Implementasi Pembelajaran Terpadu pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Banjarsari 5 Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8718Keywords:
Implementasi, Pembelajaran Terpadu, IPAS, Kurikulum MerdekaAbstract
Pembelajaran terpadu merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Kurikulum Merdeka. Melalui pembelajaran terpadu, peserta didik diharapkan mampu memahami berbagai konsep pembelajaran secara utuh serta mengaitkannya dengan pengalaman dan lingkungan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru perlu memahami dan melaksanakan pembelajaran terpadu secara optimal agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN Banjarsari 5 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, dan asesmen yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran serta karakteristik peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, guru mengintegrasikan berbagai konsep IPAS melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Adapun faktor pendukung implementasi pembelajaran terpadu meliputi kompetensi guru, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran, dan variasi tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN Banjarsari 5 Kota Serang telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Andayani, Hernawan, A. H., & Resmini, N. (2011). Pembelajaran Terpadu di SD. Universitas Terbuka.
Andreani, D., & Gunansyah, G. (2023). Persepsi Guru Sekolah Dasar tentang Mata Pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(Vol. 11 No. 9 (2023)).
Aningsih, & Agustina, S. S. (2021). Model Picture And Picture Sebagai Solusi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Mata Pelajaran IPA Materi Siklus Air Siswa Sekolah Dasar. Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(1), 34–42.
Ari, N. L. P. M., & Wibawa, I. M. C. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Mimbar PGSD Undiksha, 7, 1–9.
Dewi, N. R., Fadillah, & Astuti, I. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 4 (Vol 4, No 3 (2015).
Fogarty, R. (2009). How to integrate the curricula. Corwin A SAGE Company.
Hadi, S. (1993). Metodologi Research. ANDI.
Hasibuan, A. (2025). Analisis Integrasi Materi IPAS dalam Kurikulum Merdeka: Tinjauan Sistematis Terhadap Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambuasai, 9 (Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus).
Iskandar, S., Okthaviani, A., Afrilia, & Nurfazriah, A. (2025). Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Transisi Dari Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka. Pendas: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 10(02).
Kemendikbud. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase A- Fase C Untuk SD/MI/Program Paket A. Merdeka Mengajar, 1–19.
Laila, I., Marliansyah, I. S., & Wardarita, R. (2022). Kurikulum Prototipe Pendidikan Paradigma Masa Depan. Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 10 (2), 28.
Mahrunnisya, D. (2023). Keterampilan Pembelajar Di Abad Ke-21. JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 2(1), 101–109.
Majid, A. (2019). Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. PT. Remaja Rosdakarya.
Maryati, S., Marmawi, & Yuniarni, D. (2015). Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Mengenalkan Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Untan.
Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif: pendekatan positivistik, rasionalistik, phenomenologik, dan realisme metaphistik, telaah studi teks dan penelitian agama. Rake Sarasin.
Nehe, F. Z. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Dimensi Tiga. Afore : Jurnal Pendidikan Matematika, 3 (1), 41–56.
Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suhelayanti, Z, S., Rahmawati, I., Tantu, Y. R. P., Kunusa, W. R., Suleman, N., Nasbey, H., S, J., Tangio, & Anzelina, D. (2023). Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS). In Penerbit Yayasan Kita Menulis. Yayasan Kita Menulis.
Surahmi, Y. D., Fitriani, E., Pradita, A. A., Ummah, S. A., & Aeni, A. N. (2022). Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar dalam Mengelola Pembelajaran Terpadu pada Kurikulum 2013. Jurnal Cakrawala Pendas.
Suryana, D. (2017). Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Pendekatan Saintifik Di Taman Kanak-Kanak. Jpud - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 11(1), 67–82.
Sutrisna, N., & Sasmita, P. R. (2022). Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP. Science, and Physics Education Journal (SPEJ), 5(2), 34–39.
Tirtoni, F. (2017). Pembelajaran Terpadu Di Sekolah Dasar. Umsida Press.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Vira Silviani, Zerri Rahman Hakim, Reksa Adya Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










