Rancangan Reinstalasi Runway Edge Light di Bandar Udara Nusawiru Pangandaran
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9166Keywords:
Runway Edge Light; Airfield Lighting System; Constant Current Regulator; Bandar Udara Nusawiru; Detail Engineering DesignAbstract
Sistem Runway Edge Light (REL) di Bandar Udara Nusawiru Pangandaran masih menggunakan satu circuit tunggal dengan jarak antar lampu sekitar 120 meter, sehingga belum memenuhi ketentuan SKEP Nomor 114 Tahun 2002 dan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efektivitas panduan visual bagi pilot, terutama pada operasi malam hari dan kondisi visibilitas rendah, sementara rencana penghentian operasional Bandara Kertajati berpotensi meningkatkan trafik penerbangan di Nusawiru. Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan reinstalasi Runway Edge Light yang sesuai standar guna meningkatkan keandalan sistem penerangan landas pacu. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Level 1 yang meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan desain, dan validasi desain, dengan data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara bersama pihak Bandar Udara Nusawiru, serta studi literatur yang mengacu pada ICAO Annex 14 Volume I, ICAO Doc 9157, PR 21 Tahun 2023, dan PUIL 2020. Perancangan mencakup penentuan jumlah lampu, konfigurasi circuit, perhitungan kebutuhan daya, pemilihan kapasitas Constant Current Regulator (CCR), spesifikasi kabel, sistem proteksi, serta penyusunan Detail Engineering Design (DED), Bill of Quantity (BOQ), dan Rencana Kerja dan Syarat (RKS). Hasil rancangan menunjukkan bahwa untuk runway sepanjang 1.400 meter dan lebar 30 meter dibutuhkan 46 unit Runway Edge Light yang dipasang pada kedua sisi runway dengan jarak maksimum 60 meter, menggunakan dua circuit seri 6,6 A dengan CCR berkapasitas 4 kVA pada masing-masing circuit. Kebutuhan daya total diperoleh sebesar 2,666 kVA pada Circuit 1 dan 2,496 kVA pada Circuit 2. Rancangan ini telah memenuhi standar teknis yang berlaku dan dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan pembangunan sistem Runway Edge Light di Bandar Udara Nusawiru Pangandaran.
Downloads
References
ADB Safegate. (2025a). Primary Connector Kits. https://adbsafegate.com/products/airfield/transformers-cables/primary-kits
ADB Safegate. (2025b). SCK - Secondary Connector Kits. https://adbsafegate.com/products/airfield/transformers-cables/sck-secondary-connector-kits-l-823/
Akbar, M. C., & Saragi, A. (2022). Analisa peningkatan efisiensi daya listrik runway edge light di Bandar Udara Minangkabau dengan lampu LED. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi, 5(2), 54–62. https://doi.org/10.46509/ajtk.v5i2.230
Andreansyah, C., Shalahuddin, Y., & Widhining, D. K. A. (2023). Studi kelayakan sistem grounding instalasi listrik pada Gedung Ulil Albab Uniska Kediri. Universitas Islam Kadiri.
Budi, S., Situmeang, A., Tharo, Z., & Anisah, S. (2024). Analisis sistem constant current regulator pada airfield lighting system di bandar udara. Journal of Information Technology and Computer Science (INTECOMS), 7(2).
Demeianto, B., Ziddin, H., & Siahaan, J. P. (2021). Analisa penggunaan gawai pengaman dan kabel penghantar pada instalasi listrik pada kapal perikanan (studi kasus: KM. Pulau Pinang). Aurelia Journal, 3(1), 25. https://doi.org/10.15578/aj.v3i1.10329
Hadikusuma, R. S., & Santoso, D. B. (2025). Energy consumption comparison of halogen and LED runway lighting: Case study at West Java International Airport. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.
ICAO. (2016). Annex 14 volume I: Aerodrome design and operations. International Civil Aviation Organization.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023 tentang Manual of Standards Part 139 Volume I Aerodrome.
Koswara, I., Soebiantoro, R., & Al Baihaqi, A. (2025). Analisis tahanan isolasi jaringan airfield lighting pada runway edge light di Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.
Kustori, & Suhanto. (2018). Rancangan alat re-setting Precision Approach Path Indicator (PAPI) menggunakan motor DC dengan sistem computerize. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.
Luwihono, A., Kurniawati, Z., & Firstnanda, F. E. (2016). Rancangan alat simulasi tata letak dan konfigurasi sirkuit lampu AFL berbasis mikrokontroler di Program Studi Teknik Listrik Bandara Sekolah Tinggi Penerbang Indonesia. Sekolah Tinggi Penerbang Indonesia.
Panjaitan, A., Sahputra, A., & Syafriwel, D. (2020). Analisis sistem constant current regulator pada lampu Precision Approach Path Indicator di bandar udara. Edu Elektrika Journal, 9(2).
Purwaningsih, G. A., & Badarudin, R. (2024). Analisis kinerja circuit breaker pada sisi 150 kV Gardu Induk Bantul. Media Elektrika, 17(2).
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Sena, A., & Prayitno, H. (2024). Membangun transformasi digital dan berkelanjutan transportasi udara Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(1), 696. https://doi.org/10.35931/aq.v18i1.2777
Setyo Nugroho, D., Kustori, & Darmaji. (2021). Rancangan control dan monitoring AFL (airfield lighting system) berbasis IoT sebagai sarana pembelajaran taruna di Politeknik Penerbangan Surabaya. Politeknik Penerbangan Surabaya.
Simaremare, F., Bunahri, R. R., Arta, D. N. C., & Kona, M. (2023). Analisa penambahan jalur circuit D pada taxiway di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology, 1(2), 122–131. https://doi.org/10.61510/skyeast.v1i2.16
Sudjoko, R. I., Hartono, Hariyadi, S., & Suwito. (2021). Design and simulation of airfield lighting system using 8 luminaire in airfield lighting laboratory at Politeknik Penerbangan Surabaya. Journal of Physics: Conference Series, 1845(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1845/1/012034
Ta'ali, T., Pulungan, A. B., Hambali, H., & Shalvadila, S. (2021). Analisis sistem grounding di Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 7(2), 320. https://doi.org/10.24036/jtev.v7i2.114819
Vidal, D., Monjo, L., & Sainz, L. (2016). Aeronautical ground lighting system study: Field measurements and simulations. IET Generation, Transmission and Distribution, 10(13), 3228–3233. https://doi.org/10.1049/iet-gtd.2015.1536
Wijaya, D. F. H., Bunahri, R. R., & Kona, M. (2023). Perencanaan pemasangan Medium Approach Lighting System (MALS) pada Runway 09 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bali. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology, 1(2), 132–142. https://doi.org/10.61510/skyeast.v1i2.17
Yahya, R., & Hilal, R. F. (2023). Standarisasi kelayakan fasilitas toilet pada area landside di Bandar Udara Nusawiru Pangandaran. JLEB: Journal of Law, Education and Business, 1(2), 633–644. https://doi.org/10.57235/jleb.v1i2.1066
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ade Akbar Mukhlisin, KGS. M. Ismail, Rubby Soebiantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










