Analisis Lunturnya Prinsip Nilai Budaya Siri’ Na Pesse pada Masyarakat Transmigran Suku Bugis di Parit 2 Desa Sungai Lokan Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi

Authors

  • Daernawati Universitas Jambi, Indonesia
  • Priazki Hajri Universitas Jambi, Indonesia
  • Nurmalia Dewi Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8834

Keywords:

Siri’ Na Pese, Pelunturan Nilai Budaya, Masyarakat Bugis

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pelunturan nilai budaya Siri’ Na Pesse pada masyarakat transmigran suku Bugis di Parit 2 Desa Sungai Lokan. Nilai Siri’ yang mencerminkan rasa malu dan harga diri serta Pesse sebagai empati dan solidaritas sosial seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, dalam kenyataannya terjadi penurunan penerapan nilai tersebut yang ditandai dengan berkurangnya rasa saling menghormati dan kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelunturan nilai, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Siri’ Na Pesse mengalami pelunturan yang ditandai dengan melemahnya hubungan sosial, menurunnya tanggung jawab individu, serta berkurangnya solidaritas. Faktor penyebab terdiri dari faktor internal seperti rendahnya kesadaran dan pemahaman nilai budaya, serta faktor eksternal seperti pengaruh lingkungan heterogen dan lemahnya peran keluarga. Dampak pelunturan ini tidak hanya mempengaruhi hubungan sosial, tetapi juga mengancam kelestarian budaya Bugis. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menanamkan kembali nilai Siri’ Na Pesse dalam kehidupan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badewi, M. H. (2019). Nilai Siri ’ dan Pesse dalam Kebudayaan Bugis-Makassar , dan Relevansinya terhadap Penguatan Nilai Kebangsaan. Jurnal Sosiologi Walisongo, 3(1), 79–96. https://doi.org/10.21580/jsw.2019.3.1.3291

Haki, U., Prahastiwi, E. D., & Selatan, U. T. (2024). Strategi Pengumpulan dan Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v3i1.67

Hasni, Dhahri, I., & Haris, H. (2019). Degradation of Siri ’ Na Pacce Cultural Values in The Bugis-Makassar Community. Atlantis Perss Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 383, 1011–1014. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/icss-19.2019.227

Koentjaningrat. (1985). Fengantar llrnu Antropologi. Fa. Aksara Baru.

Mandasari, R., & Gamelia, N. (2023). Persatuan Dalam Keberagaman. Science and Education Journal, 2(2), 340–345. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.125

Naamy, N. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar & Aplikasinya. In Rake Sarasin (Issue Maret). Pusat Penelitian Publikasi Ilmiah lp2m uin Mataram.

Downloads

Published

2026-07-16

Citation Check