Hubungan Pengelolaan Sarana dan Prasarana terhadap Proses Pembelajaran Berbasis Total Quality Management (Studi Kasus di Nurul Imam Islamic School Karawang)

Authors

  • Wisnu Uriawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Zulfa Fadilah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Asma Nadiya UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Vivi Adriati Mariyam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Chaerul Rochman UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8724

Keywords:

TQM, Sarana Prasarana

Abstract

Abstrak

Nurul Imam Islamic School memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pembelajaran pada jenjang SDIT, SMPIT, dan SMAIT. Namun, ketersediaan fasilitas belum tentu menjamin mutu pembelajaran yang optimal. Tantangan utama terletak pada pengelolaan sarana dan prasarana, meliputi kesesuaian dengan kebutuhan pengguna, efektivitas pemanfaatan, koordinasi antar jenjang, serta penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penerapan prinsip Total Quality Management (TQM) dalam pengelolaan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kebutuhan penggunaan layanan pendidikan dan pengambilan keputusan berbasis data sebagai representasi prinsip TQM terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 117 guru yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert empat tingkat dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan penggunaan layanan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas proses pembelajaran (β = 0,382; p = 0,005), sedangkan pengambilan keputusan berbasis data tidak berpengaruh signifikan (β = 0,211; p = 0,157). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Total Quality Management (TQM) dalam pengelolaan sarana dan prasarana lebih efektif apabila berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan pendidikan dibandingkan hanya bertumpu pada pengelolaan data administratif. Hal ini menegaskan bahwa penerapan prinsip TQM penting untuk memastikan seluruh proses perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sarana dan prasarana pendidikan berjalan secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan pendidikan.

Kata Kunci: Kualitas layanan Pembelajaran, Sarana dan prasarana, Total Quality Management

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Ayusaputri, K. G., Musatafa, I. A., Syamsuddin, S., & Warman, W. (2024). Pengelolaan Sarana Dan Prasarana dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(6 SE-Articles), 4766–4776. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i6.9082

Bafadal, I. (2004). Manajemen Perlengkapan Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Bumi Aksara.

Bank, W. (2018). World Development Report 2018: Learning to Realize Education’s Promise. World Bank.

Bank, W. (2021). Acting Now to Protect the Human Capital of Our Children. World Bank.

Bank, W., UNESCO, & UNICEF. (2022). The State of Global Learning Poverty: 2022 Update. World Bank.

Bararah, I. (2020). Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Mudarrisuna.

Faza Andary, Wahab, & Prabowo, S. L. (2025). The Implementation of Total Quality Management (TQM) to Improve Learning Quality in Schools. Managere: Indonesian Journal of Educational Management, 7(4 SE-Articles), 399–410. https://doi.org/10.52627/managere.v7i4.1136

Indonesia, P. R. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kementerian Pendidikan Riset, dan Teknologi, K. (2023). Permendikbudristek Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana.

Mandinach, E. B., & Gummer, E. S. (2015). Data-driven Decision Making: Components of the Enculturation of Data Use in Education. Teachers College Record, 117(4). https://doi.org/10.1177/016146811511700402

Menengah, K. P. D. dan. (2025). Perbaikan Sarpras di 11 Ribu Sekolah, Kado Presiden Prabowo di Hardiknas 2025. Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik). https://puslapdik.kemendikdasmen.go.id/perbaikan-sarpras-di-11-ribu-sekolah-kado-presiden-prabowo-di-hardiknas-2025/

Sallis, E. (2002). Total Quality Management in Education (3rd ed.). Kogan Page.

Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2021). Partial least squares structural equation modeling. In Handbook of market research (pp. 587–632). Springer.

Schildkamp, K. (2019). Data-based Decision-making for School Improvement: Research Insights and Gaps. Educational Review, 71(3), 257–273. https://doi.org/10.1080/00131881.2019.1625716

Statistik, B. P. (2024). Statistik Pendidikan 2024.

Wismayanti, V., Isjoni, I., & Azhar, A. (2025). Impact of Total Quality Management Toward Education Quality at Vocational School. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17, 2261–2270. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i2.4701

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check