Analisis Penyalur Petir di Lingkungan Asrama Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9114Keywords:
Sistem Penyalur Petir, Proteksi Petir, Pentanahan, Keselamatan Bangunan, Politeknik Penerbangan Indonesia CurugAbstract
Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki intensitas hari guruh yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan risiko sambaran petir terhadap bangunan dan sistem kelistrikan, khususnya pada fasilitas dengan tingkat aktivitas dan fungsi vital yang tinggi. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC) sebagai institusi pendidikan penerbangan memiliki berbagai fasilitas pendukung operasional, salah satunya kawasan asrama taruna yang berfungsi sebagai area hunian utama dengan kepadatan aktivitas yang tinggi. Peristiwa sambaran petir yang terjadi pada 1 Desember 2025 di lingkungan asrama PPIC mengakibatkan gangguan sistem kelistrikan serta kerusakan pada beberapa panel distribusi, sehingga diperlukan evaluasi terhadap sistem penyalur petir yang terpasang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting sistem penyalur petir empat bangunan di lingkungan asrama PPIC, yaitu Gedung Serba Guna (GSG), Tower Budiarto, asrama Alpha dan asrama Bravo serta menganalisis kinerja sistem melalui pemeriksaan kondisi komponen utama, nilai tahanan pentanahan dan kesesuaiannya terhadap standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, pengukuran tahanan pentanahan dan pengukuran dimensi bangunan. Data dianalisis berdasarkan PUIPP, SNI 03-7015-2004, IEC 61024-1-1, IEC 62305-3 dan NF C 17-102:2011 melalui perhitungan taksiran risiko sambaran petir, pemeriksaan kondisi komponen, evaluasi nilai tahanan pentanahan serta analisis jangkauan perlindungan terminal ESE. Penelitian ini menghasilkan evaluasi terhadap kondisi sistem penyalur petir eksisting dan tingkat kesesuaiannya terhadap standar teknis yang berlaku, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem proteksi petir dan keselamatan bangunan di lingkungan pendidikan penerbangan.
Downloads
References
Andriani, D. S. (2024). Evaluasi sistem proteksi penangkal petir pada bangunan Power House Bandara SAMS Sepinggan. Masliq, 4(2), 479–487.
Apriawan, D. Y., & Rakhmawati, L. (2018). Rancang bangun alat ukur tinggi dan berat badan otomatis untuk menentukan kategori status gizi berbasis Arduino Uno. Jurnal Teknik Elektro, 7(2), 1–8.
Azmi, D., Nusantara, D., & Aritonang, N. (2022). Pelatihan penggunaan waterpass, theodolit, total station bagi guru teknik. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 242–252.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2025). Data harian iklim dan hari guruh wilayah Kabupaten Tangerang tahun 2024–2025. BMKG. https://dataonline.bmkg.go.id/data-harian
Badan Standardisasi Nasional. (2004). Sistem proteksi petir pada bangunan gedung (SNI 03-7015-2004).
Badan Standardisasi Nasional. (2011). Persyaratan umum instalasi listrik 2011 (PUIL 2011) (SNI 0225:2011).
Departemen Pekerjaan Umum. (1983). Peraturan umum instalasi penyalur petir (PUIPP 1983). Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Fadhil, A., Ismy, R., Muliani, F., & Amna, K. (2026). Pelatihan penggunaan alat ukur theodolit dan waterpass untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa teknik sipil di Aceh. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 40–48.
French National Organization for Standardization. (2011). Protection of structures and open areas against lightning using early streamer emission air terminals (NF C 17-102:2011). AFNOR.
International Electrotechnical Commission. (1995). Protection of structures against lightning – Part 1: General principles – Section 1: Guide A – Selection of protection levels for lightning protection systems (IEC Standards No. 61024-1-1).
International Electrotechnical Commission. (2010). Protection against lightning – Part 1: General principles (IEC Standards No. 62305-1).
International Electrotechnical Commission. (2010). Protection against lightning – Part 3: Physical damage to structures and life hazard (IEC Standards No. 62305-3).
Lightning Protection International. (2011). Stormaster ESE air terminal technical manual. LPI Pty Ltd.
Maftuh, M., Affandy, R., Kosasih, A., Lamtiar, S., & Penerbangan, P. (2019). Rancangan penyalur petir tipe elektrostatis di Gedung Terminal Kedatangan Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang. Jurnal Ilmiah Penerbangan, 13(3), 112–120.
Mahira, A., Widyanto, A. N., Husnayain, F., & Fitri, I. R. (2024). Evaluasi sistem proteksi petir eksternal pada bangunan pusat perbelanjaan: Studi kasus Gedung XYZ. Cyclotron, 7(2), 60–67. https://doi.org/10.30651/cl.v7i02.23283
Mite, Y. K. (2024). Evaluasi penangkal petir menggunakan sudut proteksi Gedung Rusunawa Univ Borneo Tarakan [Skripsi, Universitas Borneo Tarakan]. Repository Universitas Borneo Tarakan.
Mulyadi, Z., Usrah, I., & Andang, A. (2023). Perencanaan sistem proteksi penangkal petir di Stadion Sakti Lodaya Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Teknik Elektro, 4(2), 95–103.
Oktavia, M., Rianto, D. J., Novratrilova, L., Heriyanto, H., & Aswana, A. (2024). Fungsi penggunaan Add Placemark dan Add Polygon dalam pembuatan peta situasi menggunakan Google Earth Pro. Madaniya, 5(1), 252–263. https://doi.org/10.53696/27214834.751
Opu, S. (2018). Penentuan daerah rawan bencana sambaran petir di wilayah Kabupaten dan Kota Bandung Jawa Barat. Jurnal Sains dan Teknologi, 2(2), 137–144.
Pamapersada, P. T. (2021). Analisa sistem proteksi petir eksternal tipe elektrostatis di PT. Pamapersada Nusantara Distrik CCOS Cileungsi – Bogor [Tugas Akhir, Politeknik Enjinering Indorama].
Pohan, N. A., & Syaimi, K. U. (2023). Aplikasi prinsip trigonometri dalam perhitungan jarak dan tinggi objek. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 4(4), 21–30.
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. (2025). Visi dan misi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. PPIC. https://ppicurug.ac.id
Rani, D. (2019). Pemrograman desain sistem penangkal petir eksternal pada gedung bertingkat berbasis Java [Skripsi, Universitas Negeri Jakarta].
Saragih, B., & Purba, J. L. (2020). Sistem penangkal petir pada Gedung Kemang Gallery. Jurnal Teknik Ketenagalistrikan, 9(1), 15–24.
Seniari, N. M., Natsir, A., Ayu, I., Adnyani, S., & Nababan, S. (2021). Pengenalan pemasangan sistem proteksi petir (SPP) eksternal pada gedung di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 487–492.
Strata, P. S. (2019). Analisis spasial kerapatan sambaran petir di wilayah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2012–2016. Jurnal Geografi, 11(2), 75–84.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryadi, A. (2017). Perancangan instalasi penangkal petir eksternal metoda Franklin pada Politeknik Enjinering Indorama. Jurnal TEKNO, 21(3), 219–230.
Yulvarizal, D., & Rosma, I. H. (2020). Analisis sistem proteksi petir pada menara BTS 42 meter PT. Telekomunikasi Selular. JOM FTEK Universitas Riau, 7(1), 1–4.
Yunita, R., Asnur, H., Khatab, U., Junnaidi, R., Sari, R., Rizki, A., & Budiman, A. (2022). Pengukuran lokasi untuk perencanaan pembangunan stadion di Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang Kabupaten 50 Kota menggunakan alat ukur theodolite. Jurnal Ilmu Terapan, 1(1), 27–42.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Amanda Pradnya Dewi, KGS. M. Ismail, Ni Kadek Oktaviani Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










