP Mutiara Bunda Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan service learning pada program we do care dilaksanakan melalui 3 tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan tahap refleksi serta evaluasi yang menjadi unsur kunci dalam memperkuat sikap empati siswa karena mengaitkan pengalaman siswa dengan nilai-nilai kewarganegaraan seperti tanggung jawab sosial, empati, solidaritas, dan partisipasi sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andayani, T. R., Studi, P., Fakultas, P., Sebelas, U., & Surakarta, M. (2016). Studi Meta-analisis: Empati dan Bullying. Buletin Psikologi, 20(1–2).

Anggraeni, L. (2016). Transformasi Nilai Kesukarelaan sebagai Basis Political Engagement melalui Service Learning Di Universitas Pendidikan Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Anggraeni, L., & Rahmafitria, F. (2019). The model of tourism village-based service learning: A strategy of regional tourism potential development. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 259, 125–128. https://doi.org/10.2991/isot-18.2019.27

Arisanti, D. A. K. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka Dan Platform Merdeka Belajar Untuk Mewujudkan Pendidikan Yang Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(02). https://doi.org/10.25078/jpm.v8i02.1386

Astuti, F. T. (2014). Hubungan Antara Empati Dengan Kecenderungan Perilaku Bullying Pada Siswa SMP. Naskah Publikasi.

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (1995). A service-learning curriculum for faculty. Michigan. Journal of Community Service Learning, 2(1), 112–122.

Cahyono, Y. B. (2016). Persepsi Tentang Metode Service Learning, Konsep Diri dan Perilaku Prososial Mahasiswa. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 5(02). https://doi.org/10.30996/persona.v5i02.727

Castle, C., Leicht, A., & Ruprecht, L. (2016). UNESCO’s pedagogical guidance on Global Citizenship Education: Topics and learning objectives. Curriculum Perspectives, 36(2).

Eyler, J., & Giles, D. E. (1999). Where’s the learning in service-learning? San Francisco: Jossey-Bass, hlm. 3–7.

Hoffman, M. L. (2000). Empathy and moral development: Implications for caring and justice. Cambridge: Cambridge University Press.

Kimonis, E. R., Jain, N., Neo, B., Fleming, G. E., & Briggs, N. (2023). Development of an Empathy Rating Scale for Young Children. Assessment, 30(1). https://doi.org/10.1177/10731911211038629

Kokkinos, C. M., & Kipritsi, E. (2018). Bullying, moral disengagement and empathy: exploring the links among early adolescents. Educational Psychology, 38(4). https://doi.org/10.1080/01443410.2017.1363376

Kusliyanti, L., Rofida, G. E., Julianti, F. A., Nurhasanah, N., & Haryati, M. S. (2024). Implementasi Pembelajaran PKn Sebagai Pembentukan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3). https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.91798

León-Jiménez, S., Villarejo-Carballido, B., de Aguileta, G. L., & Puigvert, L. (2020). Propelling children’s empathy and friendship. Sustainability (Switzerland), 12(18). https://doi.org/10.3390/SU12187288

Nirmala, S., Sahrani, R., & Mularsih, H. (2020). Peningkatan Empati Remaja Pelaku Bullying Di Salah Satu Smp Di Jakarta Selatan Melalui Pelatihan Berbasis Experiential Learning. Versi Cetak), 4(1), 213–223. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v4i1.7801

Platt, M., Malecki, C. K., Luckner, A., Wiemer, K., & Pyun, Y. (2022). You can’t sit with us…just kidding! An investigation into the association between empathy and prosocial teasing. Psychology in the Schools, 59(4). https://doi.org/10.1002/pits.22650

Rahayu B.A., P. I. (2019). Bullying di sekolah: Kurangnya empati pelaku bullying dan lack of bullies empathy and prevention at school. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3).

Rahmat, & Tanshzil, S. W. (2017). Model pembinaan pendidikan karakter mahasiswa di perguruan tinggi. CIVICUS, 21(1).

Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tanshzil, S. W. (2018). Habituation model of discipline value in salafi pesantren’s student as efforts to strengthen the character of the nation in the global era. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 251.

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check