Analisis Keandalan Sistem Distribusi Listrik pada Gardu 2 Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9074Keywords:
Keandalan, Sistem Distribusi, ETAP, SAIFI, SAIDIAbstract
Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan faktor penting dalam menjamin kontinuitas pasokan energi listrik pada fasilitas pendidikan. Gardu 2 Politeknik Penerbangan Indonesia Curug melayani berbagai fasilitas utama kampus. Namun, berdasarkan observasi lapangan ditemukan beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian, di antaranya pernah terjadi gangguan transformator pada tahun 2023, genset tidak beroperasi sejak tahun 2017, serta masih terdapat kejadian pemadaman pada jaringan Gardu 2. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap keandalan dan kinerja operasional sistem distribusi berdasarkan kondisi eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keandalan jaringan distribusi Gardu 2, mengevaluasi kinerja operasional sistem, serta mengidentifikasi komponen jaringan yang memerlukan perhatian teknis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pemodelan sistem menggunakan Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) melalui modul Reliability Assessment Index dan Load Flow. Metode ini dipilih karena dapat memberikan evaluasi kuantitatif terhadap tingkat keandalan berdasarkan data gangguan sekaligus menggambarkan kondisi operasional sistem berdasarkan parameter aliran daya, pembebanan, dan tegangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai SAIFI sebesar 3,0006 kali/tahun, SAIDI sebesar 9,96 jam/tahun, dan CAIDI sebesar 3,320 jam/gangguan yang memenuhi standar SPLN 68-2:1986. Hasil simulasi ETAP menunjukkan kesesuaian dengan perhitungan manual, sedangkan analisis Load Flow menunjukkan transformator 630 kVA memiliki tingkat pembebanan sebesar 75,3%. Evaluasi lebih lanjut menunjukkan adanya drop voltage sebesar 7,90% pada jalur MDP 3C yang melebihi batas PUIL 2020. Berdasarkan hasil tersebut, sistem Gardu 2 secara indeks keandalan masih memenuhi standar, tetapi terdapat aspek operasional yang memerlukan perhatian, terutama penghantar pada jalur MDP 3C, sistem proteksi untuk AC barak Delta hingga November, dan sumber daya cadangan. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan evaluasi kondisi fisik peralatan, pengukuran parameter lapangan secara berkala, serta kajian teknis terhadap peningkatan kapasitas dan konfigurasi sistem distribusi.
Downloads
References
Ali, K., Wiyagi, R. O., & Syahputra, R. (2017). Reliability Analysis of Power Distribution System. 1(2), 67–74.
Hendro Widiarto. (2023). Analisis Aliran Daya Pada Sistem Tenaga Listrik Di Bandara Internasional Supadio Menggunakan Software Etap 19. Knowledge : Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 3(4).
Hidayat, L. I., Sultan, A. R., Achmad, A., Elektro, J. T., Negeri, P., & Pandang, U. (2022). Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 kV ULP Sungguminasa Penyulang Pallangga Menggunakan Metode Section Technique dan Reliability Index Assessment (RIA). 1(2), 51–60.
Perusahaan Umum Listrik Negara. (1986). SPLN 68-2, 1986.pdf.
Prasetia, A. M., Sartika, L., Amin, A., & Muslim, H. (2024). MITOR : Jurnal Teknik Elektro Reliability Indices at PT PLN.
PUIL, P. U. I. L. (. (2020). Persyaratan Umum Instalasi Listrik ( PUIL ) 2020.
Zulkilpi, Usep, Haerul Pathoni, D. T. (2021). Studi Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 Kv PT.PLN (PERSERO) UP3 Jambi Ulp Kotabaru. Jurnal Engineering, 3.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Farhan Budiyanto, Iwan Koswara, Andika Hakim Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










