Integrasi Kesenian Toleat dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Etnopedagogi

Authors

  • Nisa Nurmaulida Tsani Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Iim Siti Masyitoh Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Sri Wahyuni Tanszhil Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8935

Keywords:

Civic Engagement, Kesenian Toleat, Etnopedagogi

Abstract

Rendahnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal dan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih berorientasi pada aspek kognitif menjadi permasalahan di SMA Negeri 1 Jalancagak. Penelitian ini dilakukan karena kesenian Toleat sebagai kearifan lokal Kabupaten Subang memiliki nilai-nilai yang berpotensi memperkuat civic engagement. Penelitian bertujuan menganalisis nilai-nilai dalam kesenian Toleat, mendeskripsikan pola pengintegrasiannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya pengintegrasiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi etnopedagogi karena mampu mengungkap makna budaya lokal secara mendalam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, tanggung jawab, musyawarah, dan kepedulian diintegrasikan melalui pendekatan etnopedagogi dengan model Project Based Learning, metode diskusi, presentasi, role play, media berbasis budaya, serta penilaian proyek dan observasi sikap. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi kesenian Toleat menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan mendukung penguatan civic engagement. Penelitian selanjutnya disarankan menguji penerapannya pada jenjang pendidikan dan budaya lokal yang berbeda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmaja, I. M. N. (2024). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.22219/jch.v9i1.30124

Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2020). Penguatan pendidikan kewarganegaraan berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 123–134. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.33012

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.

Ehrlich, T. (Ed.). (2000). Civic responsibility and higher education. Oryx Press.

Hidayat, T., & Sauri, S. (2021). Etnopedagogi dalam pendidikan kewarganegaraan sebagai

penguatan karakter kebangsaan. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.34567

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development.

Prentice Hall.

Komalasari, K., & Saripudin, D. (2019). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam pembelajaran PPKn. Cakrawala Pendidikan, 38(2), 278–290. https://doi.org/10.21831/cp.v38i2.25020

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nurjanah, R., Masyitoh, I. S., & Tanshzil, S. W. (2026). Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan ethnocitizenship melalui pemahaman Upacara Adat Nyangku pada generasi muda. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2). https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46428

Permana, D., & Prasetyo, Z. K. (2021). Local wisdom-based education in Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 40(1), 15–27. https://doi.org/10.21831/cp.v40i1.38232

Prasetiyo, W. H., et al. (2021). Community-based civic engagement in multicultural societies. Journal of Community Psychology, 49(6), 2193–2210. https://doi.org/10.1002/jcop.22612

Sapriya. (2020). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang partisipatif untuk meningkatkan civic engagement. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 135–150. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.9876

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sulianti, A., Safitri, D., & Gunawan, I. (2023). Civic character development through local wisdom-based learning. Jurnal Moral dan Kewarganegaraan, 7(1), 55–69.

Umami, L., Anggraeni, L., & Tanshzil, S. W. (2023). The effect of campus teaching program on increasing student civic engagement. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 32(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Wagiran. (2012). Pengembangan karakter berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter,

2(3), 329–339.

Winataputra, U. S. (2021). Reorientasi pendidikan kewarganegaraan berbasis budaya. Jurnal Civics, 18(1), 1–14.

Downloads

Published

2026-07-26

Citation Check