Hubungan Self-Efficacy dengan Kemampuan Pengambilan Keputusan pada Dewasa Muda

Authors

  • Anisah Maritza Putri Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Cindy Muliawati Saputra Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Dian Anugrah Dewi Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Felicia Evelyn Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Jocelyn Chowandi Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Sandy Kartasasmita Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8653

Keywords:

Self-Efficacy, Gaya Pengambilan Keputusan, Dewasa Muda

Abstract

Dewasa muda dituntut untuk mampu menentukan arah kehidupan pribadi, sosial, dan karirnya. Namun, keyakinan individu terhadap kemampuannya (self-efficacy) berpengaruh pada pengambilan keputusan individu. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dengan lima gaya pengambilan keputusan yaitu rational, intuitive, dependent, avoidant, dan spontaneous pada dewasa muda. Penelitian ini melibatkan 385 partisipan dewasa muda berusia 17-25 tahun menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah General Self-Efficacy Scale (GSE) dan General Decision Making Style (GDMS). Hasil menunjukan self-efficacy berkorelasi positif dan signifikan dengan decision making (ρ = 0,373, p < 0,001) dengan kekuatan hubungan lemah hingga sedang,  juga self-efficacy dan pengambilan keputusan partisipan laki-laki cenderung lebih tinggi (ρ = 0,461) dibandingkan perempuan (ρ = 0,292). Ketika dianalisis per dimensi, self-efficacy berkorelasi signifikan dengan gaya pengambilan keputusan rational (ρ = 0,535, p < 0,001) yang mengindikasikan bahwa individu dengan tingkat self-efficacy yang lebih tinggi cenderung mengambil keputusan yang berbasis analisis. Korelasi positif yang signifikan juga ditemukan pada dimensi intuitive (ρ = 0,377, p < 0,001) dan dependent (ρ = 0,293, p < 0,001). Gaya pengambilan keputusan spontaneous berkorelasi secara signifikan namun dengan kekuatan yang sangat lemah (ρ = 0,123, p = 0,016). Sebaliknya, tidak ditemukan korelasi antara self-efficacy dan gaya pengambilan keputusan avoidant (ρ = −0,040, p = 0,429) yang mengindikasikan bahwa self-efficacy tidak memprediksi kecenderungan individu untuk menghindari pengambilan keputusan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan self-efficacy dapat menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pada dewasa muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annissa, A., Siswanti, D. N., & Ansar, W. (2024). Gambaran quarter life crisis pada wanita di fase emerging adulthood. Jurnal Psikologi (Universitas Negeri Makassar).

Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.5.469

Ballesteros, G. J., DeLeon, J. C., Domingo, C. D., Honrado, G., & Paneda, D. (2024). Quarter-life crisis: Its prevalence among emerging adults and the role of uncertainty, dissatisfaction, and indecisiveness as predictors. Psychology and Education: A Multidisciplinary Journal, 20(3), 263–275. https://doi.org/10.5281/zenodo.11302240

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Bandura, A., & Cervone, D. (2023). Social cognitive theory: An agentic perspective on human nature (D. Cervone, Ed.). John Wiley & Sons.

Bavolar, J. (2024). Decision-making styles and goal striving. Journal of Behavioral Decision Making, 37(1). https://doi.org/10.1002/bdm.2349

Berens, S., & Funke, J. (2020). A vignette study of option refusal and decision deferral as two forms of decision avoidance: Situational and personal predictors. PLoS ONE, 15(10), e0241182. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0241182

Boehme, R., Model, A., Sperl, M. F. J., & Sebold, M. (2025). The integration of self-efficacy and response-efficacy in decision making. Scientific Reports, 15, 1789. https://doi.org/10.1038/s41598-025-85577-z

Motevalli, S., & Baniasadi, M. (2025). Parental overprotection and young adults' autonomy: The mediating role of self-efficacy. Journal of Psychosociological Research in Family and Culture, 3(3), 1–9.

Robinson, O. C., Petrov, N., Vleioras, G., et al. (2025). Quarter-life crisis episodes in emerging adulthood: A mixed-methods analysis of data from eight countries. Emerging Adulthood. https://doi.org/10.1177/21676968251380890

Scott, S. G., & Bruce, R. A. (1995). Decision-making style: The development and assessment of a new measure. Educational and Psychological Measurement, 55(5), 818–831. https://doi.org/10.1177/0013164495055005017

Yildirim, M., & Karahan, T. F. (2025). The mediating role of career decision-making self-efficacy in the relationship between career locus of control and career indecision among Turkish high school students. BMC Psychology, 13, 1031. https://doi.org/10.1186/s40359-025-03410-8

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check