Dinamika Kematangan Digitalisasi Pemerintahan dan Fenomena Konvergensi SPBE di Indonesia: Pendekatan Ekonometrika Data Panel 2021–2024

Authors

  • Harry Pratomo Bagaskoro Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Aulia Khamas Heikhmakhtiar Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Rudy Agus Gemilang Gultom Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.8988

Keywords:

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Ekonometrika Data Panel, Konvergensi Beta, Kesenjangan Digital Spasial, GovTech, Tata Kelola Digital

Abstract

Akselerasi transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berisiko memperlebar kesenjangan digital (digital divide) jika peningkatan skor tidak diimbangi oleh konvergensi kapasitas antarwilayah. Belum ada studi empiris longitudinal berbasis ekonometrika data panel yang menguji dinamika kematangan e-government secara nasional serta membuktikan keberadaan fenomena β-konvergensi pada era transisi GovTech di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemodelan longitudinal kinerja SPBE, menguji disparitas spasial (Jawa vs Luar Jawa), serta membuktikan ada/tidaknya pola β-konvergensi pada tingkat Pemerintah Daerah. Penelitian kuantitatif ini menerapkan pemodelan data panel seimbang (balanced panel dataset) pada N = 369 Pemerintah Daerah selama kurun waktu 2021–2024 (T = 4, total 1.476 observasi panel) dari Keputusan Menteri PANRB. Pemodelan ekonometrika data panel dan uji konvergensi beta dipilih karena mampu mengontrol heterogenitas yang tak terobservasi (unobserved heterogeneity) antar instansi serta mengukur kelajuan efek catch-up secara empiris. Hasil statistik menunjukkan kenaikan rata-rata indeks dari 2,24 (2021) menjadi 3,17 (2024). Namun, uji spasial mengonfirmasi adanya kesenjangan struktural di mana skor Pemda Jawa (rata-rata = 3,85) signifikan lebih tinggi dibandingkan Luar Jawa (rata-rata = 2,84) dengan t = 14,85 (p < 0,001). Uji beda laju pertumbuhan (2021–2024) juga membuktikan bahwa Pemda Jawa mengalami akselerasi yang signifikan lebih cepat (t = 3,69, p < 0,001). Terjadi divergensi spasial alih-alih konvergensi, menunjukkan efek Matthew Effect ('the rich get richer') dalam TIK pemerintah. Transformasi digital e-government Indonesia mengalami akselerasi kuantitatif namun secara bersamaan menderita ketimpangan spasial yang semakin melebar. Direkomendasikan adanya skema alokasi dana perimbangan TIK afirmatif dan redistribusi kapasitas SDM siber ke daerah Luar Jawa.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anselin, L. (2021). Spatial Econometrics: Methods and Models. Springer Science & Business Media.

Baltagi, B. H. (2021). Econometric Analysis of Panel Data (6th ed.). Springer Nature.

Barro, R. J., & Sala-i-Martin, X. (2004). Economic Growth (2nd ed.). MIT Press.

Cohen, W. M., & Levinthal, D. A. (1990). Absorptive Capacity: A New Perspective on Learning and Innovation. Administrative Science Quarterly, 35(1), 128–152.

Fountain, J. E. (2019). Building the Virtual State: Information Technology and Institutional Change. Brookings Institution Press.

Heeks, R. (2020). Information Technology and Global Development: Failure, Success and Local Improvisation. Information Technology for Development, 26(2), 185–204.

Janowski, T. (2015). Digital Government Evolution: From Transformation to Contextualization. Government Information Quarterly, 32(3), 221–236.

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2021 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2021.

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2023 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2022.

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2024 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2023.

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 663 Tahun 2024 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024.

Kurniawan, B., Utama, R., & Susanto, A. (2023). Assessing Digital Readiness in Eastern Indonesian Local Governments. Indonesian Journal of Digital Economy, 5(2), 112–126.

Lallana, E. C. (2020). E-Government for Development: Regional Disparities in Asia-Pacific. Pacific Information Review, 18(1), 45–60.

Napitupulu, D. (2020). E-Government Maturity Assessment in Indonesian Government Agencies. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 98(14), 2710–2721.

Nurdin, N., Stockdale, R., & Scheepers, H. (2021). The Influence of Regional Capacity on E-Government Implementation in Local Government. Journal of E-Government Studies and Best Practices, 2021, 1–14.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Pramusinto, A., Purwanto, E. A., & Yuliani, D. (2020). Administrative Reform and Digital Innovation in Indonesian Public Sector. Asian Review of Public Administration, 31(2), 88–104.

Pratama, A. B., & Santoso, H. (2022). Leadership and Infrastructure as Critical Success Factors for E-Government in Local Authorities. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 20(2), 115–128.

Purwanto, H., Hartono, B., & Setiawan, A. (2021). Digital Divide in Indonesian Local Governance: A Structural Equation Model. Jurnal Governance & Kebijakan Publik, 12(1), 33–48.

Rauf, A., Setyowati, K., & Raharja, S. (2021). Institutional Adaptation and TIK Infrastructure in Local E-Government. Journal of Indonesian Public Policy, 8(3), 177–192.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.

Sulaeman, M., & Hidayat, T. (2022). Evaluating Fiscal Capacity and Digital Governance Performance in Decentralized Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Finance Publik, 14(2), 201–216.

Suwarno, E. (2024). Measuring GovTech Integration Performance in Indonesian E-Government Services. Indonesian Journal of Public Administration, 10(1), 45–58.

Twizeyimana, J. D., & Andersson, A. (2019). The Public Value of E-Government—A Literature Review. Government Information Quarterly, 36(2), 167–178.

West, D. M. (2022). Digital Medicine: Health Care in the Internet Age and E-Government Transformation. Brookings Institution Press.

Wijaya, A. F., Hidayat, R., & Sugianto, L. (2023). Spatial Analysis of Digital Divide in Indonesian Local Governments. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 9(1), 89–104.

Wooldridge, J. M. (2020). Introductory Econometrics: A Modern Approach (7th ed.). Cengage Learning.

Zhao, F., Collier, A., & Deng, H. (2021). A Multidimensional Framework for Analyzing E-Government Convergence in Developing Nations. Information & Management, 58(4), 103–118.

Downloads

Published

2026-08-10

Citation Check