Analisis Kebutuhan Akses dalam Penanganan Keadaan Darurat di Area Selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Authors

  • Zidan Maulana Akbar Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Suse Lamtiar Simbolon Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Rahmawati Sukra Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9059

Keywords:

Akses Operasional, ARFF, Keadaan Darurat

Abstract

Keterbatasan akses operasional kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) di area selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta terjadi akibat belum tersedianya jalan penghubung yang melintasi saluran sungai atau parit serta emergency access gate pada pagar parimeter sisi selatan, sehingga kendaraan ARFF harus menempuh rute memutar melalui jalan parimeter maupun jalan provinsi di sisi utara. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara standar keselamatan penerbangan dengan implementasi akses darurat di lapangan sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi akses operasional kendaraan ARFF beserta kendala yang dihadapi serta mengidentifikasi kebutuhan akses guna mendukung penanganan keadaan darurat di area selatan bandar udara tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, dipilih karena mampu menghasilkan pemahaman mendalam terhadap kondisi akses operasional berdasarkan fakta di lapangan tanpa bermaksud menguji hipotesis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap empat Operation Chief unit ARFF yang dipilih secara purposive sampling, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan jalan penghubung dan emergency access gate menyebabkan kendaraan ARFF dari Fire Station 1 menuju jalan umum sisi selatan harus menempuh jarak 9,36 km (±4 menit 50 detik), jauh lebih panjang dibandingkan estimasi 0,78 km (±24 detik) apabila akses langsung tersedia. Berdasarkan temuan tersebut, penyediaan jalan penghubung yang terintegrasi dengan emergency access gate menjadi kebutuhan akses operasional utama untuk meningkatkan konektivitas serta efektivitas penanganan keadaan darurat di area selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta, dan disarankan menjadi bahan evaluasi pengelola bandar udara serta rujukan bagi penelitian lanjutan mengenai perencanaan teknis infrastruktur akses darurat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baxter, Pamela, and Susan Jack. 2008. “Qualitative Case Study Methodology: Study Design and Implementation for Novice Researchers.” The Qualitative Report. doi:10.46743/2160-3715/2008.1573.

Boddy, Clive Roland. 2016. “Sample Size for Qualitative Research.” Qualitative Market Research: An International Journal 19(4):426–32. doi:10.1108/QMR-06-2016-0053.

Bowen, Glenn A. 2009. “Document Analysis as a Qualitative Research Method.” Qualitative Research Journal 9(2):27–40. doi:10.3316/QRJ0902027.

Creswell, John W., and J. David Creswell. 2017. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage publications.

Darmawan, Zhabri, Suse Lamtiar Simbolon, and Widi Farah Diba Putri. 2024. “Metode Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Akses PKP-PK Bandar Udara Ngloram - Blora.” Menara: Jurnal Teknik Sipil 19(2):118–25. doi:10.21009/jmenara.v19i2.45038.

Dermawan, Ramadhan, Heru Kusdarwanto, Minulya Eska Nugraha, Yudita Nirmala Kartikasari, and Fadhilla Nina Rizkyanti. 2023. “Emergency Response: The Availability Of Access Road At The International Airport.” Journal of Airport Engineering Technology (JAET) 4(1):31–37. doi:10.52989/jaet.v4i1.119.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. 2026. “Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor:PR-DJPU 06 Tahun2026 Tentang Standar Tekis Dan Operasi Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual Of Standard CASR Part 139) Volume IV Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).”

International Civil Aviation Organization. 2013. International Civil Aviation Organization. Annex 14 to the Convention on International Civil Aviation: Aerodromes—Volume I: Aerodrome Design and Operations. International Civil Aviation Organization.

International Civil Aviation Organization. 2014. DOC.9137-AN/898 Part 1 Airport Services Manual Part 1 Rescue And Fire Fighting. www.icao.int.

Kawulich, Barbara B. 2005. Participant Observation as a Data Collection Method. http://www.qualitative-research.net/fqs/.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldana. 2014. Qualitative Data Analysis. sage.

Myers, Michael D., and Michael Newman. 2007. “The Qualitative Interview in IS Research: Examining the Craft.” Information and Organization 17(1):2–26. doi:https://doi.org/10.1016/j.infoandorg.2006.11.001.

Presiden Republik Indonesia. 2009. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan.”

Rafi Aditya, Achmad, Wiwid Suryono, and Fahrur Rozi. 2025. Pavement Construction Planning Of Access Road At Jenderal Ahmad Yani International Airport Semarang.

Vaňková, Kristýna, And Ladislav Capoušek. 2016. “Rescue And Fire Fighting On Rwy 06r/24l.” Mad - Magazine Of Aviation Development 4(18):5. Doi:10.14311/Mad.2016.18.01.

Wensveen, John. 2023. Air Transportation.

Downloads

Published

2026-08-27

Citation Check