Analisis Keandalan Fuel Metering Unit Engine Trent 700 Airbus A330-300 Menggunakan Weibull dan FMEA

Authors

  • Muhamad Gilam Yudha Pratama Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Lilies Esthi Riyanthi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Abdan Mughni Syafa’at Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9169

Keywords:

Fuel Metering Unit; Distribusi Weibull; Mean Time to Failure; FMEA; Risk Priority Number

Abstract

Fuel Metering Unit (FMU) merupakan komponen utama sistem bahan bakar engine Rolls-Royce Trent 700 yang mengatur dan mengukur aliran bahan bakar menuju combustion chamber sesuai perintah Engine Electronic Controller (EEC). Selama periode 2023 sampai 2025 tercatat 55 kejadian unscheduled removal FMU P/N 702-03 pada armada Airbus A330-300 di PT XYZ yang berdampak pada keterlambatan penerbangan dan meningkatnya biaya perawatan, sementara nilai keandalan komponen tersebut belum pernah diukur secara kuantitatif sehingga strategi perawatan masih bersifat reaktif. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai Mean Time to Failure (MTTF) FMU, mengidentifikasi modus kegagalan yang menjadi prioritas penanganan, serta menyusun usulan interval dan tindakan perawatan untuk meningkatkan keandalan komponen. Penelitian menggunakan metode mixed methods karena permasalahan menuntut pengukuran statistik sekaligus penelusuran penyebab kegagalan yang hanya dapat diperoleh dari pengalaman personel perawatan. Analisis kuantitatif dilakukan dengan distribusi Weibull dua parameter melalui median rank regression terhadap data Time to Failure yang diturunkan dari Time Since Installation, sedangkan analisis kualitatif dilakukan dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berdasarkan kuesioner dan wawancara terhadap empat Aircraft Maintenance Engineer. Hasil penelitian menunjukkan nilai shape parameter (β) sebesar 2,0137 dan scale parameter (η) sebesar 7.400,81 FH dengan koefisien determinasi 0,9748, sehingga FMU berada pada fase wear-out. Nilai MTTF diperoleh sebesar 6.558,02 flight hours dengan reliability tersisa 45,66 persen, dan sebanyak 34 unit atau 61,8 persen mengalami kegagalan sebelum mencapai MTTF. Analisis FMEA menempatkan electrical connector protective broken sebagai prioritas utama dengan Risk Priority Number 168, diikuti Housing Adjuster crack (105), HP fuel inlet broken (64), dan Heatshield scratches (48). Berdasarkan konsep B-Life, penelitian ini mengusulkan interval preventive maintenance 5.300 FH (B40 life) dengan functional check antara pada 3.500 FH, disertai pemeriksaan spesifik sesuai modus kegagalan dominan. Penelitian lanjutan disarankan menambahkan data suspension dan analisis biaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abernethy, R. B. (2015). The new Weibull handbook (5th ed.). Robert B. Abernethy.

Agustian, E. S. (2023). Kajian maintenance pesawat penumpang di Indonesia. Jurnal Teknik SILITEK, 3(1).

Analisristianti, S. (2024). Analisis keandalan fuel nozzle Airbus A320neo menggunakan distribusi Weibull dan failure mode and effect analysis di PT XYZ.

Fadli, M., Jufrizel, & Hastuti, D. (2021). Analisis keandalan sistem distribusi 20 kV dengan metode FMEA pada penyulang Akasia dan Lele PT PLN (Persero) ULP Kota Barat.

Farida, I., Prasetyo, K., Bahri, E. I., Sari, N. H. M., & Fauzi, A. H. (2025). Analisis tren efisiensi bahan bakar dalam industri penerbangan: Studi data performance pesawat.

Febrina, W., & Yusrizal. (2025). Analisis kerusakan pompa menggunakan metode preventive maintenance. Jurnal Smartech, 1(1), 8–12.

Fidanoglu, A., Ungor, E., Ozkol, I., & Komurgoz, G. (2017). Determination of the optimum maintenance periodicity of aircraft components by Weibull distribution.

Jin, X., & Li, W. (2022). Performance degradation detection method of aeroengine fuel metering device. Nonlinear Engineering, 11(1), 339–346. https://doi.org/10.1515/nleng-2022-0034

Juniar, V., Dewi, P., & Yudianto, K. (2023). Analisis kinerja certifying staff guna memenuhi regulasi CASR Part 145 di PT Batam Aero Teknik. Jurnal Ground Handling Dirgantara, 5(1).

Maharani, A. D., Christya Rahayu, H., & Rekarti, E. (2025). Implikasi implementasi strategi defense industry (military) terhadap kinerja keuangan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 6(3). https://doi.org/10.38035/jemsi.v6i3

Pohl, S., & Hermanns, O. (2016). Physical model based reliability analysis for accelerated life testing of a fuel supply system.

Prasetya, R. Y., Suhermanto, & Muryanto. (2021). Implementasi FMEA dalam menganalisis risiko kegagalan proses produksi berdasarkan RPN. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 20(2), 133. https://doi.org/10.20961/performa.20.2.52219

Rachman, A. (2018). Analisis keandalan komponen fuel nozzle pada pesawat Cessna Grand Caravan 208B dengan metode Weibull.

Rahmawati, F. K. (t.t.). Reliability analysis of nose wheel assy ATR 72-500.

ReliaSoft Corporation. (2015). Accelerated life testing reference. ReliaSoft Corporation.

Setiawan, F., Sofyan, E., & Putra, D. C. M. (2020). Analisis reliability sistem starter valve untuk merencanakan aktivitas maintenance pada pesawat Boeing 737 Next Generation di PT XYZ. Jurnal Teknologi Kedirgantaraan, 6(2).

Seto Mamadlo, A. (2025). Aspek hukum dalam keselamatan penerbangan pesawat udara di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum.

Siregar, H. N., & Munthe, S. (2019). Analisa perawatan mesin digester dengan metode reliability centered maintenance pada PTPN II Pagar Merbau. Journal of Industrial and Manufacture Engineering.

Siswanto, E. (2017). Aplikasi pemeliharaan preventive mesin produksi dengan metode smart maintenance untuk efisiensi perusahaan Lucky Olympic Kediri. Jurnal Revitalisasi: Jurnal Ilmu Manajemen, 6(1).

Susilo, T., Kurniawan, A. S., & Basuki, M. H. (2017). Studi perhitungan efektivitas derate thrust engine Rolls-Royce Trent 700 pada pesawat Airbus A330-300.

Wibowo, C. N., Pratama, R. A., & Nugraha, A. A. T. (2026). Analisis kegagalan surge control valve pada APU model GTCP331-350 pesawat Airbus A330 series di PT XYZ. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 14(1). https://doi.org/10.23960/jitet.v14i1.8459

Downloads

Published

2026-09-03

Citation Check