Pengembangan Model Bisnis Menggunakan Business Model Canvas dan SWOT Untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis PT Jayawijaya Dirgantara

Authors

  • Muhammad Daffa Putra Ferlanda Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Lilis Kurnianingsih Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Gema Firdaus Aviantara Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9052

Keywords:

Analisis SWOT, Business Model Canvas, kargo udara, maskapai kargo, transportasi udara

Abstract

Jayawijaya Dirgantara merupakan salah satu maskapai kargo yang berperan penting dalam mendukung distribusi logistik ke wilayah Papua, khususnya rute Sentani-Wamena. Data operasional periode 2019–2025 menunjukkan fluktuasi volume kargo yang signifikan, termasuk penurunan drastis sebesar 72% pada tahun 2025 yang dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas armada akibat status scrapped salah satu pesawat Boeing 737-200 (PK-JRW). Kondisi tersebut mengindikasikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap model bisnis perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran model bisnis PT. Jayawijaya Dirgantara menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi bisnis yang paling efektif berdasarkan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis perusahaan terkonsentrasi secara vertikal, dengan segmen pelanggan yang bertumpu pada satu institusi utama yaitu Perum BULOG, proposisi nilai berbasis keandalan on-time performance, serta arus pendapatan tunggal dari jasa angkutan kargo. Analisis SWOT mengidentifikasi lima kekuatan, empat kelemahan, empat peluang, dan empat ancaman, dengan skor IFE sebesar 2,42 dan EFE sebesar 2,32 yang memosisikan perusahaan pada sel V Matriks Internal-Eksternal dengan arah strategi hold and maintain. Perumusan matriks SWOT menghasilkan prioritas strategi berupa pemulihan kapasitas armada melalui skema dry lease atau wet lease (WO-1) dan negosiasi klausul penyesuaian tarif berbasis fluktuasi harga bahan bakar (ST-1). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen perusahaan dalam mengembangkan model bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baxter, G. (2019). Strategic analysis of Cargolux Airlines International: A case study of an all-cargo airline. Journal of Air Transport Management, 75, 45–54.

Kamil, I. (2014). Pedoman Perilaku Hakim Kode Etik Hakim dan Makalah Berkaitan. Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Nurgiansah, T. H. (2021). Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Menengah Atas Se-Kabupaten Bantul. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 28–33. https://doi.org/10.31949/jb.v2i1.566

Nurulloh, A., Hartono, B., & Koeshendrajana, S. (2022). Business model evaluation of CN235 aircraft production using Business Model Canvas and SWOT analysis. Journal of Aerospace Science and Technology, 14(2), 112–125.

Purinita, D. (2021). Analisis model bisnis dan strategi pengembangan usaha pada UMKM Alam Batik menggunakan Business Model Canvas dan Matriks SWOT. Jurnal Bisnis dan Manajemen Kreatif, 9(2), 45–60.

Reis, V., & Silva, C. (2016). The economics of air cargo operation in combination airlines: A business model perspective. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 95, 120–135.

Sholihah, M. (2018). Penerapan Business Model Canvas dalam pemetaan strategi bisnis industri manufaktur perahu kayu di UKM UD. Duta Merpati. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 6(1), 33–42.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Urban, P., Klumpp, M., & Wülfing, M. (2018). Airline business model classification and clustering: Beyond low-cost and full-service carriers. Journal of Air Transport Studies, 9(1), 1–22.

Viali, M., Pranoto, H., & Raharjo, S. (2018). Analisis strategi pengembangan bisnis kargo udara studi kasus Cargo PT Garuda Indonesia Tbk menggunakan Business Model Canvas dan Porter's Five Forces. Jurnal Logistik Bisnis Indonesia, 8(2), 89–104.

Downloads

Published

2026-08-27

Citation Check