Analisis Kesesuaian Sistem Penerangan Apron Floodlight Untuk Mendukung Keselamatan Operasional Penerbangan di Bandar Udara Karel Sadsuitubun

Authors

  • Nurul Daniah Hasbi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Yenni Arnas Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Edy Kurniawan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9137

Keywords:

Apron Floodlight, Bandar Udara Karel Sadsuitubun, Intensitas Penerangan, Lux, PR 21 Tahun 2023, Keselamatan Penerbangan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan intensitas penerangan apron di Bandar Udara Karel Sadsuitubun, Langgur, yang dinilai kurang memadai dan tidak merata sebagai akibat penurunan kinerja (depresiasi) lampu halogen eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kuat penerangan aktual terhadap ketentuan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023 dan ICAO Annex 14, serta menguji pengaruh keandalan sistem penerangan tersebut terhadap keselamatan operasional penerbangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengukuran lapangan dengan Digital Lux Meter pada kondisi permukaan kering dan basah di Parking Stand 1–4 serta area transisi gedung terminal, yang dilengkapi dengan penyebaran kuesioner kepada 42 personel operasional sisi udara. Analisis data mencakup komparasi nilai iluminansi, rasio keseragaman cahaya (uniformity ratio), serta uji statistik inferensial (regresi linear parsial dan koefisien determinasi) menggunakan SPSS versi 26. Hasil pengukuran menunjukkan kuat penerangan rata-rata di area apron berkisar antara 2,00–14,25 Lux, berada di bawah standar minimal regulasi sebesar 20 Lux. Kondisi paling kritis ditemukan pada Parking Stand 3 dan 4 (2,00–3,50 Lux) akibat belum tersedianya tiang floodlight mandiri. Hasil uji regresi parsial (uji t) menunjukkan nilai t-hitung (8,039) lebih besar dari t-tabel (2,021) dengan taraf signifikansi < 0,001, serta koefisien determinasi (R²) sebesar 60,8%, yang membuktikan bahwa kualitas pencahayaan apron floodlight berpengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan penerbangan. Penelitian ini merekomendasikan pemeliharaan preventif secara berkala serta migrasi ke teknologi lampu LED guna meningkatkan keandalan dan keselamatan operasional darat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, B. F. (2023). Evaluasi kuat pencahayaan apron floodlight di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang [Karya tulis ilmiah, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia].

Commission Internationale de l'Éclairage. (2003). CIE 154:2003 — The maintenance of outdoor lighting systems. CIE.

Federal Aviation Administration. (2018). Advisory Circular 150/5340-30J: Design and installation details for airport visual aids. U.S. Department of Transportation.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

International Civil Aviation Organization. (2021). Aerodrome design manual, Part 4: Visual aids (Doc 9157, 5th ed.). ICAO.

International Civil Aviation Organization. (2022). Aerodromes: Aerodrome design and operations (Annex 14, Vol. I, 9th ed.). ICAO.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 08 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Operasional PKPS Bagian 139-26 Visual Aids. DJPU.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023 tentang Standar Teknis dan Operasi PKPS Bagian 139 Volume I Aerodrome Daratan. DJPU.

Mahendro, J. (2023). Pengaruh apron floodlight terhadap keselamatan penerbangan Terminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Jurnal Manajemen Dirgantara, 16(1), 45–52.

Nugraha, B. (2022). Pengembangan uji statistik: Implementasi metode regresi linier berganda dengan pertimbangan uji asumsi klasik. Pradina Pustaka.

Pamungkas, H. R. (2021). Analisa kelayakan sistem pencahayaan apron floodlight di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang [Tugas akhir, Universitas Semarang].

Riduwan. (2021). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.

Santoso, S. (2021). Statistik parametrik: Konsep dan aplikasi dengan SPSS. Elex Media Komputindo.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suprihartini, Y. (2019). Kajian pencahayaan flood light di apron selatan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Jurnal Ilmiah Aviasi Langit Biru, 12(2), 143–148.

Sutarwati, S., & Simanjuntak, L. A. (2023). Implementasi peraturan keamanan dan keselamatan penerbangan terkait manajemen bahaya hewan liar di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Jurnal Manajemen Dirgantara, 16(1), 154–164.

Syafitri, N. M., Saleh, L. M., & Russeng, S. S. (2022). Penilaian bahaya risiko di area apron Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Prosiding Nasional FORIKES, 3, 28–32.

Taryana, Y., & Soebiantoro, R. (2020). Analisa apron floodlight menggunakan lampu LED di Bandar Udara Adi Soemarmo - Solo. Jurnal Ilmiah Aviasi Langit Biru, 13(1), 69–78.

Yasa, I. W. S. (2021). Analisis konsumsi energi untuk efisiensi kelistrikan pada penggunaan sistem tata cahaya apron flood light bandar udara. Jurnal Kajian Teknik Elektro, 6(2), 54–61.

Downloads

Published

2026-08-27

Citation Check