Makna Pendidikan Dalam Pembentukan Nilai Sosial Anak Jalanan di Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Jumaati Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Indonesia
  • Babul Bahrudin Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Indonesia
  • Mahfudz Sulaiman Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8631

Keywords:

Makna Pendidikan, Nilai Sosial, Anak Jalanan, Fenomenologi, Kota Kraksaan

Abstract

Fenomena anak jalanan masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Keberadaan anak jalanan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan ekonomi dan akses pendidikan, tetapi juga berhubungan dengan proses pembentukan nilai sosial dalam kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna pendidikan dalam perspektif anak jalanan, mengidentifikasi nilai-nilai sosial yang terbentuk melalui pengalaman pendidikan, serta menganalisis peran pendidikan dalam pembentukan nilai sosial anak jalanan di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap anak jalanan yang menjadi informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak jalanan memaknai pendidikan sebagai sarana untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik, meningkatkan pengetahuan, serta membuka peluang untuk mencapai masa depan yang lebih sejahtera. Nilai-nilai sosial yang terbentuk melalui pengalaman pendidikan meliputi tanggung jawab, solidaritas, kerja sama, dan kepedulian sosial. Selain itu, pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku sosial anak jalanan melalui pendidikan formal, pendidikan nonformal, maupun pengalaman sosial yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan nilai sosial anak jalanan tidak hanya dipengaruhi oleh pendidikan formal, tetapi juga oleh pengalaman sosial yang diperoleh dalam kehidupan jalanan. Oleh karena itu, pendidikan perlu dipahami sebagai proses yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan nilai sosial dan karakter anak jalanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggriana, A. J., Maulana, A., & Wahyunita, N. (2023). Street Children and Homes Learn Deep Love and Peace Development Sociology Perspective: Anak Jalanan dan Rumah Belajar Cinta Damai dalam Perspektif Sosiologi Pembangunan. SOSIOLOGIA: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 2(1), 12–24. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v2i1.6433

Azizah, P. N., & Khasanah, N. (2025). Trasformasi nilai sosial melalui pendidikan formal di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2). https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.219

Birkil, R. A., & Trustisari, H. (2024). Literature Review Analisis Hambatan Pada Aksesbilitas Pendidikan Bagi Anak Jalanan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(4), 3025–7964. https://doi.org/10.61722/jipm.v2i4.418

Firdaus, M. F., Zahid, R., & Prawira, R. A. (2025). Peran Pemerintah Daerah Dalam Penanganan Anak Jalanan Di Kota Serang: Studi Pada Lokasi Persimpangan Lampu Merah. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(1), 681–687. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.13352

Hardani, Ustiawaty, J., Andriani, H., Fatmi Utami, E., Rahmatul Istiqomah, R., Asri Fardani, R., Juliana Sukmana, D., & Hikmatul Auliya, N. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. In Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu (Issue Maret).

Humaira, F., Alwi, N. A., & Kharisma, I. (n.d.). Pengaruh Kondisi Ekonomi Keluarga Terhadap Motivasi Anak Dalam Melanjutkan Pendidikan.

Julien, G. (2024). The Phenomenon of Street Children and The Complexity in Reforming Their Lives Through Inclusive Education. International Journal Papier Public Review, 5(4), 41–54. https://doi.org/10.47667/ijppr.v5i4.330

Kirom, A., & Khasanah, N. (2025). Peran Sosiologi Pendidikan dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah. Advances In Education Journal, 2(3).

Lestari, R. N., Nabillah, A., Rahma, B. K., Tricintiya, N. N., Nurrohmah, N. N., Achdiani, Y., & Nastia, G. I. P. (2024). KONDISI BIOPSIKOSOSIAL ANAK JALANAN (Pendekatan Partisipatif untuk Mempelajari Kondisi Biopsikososial dan Harapan Anak Jalanan di Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung). Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 159–175. https://doi.org/10.24198/focus.v7i2.59189

Miles, M. B., Huberman, A. M., Saldana, J., & Rohidi, T. R. (1996). F. Analisis Data. Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah, 61.

Purnomo, M. A. (2017). Peran pekerja sosial dalam meningkatkan kemandirian anak jalanan melalui pelatihan melukis di UPTD kampung anak negeri wonorejo Surabaya. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 1(01).

Rahmawati, Y. (2023). Peran Pendidikan Sosial dalam Membentuk Karakter Individu. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(2), 60–68. https://doi.org/10.62238/jupsi.v1i2.100

Samuel, F., & Asriwandari, H. (2024). PENDIDIKAN BAGI ANAK JALANAN PADA KOMUNITAS MAHASISWA PUSAT PEMERHATI PENDIDIKAN RIAU (MP3R). NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(6), 2226–2234. https://doi.org/10.31604/jips.v11i6.2024.2226-2234

Sholekhah, E. Y., Esterilita, M., & Trustisari, H. (2024). Analisis system kebijakan pendidikan anak jalanan di beberapa wilayah daerah di Indonesia. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial Dan Humaniora, 2(7), 301–307.

Sugiyono, S. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta, 1(11).

Sulaiman, A. (2016). Memahami teori konstruksi sosial Peter L. Berger. Society, 4(1), 15–22.

Virdi, S., Khotimah, H., & Dewi, K. (2023). Sosiologi Pendidikan Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, Dan Pengajarannya, 2(1), 162–177. https://doi.org/10.55606/protasis.v2i1.86

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check