Analisis Disharmoni Keluarga dan Pendekatan Pengasuhan Terhadap Perkembangan Karakter Moral Anak di Kecamatan Panggungrejo
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8845Keywords:
Disharmoni Keluarga, Pengasuhan, Karekter MoralAbstract
Di lokasi penelitian, masih ditemukan adanya ketidakharmonisan keluarga, seperti perbedaan pendapat antarorang tua, komunikasi yang buruk, serta pola asuh yang tidak konsisten. Permasalahan ini berdampak pada anak-anak, yang tampak melalui perubahan emosi dan perilaku, serta penurunan kedisiplinan dan perkembangan karakter moral. Penelitian ini dilakukan mengingat pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan utama dalam pembentukan karakter anak, oleh karena itu, kajian mendalam sangat diperlukan untuk memahami hakikat dari dampak yang ditimbulkannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi keluarga dan pola asuh orang tua dapat mempengaruhi karakter moral pada anak. Penelitian ini meggunakan metode digunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melaui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kondisi disharmonisasi dan pola asuh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya konflik yang terjadi di lingkungan rumah dan cara pengasuhan yang berbeda setiap keluarga dapat memberikan dampak terhadap anak seperti aspek emosional, sosial, perilaku, moral.
Downloads
References
Anggraini, P., & Sari, N. (2023). Konsep diri pada remaja yang mengalami broken home. Jurnal Dunia Pendidikan, 3(3), 459-461.
https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/download/1292/725
Azizah, M., & Suryadi. (2025). Dampak konflik orang tua terhadap kesehatan mental anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1).
Hadi, S. (2020). Disharmoni keluarga dan solusinya perspektif family therapy. Jurnal Tasamuh, 12(1), 70-85.
https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/tasamuh/article/download/1761/1194
Hosokawa, R., & Katsura, T. (2019). Role of parenting style in children’s behavioral problems through the transition from preschool to elementary school. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 13(1), 1–9.
Ikarahma, A., & Pratiwi, P. H. (2019). Konflik pasangan suami istri dalam commuter family. Jurnal Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Yogyakarta. https://journal.student.uny.ac.id/societas/article/view/15770
Jalil, A. (2021). Manajemen konflik dalam keluarga relevansinya dalam membentuk keluarga sakinah. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 4(1), 63–80. https://repository.darunnajah.ac.id/id/eprint/66/1/fix%20PENYELESAIAN%20PERKARA%20SYIQAQ%20MELALUI%20MEDIASI%20DI%20PENGADILAN%20AGAMA%20TANGERANG%20-%20nur%20aini.pdf
Lestari, S. (2018). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana.
Pinquart, M. (2017). Associations of parenting styles and dimensions with academic achievement in children and adolescents: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 29(3), 475–493.
Ramadhani, A. (2026). Konflik keluarga dan dampak terhadap psikologis anak. Jurnal Jejak Digital. https://indojurnal.com/index.php/jejakdigital/article/view/3326?utm_source=chatgpt.com
Setiawati, E., & Nurhayati, S. (2021). Pengaruh disharmoni keluarga terhadap perkembangan moral anak. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 5(2), 45–53.
Utami, F., & Prasetyo, I. (2021). Pengasuhan keluarga terhadap perkembangan karakter disiplin anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1777-1786. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.985
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Zahra Nur Alisa, Yuniar Mujiwati, Innayatul Laili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










