Prakarsa Komunitas Sipil Inklusif: Studi Pemenuhan Hak Dasar Pendidikan di Maktab Tuli As-Sami Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9122Keywords:
Prakarsa Sipil, Hak Pendidikan Tuli, Budaya TuliAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prakarsa komunitas sipil inklusif dalam meretas ketimpangan struktural pemenuhan hak atas pendidikan bagi warga negara tuli di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Keserbatidakcukupan negara dan rendahnya tingkat literasi masyarakat marjinalisasi ganda bagi subjek tuli. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama informan kunci yang diperkuat melalui observasi partisipatif serta studi dokumentasi primer. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maktab Tuli As-Sami bertindak sebagai manifestasi agensi kewarganegaraan transformatif yang mengisi kekosongan peran negara melalui penyediaan arena pendidikan berbasis Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan budaya tuli. Transformasi gerakan terwujud dari pergeseran pendekatan karitas menuju model berbasis keberdayaan kedaulatan warga dengan mengaktualisasikan prinsip dan etika budaya tuli. Keberlanjutan gerakan ini ditopang oleh pengembangan modal sosial melalui kemitraan strategis bersama komunitas sipil yang luas, perguruan tinggi, dan lembaga birokrasi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemandirian komunitas sipil akar rumput di Maktab Tuli As-Sami’ merupakan wujud best practice dari gerakan inklusi yang mampu menjamin kedaulatan dan pemenuhan hak dasar pendidikan tuli secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Downloads
References
Aladin, Ihsan. (2026). Human As A Never-Ending Problem: The Genealogy Of The Crisis In Philosophical Anthropology And The Paradox Of The Indonesian Subject—From Zoon Logon Echon To Algorithmic Citizen. Issue: Journal of Islamic Studies for Universal Dialogue, 4(1), 21–84.
Anggraini, Cynthia Desta. (2024). Membangun jembatan komunikasi. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 786–790.
Erfain, Erfain. (2025). Kekuatan Komunitas Lokal Sebagai Pilar Masyarakat Sipil. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(6), 123–134.
Gumelar, Gilang, Hafiar, Hanny, & Subekti, Priyo. (2018). Konstruksi makna BISINDO sebagai budaya tuli bagi anggota GERKATIN. Informasi, 48(1), 65–78.
Holcomb, Thomas K. (2023). Introduction to deaf culture. Oxford University Press.
Jb, Masroer, & Darmawan, Lalu. (2016). Wacana Civil Society (Masyarkat Madani) Di Indonesia. Jurnal Sosiologi Reflektif, 10(2), 35–64.
Juanda, Juanda. (2021). Anomali Anggaran Pendidikan Dalam Pengaturan Dan Praktek. " Dharmasisya” Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 1(2), 18.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026). STATISTIK SLB 2025/2026. https://data.kemendikdasmen.go.id/publikasi/p/buku-statistik/statistik-sekolah-luar-biasa-slb-tahun-2025-2026-2026
Khoeriyah, Intan Maulidia, Winarsih, Murni, & Kasirah, Irah. (2024). Persepsi Guru terhadap Penggunaan SIBI dan BISINDO di SLB. JPK: Jurnal Pendidikan Khusus, 3(2), 119–126.
Kövér, Ágnes. (2021). The relationship between government and civil society in the era of COVID-19. 12(1), 1–24.
Malika, Meysa, & Berlianti, Berlianti. (2025). Penggunaan Bahasa Isyarat SIBI dan BISINDO untuk Siswa Tuli di Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Medan. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 4(3), 78–87.
Palar, Novie RA, Londa, Very Y., Goni, Shirley YVI, & Kandowangko, Nicolaas. (2023). Ketersediaan Sarana Aksesibilitas Penyandang Disabilitas di Pusat Layanan Publik Pemerintah Kota Manado. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 13(2), 203–208.
Saraswati, Danti Ayu, & Towidjojo, Vera Diana. (2022). Bahasa Isyarat Indonesia. Jurnal Medical Profession (Medpro), 4(1), 8–14.
Savitri, Desy Irsalina, Bua, Mety Toding, Adiasti, Nindya, Mas’an Al Wahid, Sucahyo, & Rhamdan, Donna. (2026). Menjembatani Sunyi: Bahasa Isyarat Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Inklusif Penyandang Tuli. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 54–65.
Setyawan, Andi. (2019). Komunikasi antar pribadi non verbal penyandang disabilitas di Deaf Finger Talk. Jurnal Kajian Ilmiah, 19(2), 165–174.
Solihin, Ilham. (2023). Kesetaraan Sosial Dalam Bahasa Isyarat Sebagai Identitas Tuli Di Komunitas Rumah Setara Palembang. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 1(03), 111–130.
Sumarto, Hetifah Sj. (2025). Inovasi, partisipasi dan good governance: 20 prakarsa inovatif dan partisipatif di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Tugut, Filiz Serdar. (2025). Philosophical Practice in Humanitarian Crises: Existential Ruptures and the “Way of Well-Being” Model. Interdisciplinary Research in Counseling, Ethics and Philosophy, 5(15), 18–32.
Ulil Rosyad, Mohammad. (2025). Paradigma Inklusivitas dalam Al-Qur’an: Telaah Pemenuhan Hak Profesi terhadap Penyandang Disabilitas.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Arief Adi Purwoko, Pipit Widiatmaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










