Rancangan Pemasangan Runway Threshold Identification Lights di Bandar Udara Nusawiru

Authors

  • Josua Bungaran Raja Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Rubby Soebiantoro Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Yenni Arnas Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9110

Keywords:

Airfield Lighting System, Bandar Udara Nusawiru, Detail Engineering Design, Research & Development, Runway Threshold Identification Light

Abstract

Landasan pacu di Bandara Udara Nusawiru Pangandaran Jawa Barat memiliki panjang 1.400 meter dan lebar 30 meter. Kondisi saat ini runway 07 dan 25 belum tersedia fasilitas approach light belum. Berdasarkan PR 21 Tahun 2023, aspek keselamatan dan keamanan pada threshold non-precision approach runway memerlukan indikator yang jelas. Jika pemasangan approach light tidak memungkinkan, regulasi tersebut menghendaki penggunaan Runway Threshold Identification Light (RTIL) sebagai solusi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pemasangan RTIL sesuai standar yang berlaku dalam bentuk Detail Engineering Design (DED) yang dapat diaplikasikan di Bandar Udara Nusawiru. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level satu, meliputi tahap identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan desain, hingga validasi desain. Penelitian ini menghasilkan beberapa poin penting, antara lain penempatan RTIL dilakukan secara simetris terhadap threshold light dengan jarak aman 10 meter dari runway edge light, sistem kelistrikan dioperasikan pada tegangan 230 VAC menggunakan kabel tipe NYFGbY 3x10 mm² sepanjang 1.886 meter, aspek proteksi kelistrikan menggunakan MCB dengan kapasitas 4A serta konstruksi dudukan berstandar SKEP 114 Tahun 2002 berdimensi 60×72×50 cm. Seluruh hasil rancangan ini diintegrasikan ke dalam dokumen Detail Engineering Design (DED), sehingga siap diaplikasikan sebagai panduan operasional di bandar udara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, M., & Zulina, K. (2015). Rancang Bangun Simulasi Approach Lighting System Bandar Udara Menggunakan Microsoft Visual Studio 2015 di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia. Jurnal Ilmiah Aviasi Langit Biru, 17(3), 56–64. https://doi.org/10.35681/1560-9189.2015.17.3.100328

Chlebek, J. (2019). Runway lighting systems as a key tool to extend operational capabilities of VFR airports. Transportation Research Procedia, 40, 125–132. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2019.07.020

Kusterer, C., Köhler, R., Zehl, T., Wolf, A., & Hofmann, M. (2018). Analisis Sistem Kelistrikan Runway Lighting di Bandar Udara Hasanuddin. Jurnal Teknik Elektro dan Tenaga Listrik, 6(2), 45–54.

Nugroho, D. (2021). Rancangan Control dan Monitoring AFL (Airfield Lighting System) Berbasis IoT Sebagai Sarana Pembelajaran Taruna. Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan, 5(2), 1–6.

Putri, N. A., Ramadha, D. B., Kusuma, T. D. P. A., & Prayitno, H. (2025). Pengaruh Faktor Cuaca Terhadap Perencanaan Penerbangan dan Dampaknya pada Keterlambatan Penerbangan. Jurnal Penelitian Transportasi Udara, 10(1), 19–27. https://doi.org/10.46491/jp.v10i1.1873

Salsabila, N. I. (2020). Optimalisasi Fasilitas Airfield Lighting System Sebagai Penunjang Pelayanan Navigasi dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Tambolaka. Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan), 4, 1–9.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A., Wibowo, H., & Pratama, R. (2020). Alat Bantu Pendaratan Visual di Airport untuk Mendukung Keselamatan Pesawat. Jurnal Aviasi Indonesia, 5(2), 88–97.

Wiratama, O. F., Tito, Kustori, & Setiyo. (2019). Rancangan Kontrol dan Monitoring Runway Threshold Identifier Light Menggunakan Radio Link Berbasis Mikrokontroler. Jurnal Ilmiah Aviasi Dirgantara, 13(1), 15–26.

Downloads

Published

2026-08-27

Citation Check