Analisis Sistem Grounding di Bandar Udara Cakrabhuwana
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9063Keywords:
Bentonit Teraktivasi, Earth Tester, Lampu PAPI, PUIL 2020, Resistansi GroundingAbstract
Sistem grounding pada Bandar Udara Cakrabhuwana Cirebon melalui kegiatan wawancara menyatakan belum dilakukan pemeliharaan dan pengujian nilai resistansi secara berkala sejak pemasangan tahun 2014, sehingga berpotensi menimbulkan kegagalan proteksi dan bahaya keselamatan operasional penerbangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan sistem grounding dan memberikan solusi teknis penurunan nilai resistansi secara teoritis yang tidak memenuhi standar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai resistansi grounding pada enam titik penting serta mengevaluasi efektivitas metode perbaikan secara teoritis. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan teknik pengukuran langsung Fall-of-Potential menggunakan Earth Tester digital. Metode ini dipilih karena memberikan akurasi p dalam mengukur nilai resistansi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari enam titik memenuhi standar PUIL 2020 ( ), sedangkan titik Precision Approach Path Indicator (PAPI) tidak layak dengan nilai resistansi akibat korosi elektroda dan penanaman dangkal ( ). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode pararel rod grounding (S > L) (79,03 %), pararel siku (81,97 %), kombinasi metode single metode pararel rod grounding (S < L), metode pararel rod grounding (S > L) dengan zat aditif bentonit teraktivasi, nilai persentase penurunan masing-masing (81,97%), (82,58%), dan (85,03%). Rekomendasi penelitian lanjutan adalah melakukan uji coba eksperimental lapangan langsung untuk memverifikasi model perhitungan bentonit teraktivasi secara empiris.
Downloads
References
Amelya, P. I., Steven, H., & Gumohung, W. (2024). Efektifitas Zat Adiktif Dalam Memperkecil Resistansi Pentanahan Gedung Pasca Sarjana Universitas Ichsan Gorontalo. Media Elektrika, 17(1), 54–62.
Amrullah, R., & Kuspranoto, A. H. (2024). Optimalisasi Sistem Grounding Pada Fasilitas Dppu Yia: Studi Kasus Dan Rekomendasi Perbaikan. Jurnal Pengabdian Multidisiplin Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 70–75. Https://Doi.Org/10.59485/Abdikestrada.V1i2.90
Andini, D., Martin, Y., & Gusmedi, H. (2016). Perbaikan Tahanan Pentanahan Dengan Menggunakan Bentonit Teraktivasi. Electrician, 10, 44–53.
Asmal, A., Mujibur, R., Antarissubhi, & Umar, K. (2022). Analisis Kegagalan System Grounding Pada Pondok Aysah Samata Kabupaten Gowa. Vertex Elektro, 14, 33–44. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.26618/Jte.V14i1.9146
Bangun, K., T, H., & Bambang, S. (2016). Perbaikan Sistem Pentanahan Pada Gedung Listrik Politeknik Negeri Semarang. Jtet, 5, 32–40. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.32497/Jtet.V5i1.272
Indonesia, S. N., & Nasional, B. S. (2011). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011. 2011(Puil).
Kasim, I., Hertog, D. H., & Corio, D. (2016). Analisis Penambahan Larutan Bentonit Dan Garam Untuk Memperbaiki Tahanan Pentanahan Elektroda Plat Baja Dan Batang Batang. Jetri, 13, 61–72.
Li, Z., Chen, H., Zhang, T., Qiao, X., & Shi, X. (2024). Corrosion Analysis On Grounding Grid Used For 220kv Electrical Equipment (Issue Cadpc). Atlantis Press International Bv. Https://Doi.Org/10.2991/978-94-6463-435-8
Mubarok, R., Prasetyono, R. N., & Alfarikhi, Z. (2022). Analisis Sistem Grounding Menggunakan Elektroda Ground Rod Jenis Tembaga Pada Gedung A Dan D Di Universitas Peradaban. Journal Of Telecommunication, Electronics, And Control Engineering (Jtece), 4(2), 100–107. Https://Doi.Org/10.20895/Jtece.V4i2.708
Sugiyono, P. D. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Willy Amri Sinaga, Suse Lamtiar, Ahmad Al Baihaqi Husaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










