Analisis Sanitasi Lingkungan Rumah terhadap Keberadaan Tikus sebagai Vektor Penyakit di Lingkungan XX Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan

Authors

  • Meutia Nanda Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Alysa Rahmadani Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Lifira Naila Salsabila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Novita Rahma Yanti Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Aulia Zahra Ritonga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8818

Keywords:

Sanitasi Lingkungan Rumah

Abstract

Kondisi sanitasi lingkungan rumah di permukiman padat penduduk yang kurang baik dapat meningkatkan risiko keberadaan tikus sebagai vektor penyakit. Pengelolaan sampah yang tidak optimal, kondisi rumah yang kurang sehat, serta kepadatan penduduk menjadi faktor yang mendukung berkembangnya tikus di lingkungan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi lingkungan rumah dan keberadaan tikus sebagai vektor penyakit di permukiman padat penduduk Kelurahan Terjun Lingkungan X, Kecamatan Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi untuk menilai pengetahuan, sikap, tindakan, kondisi sanitasi rumah, serta keberadaan tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (98,0%), namun mayoritas memiliki sikap rendah (90,2%) dan tindakan rendah (96,1%). Hasil observasi juga menunjukkan bahwa kondisi sanitasi rumah sebagian besar berada pada kategori tidak baik (94,1%), terutama pada aspek pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan rumah. Adanya, keberadaan tikus ditemukan pada 76,5% rumah responden. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kualitas sanitasi lingkungan rumah serta belum optimalnya perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masih berkontribusi terhadap tingginya keberadaan tikus sebagai vektor penyakit, sehingga diperlukan upaya perbaikan sanitasi dan pengendalian vektor secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asrifah, R., & Herdiani, N. (2022). Literature Review: Faktor Sanitasi Kapal dengan Keberadaan Vektor di Kapal. Kesmas Uwigama: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 76–86. https://doi.org/10.24903/kujkm.v7i1.1178

Azkiyyatu Zahra, & Lilis Lismayanti. (2025). Strategi Penyehatan Lingkungan Pemukiman Dalam Pencegahan Penyakit Menular di Indonesia: Literatur Review. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 3(4), 293–324. https://doi.org/10.61132/corona.v3i4.1965

Dinatha AP, A. A. G. D. W. (2025). Penyuluhan Dengan Media Leaflet Untuk Meningkatkan Keterlibatan Petugas Dalam Pengendalian Vektor Tikus. Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Kesehatan Lingkungan.

Febriawati, H., Kasih, B. T., Husin, H., Wati, N., & Pratiwi, B. A. (2022). Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Masa New Normal Pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(01), 1–7. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i01.1012

Fitry, M. , & M. Y. (2023). Analisis Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Keberadaan Vektor Tikus di Kelurahan Sekar Jaya Kabupaten OKU. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1054–1063.

Gentur Jalunggono, Fitrah Sari Islami, & Dinar Melani Hutajulu. (2025). Socioeconomic Determinants and Their Interactions in Shaping Improved Sanitation Access in Indonesia. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 8(3), 357–368. https://doi.org/10.15294/efficient.v8i3.38386

Gnanasekaran, S., Jayaraj, V., V.B., Y., Mohanraj, P. S., Babu, C., Rajendran, N., & Rajendran, V. (2024). A comprehensive evaluation of water, sanitation and hygiene (WASH) in health facilities: a systematic review and meta-analysis. Journal of Hospital Infection, 151, 116–130. https://doi.org/10.1016/j.jhin.2024.06.018

Hengky Oktarizal, Pramawati, A., Aminah, N. P., Khairunnisa, D., & Zyahrul, M. (2025). Analisis Faktor Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Penghuni Terhadap Keberadaan Tikus di Permukiman Padat Kota Batam. Jurnal Ners, 9(3), 4683–4685. https://doi.org/10.31004/jn.v9i3.46809

Khalil, H., Santana, R., de Oliveira, D., Palma, F., Lustosa, R., Eyre, M. T., Carvalho-Pereira, T., Reis, M. G., Ko, A. I., Diggle, P. J., Alzate Lopez, Y., Begon, M., & Costa, F. (2021). Poverty, sanitation, and Leptospira transmission pathways in residents from four Brazilian slums. PLOS Neglected Tropical Diseases, 15(3), e0009256. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009256

Mirnawati, Haidah, N., & Juherah. (2023). Hubungan Perilaku Masyarakat Dengan Kondisi Sanitasi Dasar Di Kelurahan Antang Makassar. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 23(2), 280–286. https://doi.org/10.32382/sulo.v23i2.87

Munthe, S. A. , & S. L. R. V. (2022). Pengelolaan sampah rumah tangga ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga. Jurnal Prima Medika Sains, 83–88.

Partiwi, D., Nuryani, D. D., & Pradana, A. A. (2022). Manajeman Pelaksanaan Dan Evaluasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS). Media Informasi, 18(2), 116–126. https://doi.org/10.37160/bmi.v18i2.59

Priyadi, Pitri Noviadi, Serly Wiranda, Sinthia Khodijah Marpaung, & Tri Ariska Mulia. (2022). Community Characteristics And Conditions Of Sanitation Facilities In The Musi Riverside Settlement Kelurahan Satu Ulu Palembang In 2022. Epidemiological Journal of Indonesia, 1(1), 25–32. https://doi.org/10.70326/epidjrid.v1i1.10

Safira, P., Nanda, M., Salsabilla, S., Elvina, E., Angraini, R., Sianturi, A. C. K., & Putri, D. Y. (2025a). Analysis Of Risk Factors, Behavior, And Environmental Conditions For Leptospirosis Disease In Pematang Pasir Village, Teluk Nibung District, Tanjung Balai City. Hearty, 13(4), 1016–1023. https://doi.org/10.32832/hearty.v13i4.18003

Safira, P., Nanda, M., Salsabilla, S., Elvina, E., Angraini, R., Sianturi, A. C. K., & Putri, D. Y. (2025b). Analysis Of Risk Factors, Behavior, And Environmental Conditions For Leptospirosis Disease In Pematang Pasir Village, Teluk Nibung District, Tanjung Balai City. Hearty, 13(4), 1016–1023. https://doi.org/10.32832/hearty.v13i4.18003

Setyowati, D., Nurrahmania, A. P., Ummah, N. I., Prasasti, A. R., Aditya, C., Rahmi, Z. A., Apriliani, R. R., Hemadi, A. S., Kamila, N. N., & Ulhaq, A. D. (2024). Behavior of pregnant women to improve oral health knowledge during pregnancy according to Lawrence Green theory in Pakis Public Health Service Area. Indonesian Journal of Dental Medicine, 7(1), 20–24. https://doi.org/10.20473/ijdm.v7i1.2024.20-24

Zamri, M. I. M., Shafie, N. J., Ali, M. R. M., Awoniyi, A. M., Argibay, H. D., & Costa, F. (2023). Effect of Socio-environmental Factors on Rat Proliferation and Leptospira Transmission in Suburban Areas of Dungun, Terengganu, Malaysia. https://doi.org/10.1101/2023.07.13.548799

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check