Rancangan Pemasangan Medium Approach Lighting System pada Runway 33 di Bandar Udara Wiriadinata Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9128Keywords:
MALS, Approach Lighting System, Bandar Udara WiriadinataAbstract
Bandar Udara Wiriadinata Tasikmalaya merupakan bandar udara kategori Non Precision Approach yang pada Runway 33 saat ini hanya dilengkapi Runway Threshold Identification Light (RTIL). Kondisi tersebut belum memberikan panduan visual yang optimal bagi pilot, terutama saat jarak pandang menurun akibat kabut dan curah hujan tinggi. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan operasi penerbangan melalui perancangan Medium Approach Lighting System (MALS) pada Runway 33. Tujuan penelitian adalah menghasilkan rancangan MALS yang sesuai dengan ketentuan teknis dan kondisi eksisting Bandar Udara Wiriadinata. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Tingkat 1 karena penelitian berfokus pada pengembangan produk berupa rancangan tanpa implementasi fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, sedangkan analisis rancangan mengacu pada ICAO Annex 14 dan SKEP Nomor 114 Tahun 2002. Hasil penelitian menghasilkan rancangan MALS sepanjang 420 meter yang terdiri atas tujuh barrette dengan jarak 60 meter serta crossbar pada jarak 300 meter. Rancangan juga mencakup penyesuaian elevasi, tinggi tiang, jalur kabel, kapasitas catu daya, dan spesifikasi instalasi sesuai kondisi eksisting. Produk yang dihasilkan berupa Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Rencana Kerja Syarat (RKS) yang telah divalidasi. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan MALS telah memenuhi konfigurasi dan ketentuan teknis yang digunakan sehingga dapat menjadi acuan pengembangan fasilitas Approach Lighting System pada Runway 33. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan rancangan ke tahap implementasi fisik serta melakukan pengujian kinerja dan evaluasi efektivitas MALS terhadap keselamatan operasi pada kondisi jarak pandang rendah.
Downloads
References
Bandar, D. I., & Halim, U. (2024). A L - D Y. 3, 480–487.
Destisari, A. (2017). Perencanaan Perubahan Konfigurasi Precision Approach Lighting System (Pals) Category I Limited Menjadi Medium Approach Lighting System (Mals) Di Bandar Udara Husein Sastranegara – Bandung. 1, 37–48.
Firman, D., Wijaya, H., Bunahri, R. R., & Kona, M. (2023). Perencanaan Pemasangan Medium Approach Lighting System ( Mals ) Pada Runway 09 Di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bali. 1(2), 132–142.
Icao Annex 14. (2017). Doc 9157 Aerodrome Design Manual.
Latif, A. F. (2024). Rancangan Reposisi Medium Approach Lighting System Runway 12 Di Bandar Udara Budiarto Curug Abstrak Rancangan Reposisi Medium Approach Lighting System Runway 12 Di Bandar Udara Budiarto Nit . 16042010002 Program Studi D . Iv Teknik Listrik Bandara.
Peraturan, O., & Penerbangan, K. (2023). Standar Teknis Dan Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Slpll Bagian 139 (Maivlial Of Sraivdard Ciasr Part J39) Volume I Aerodrome Daratan.
Perhubungan, D., Jenderal, D., & Udara, P. (2002). Departemen perhubungan direktorat jenderal perhubungan udara.
Primadi Candra, Reza Fauzi, P. W. (2020). Precision Approach Light System. 17(1).
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Arya Reistu Pradipta, Feti Fatonah, Muhammad Zaky Isdy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










