Pemanfaatan Trichoderma Harzianum Sebagai Agen Hayati Dalam Mempercepat Pengomposan Daun Mahoni (Swietenia Mahagoni)
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9160Keywords:
Trichoderma Harzianum, Daun Mahoni, Pengomposan, Dekomposisi, KomposAbstract
Limbah daun mahoni (Swietenia mahagoni) merupakan salah satu limbah organik yang banyak ditemukan di lingkungan Universitas Negeri Medan dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos. Namun, daun mahoni relatif sulit terurai sehingga diperlukan pemanfaatan agen hayati untuk mendukung proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Trichoderma harzianum sebagai agen hayati dalam proses pengomposan daun mahoni serta mengetahui perubahan suhu, pH, dan karakteristik organoleptik kompos selama proses pengomposan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif karena penelitian difokuskan pada pengamatan dan pendeskripsian perubahan parameter pengomposan selama proses berlangsung. Bahan penelitian berupa daun mahoni kering yang dicampurkan dengan tanah dan T. harzianum, kemudian dikomposkan selama tiga minggu. Pengamatan dilakukan pada tiga perlakuan (P1, P2, dan P3) dengan parameter suhu, pH, warna, bau, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pada ketiga perlakuan mengalami penurunan dari 38–40°C pada minggu pertama menjadi 30–32°C pada minggu ketiga. Nilai pH mengalami perubahan selama proses pengomposan dan pada minggu ketiga seluruh perlakuan mencapai pH 7. Pada akhir pengamatan, seluruh perlakuan menghasilkan kompos berwarna coklat kehitaman, berbau tanah, dan bertekstur gembur. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa proses dekomposisi berlangsung dan mengarah pada kondisi kompos yang lebih matang. Penggunaan T. harzianum pada pengomposan daun mahoni menunjukkan potensi dalam mendukung proses dekomposisi dan pemanfaatan limbah daun mahoni menjadi bahan organik yang lebih bernilai guna. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol, variasi dosis T. harzianum, dan parameter kualitas kompos yang lebih lengkap untuk mengetahui pengaruhnya secara lebih terukur.
Downloads
References
Abidin, Z., Hidayat, N., Mudi, L., Rusmini, Mentari, F. S. D., Arifiana, N. B., & Krismiratsih, F. (2025). Efektivitas bakteri asam laktat terhadap percepatan dekomposisi bahan organik Mucuna dalam proses fermentasi kompos. Median, 17(2), 50–60. https://doi.org/10.33506/md.v17i2.4562
Akbari, T., & Khadijah, A. (2024). Pengolahan sampah organik rumah tangga menggunakan komposter aerobik. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(2), 196–203. https://doi.org/10.55981/jtl.2024.5769
Anam, M. K., Esti, R. N., & Agustina, W. K. (2023). Uji organoleptik pupuk kompos dari kotoran sapi dengan penambahan daun lamtoro dan sekam. Aves: Jurnal Ilmu Peternakan, 17(2), 7–11. https://doi.org/10.35457/aves.v17i2.3475
Baitti, R. A. N., & Santosa, A. P. (2022). Pengaruh aplikasi dosis pupuk kompos yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan, 4, 175–179. https://doi.org/10.30595/pspfs.v4i.499
Chatri, M. (2024). Penggunaan Trichoderma sp. sebagai pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman: Literature review. Prosiding SEMNASBIO, 564–576.
Kubheka, B. P., & Ziena, L. W. (2022). Trichoderma: A biofertilizer and a bio-fungicide for sustainable crop production. IntechOpen, 1–16.
Nasution, S. A. R., Arifia, D. D., Arfi, M. D., Siregar, S., & Kesuma, S. R. H. (2025). Potensi Trichoderma harzianum dalam mempercepat proses pembusukan daun pohon saga (Adenanthera pavonina) pada proses pembuatan kompos. AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 2(2), 448–456.
Norhikmah, N., Khamidah, N., & Sari. (2022). Pengaruh dekomposer Trichoderma harzianum, Trichoderma koningii, dan Trichoderma viridae terhadap kualitas pupuk organik cair (POC) dari purun tikus (Eleocharis dulcis). Agroekotek View, 5(1), 70–82.
Oktafiyanto, M. F., Soesanto, L., Mugiastuti, E., & Feti, R. (2020). Uji empat isolat Trichoderma harzianum pada pengomposan kotoran sapi dan ayam dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan mentimun in planta. Agro Bali: Agricultural Journal, 3(1), 52–66. https://doi.org/10.37637/ab.v3i1.424
Pratama, L., Ali, M., & Destiana. (2024). Pengaruh berbagai aktivator terhadap perubahan suhu pada proses pengomposan blotong. SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian, 1(1), 16–20. https://doi.org/10.30599/simbiosis.v1i1.3326
Priyanti, I., Purnaini, R., & Jumiati. (2023). Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dengan lubang resapan biopori untuk daerah permukiman di Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 7(3), 252–262. https://doi.org/10.26760/jrh.V7i3.252-262
Putri, R. R., Putri, S. D., Amelia, K., & Sari, W. (2024). Efektivitas Trichoderma harzianum dalam meningkatkan kualitas kompos berbasis limbah kulit pisang. Jurnal Agroplasma, 11(1), 227–234.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ayyu Rizkia Nasution, Dea Clara May Christin Sijabat, Davina Alyanti, Dita Salsabila, Raudatul Fadilla, Sri Masnita Pardosi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










