Integrasi Kesenian Toleat dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Etnopedagogi
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8935Keywords:
Civic Engagement, Kesenian Toleat, EtnopedagogiAbstract
Rendahnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal dan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih berorientasi pada aspek kognitif menjadi permasalahan di SMA Negeri 1 Jalancagak. Penelitian ini dilakukan karena kesenian Toleat sebagai kearifan lokal Kabupaten Subang memiliki nilai-nilai yang berpotensi memperkuat civic engagement. Penelitian bertujuan menganalisis nilai-nilai dalam kesenian Toleat, mendeskripsikan pola pengintegrasiannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya pengintegrasiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi etnopedagogi karena mampu mengungkap makna budaya lokal secara mendalam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, tanggung jawab, musyawarah, dan kepedulian diintegrasikan melalui pendekatan etnopedagogi dengan model Project Based Learning, metode diskusi, presentasi, role play, media berbasis budaya, serta penilaian proyek dan observasi sikap. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi kesenian Toleat menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan mendukung penguatan civic engagement. Penelitian selanjutnya disarankan menguji penerapannya pada jenjang pendidikan dan budaya lokal yang berbeda.
Downloads
References
Atmaja, I. M. N. (2024). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.22219/jch.v9i1.30124
Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2020). Penguatan pendidikan kewarganegaraan berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 123–134. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.33012
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.
Ehrlich, T. (Ed.). (2000). Civic responsibility and higher education. Oryx Press.
Hidayat, T., & Sauri, S. (2021). Etnopedagogi dalam pendidikan kewarganegaraan sebagai
penguatan karakter kebangsaan. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.34567
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development.
Prentice Hall.
Komalasari, K., & Saripudin, D. (2019). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam pembelajaran PPKn. Cakrawala Pendidikan, 38(2), 278–290. https://doi.org/10.21831/cp.v38i2.25020
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nurjanah, R., Masyitoh, I. S., & Tanshzil, S. W. (2026). Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan ethnocitizenship melalui pemahaman Upacara Adat Nyangku pada generasi muda. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2). https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46428
Permana, D., & Prasetyo, Z. K. (2021). Local wisdom-based education in Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 40(1), 15–27. https://doi.org/10.21831/cp.v40i1.38232
Prasetiyo, W. H., et al. (2021). Community-based civic engagement in multicultural societies. Journal of Community Psychology, 49(6), 2193–2210. https://doi.org/10.1002/jcop.22612
Sapriya. (2020). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang partisipatif untuk meningkatkan civic engagement. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 135–150. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.9876
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sulianti, A., Safitri, D., & Gunawan, I. (2023). Civic character development through local wisdom-based learning. Jurnal Moral dan Kewarganegaraan, 7(1), 55–69.
Umami, L., Anggraeni, L., & Tanshzil, S. W. (2023). The effect of campus teaching program on increasing student civic engagement. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 32(2).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Wagiran. (2012). Pengembangan karakter berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter,
2(3), 329–339.
Winataputra, U. S. (2021). Reorientasi pendidikan kewarganegaraan berbasis budaya. Jurnal Civics, 18(1), 1–14.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nisa Nurmaulida Tsani, Iim Siti Masyitoh, Sri Wahyuni Tanszhil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










